• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, January 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Program Makan Bergizi Gratis Dorong Ekonomi Desa, Kadin Soroti Peluang Besar bagi Pengusaha Lokal

Dwi Natasya by Dwi Natasya
December 13, 2025
in Nasional
0
Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Positif, Ahli Tekankan Pentingnya Pengawasan dan Profesionalisme

JAKARTA, Cobisnis.com – Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai membawa dampak ekonomi yang signifikan, khususnya bagi wilayah pedesaan. Program ini tidak hanya memperkuat ketahanan gizi masyarakat, tetapi juga membuka peluang usaha baru yang besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sektor pertanian, serta peternakan rakyat.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Peternakan, Cecep Muhammad Wahyudin, menyampaikan bahwa keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar hingga ke desa-desa telah menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

“Sebaran SPPG sampai ke tingkat desa membuat program MBG benar-benar menggerakkan ekonomi masyarakat. Dampaknya terasa langsung, terutama bagi pelaku usaha di sekitar lokasi,” ujar Cecep dalam wawancara.

Menurutnya, MBG menciptakan captive market atau pasar yang relatif pasti bagi pemasok lokal. Berdasarkan simulasi Kadin, satu SPPG yang melayani sekitar 4.000 penerima manfaat per hari, dengan estimasi belanja Rp9.000 per porsi, berpotensi menciptakan perputaran belanja bahan baku sekitar Rp36 juta per hari.

“Pasar ini tidak mungkin dipenuhi dari kota besar. Logisnya, suplai bahan baku akan diserap dari wilayah sekitar SPPG. Ini peluang nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Cecep menilai sektor pertanian menjadi salah satu yang paling cepat merasakan dampak positif. Sementara itu, di sektor peternakan, kebutuhan terhadap komoditas seperti telur dan ayam dinilai sangat besar.

“Saat ini yang paling dibutuhkan adalah telur dan ayam. Ini momentum agar peternak rakyat dan peternak mandiri bisa kembali bangkit,” kata Cecep.

Untuk menangkap peluang tersebut, Kadin Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Pertanian serta Kementerian Koperasi dan UKM dalam pengembangan Koperasi Desa Merah Putih, khususnya untuk masuk ke industri ayam petelur dan ayam pedaging.

“Kesempatan ini terbuka luas, tidak hanya untuk Kopdes Merah Putih, tapi juga UMKM, bahkan generasi muda yang tertarik terjun ke sektor peternakan,” tambahnya.

Selain dampak ekonomi, Cecep juga menyoroti efek sosial dari program MBG. Keberadaan SPPG membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar tanpa persyaratan pendidikan yang ketat. Relawan dapur direkrut dari lingkungan setempat, mulai dari ibu rumah tangga hingga anak muda.

Salah satu contoh datang dari SPPG Cibuntu di Desa Cibuntu, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Mitra SPPG setempat, Tino Rirantino, menyebut kehadiran SPPG telah menciptakan lapangan kerja sekaligus memberdayakan masyarakat desa.

“Kami memang diwajibkan merekrut relawan dari lingkungan sekitar,” ungkap Tino.

Ia menjelaskan, sebagian besar relawan dapur berasal dari kalangan anak muda. Kini mereka memiliki penghasilan yang lebih stabil dibandingkan sebelumnya saat bekerja sebagai buruh bangunan di kota atau di perkebunan sekitar desa yang dinilai kurang menjanjikan secara ekonomi.

Dalam operasionalnya, SPPG Cibuntu juga menggandeng petani, pedagang pasar, serta karang taruna setempat guna membangun ekosistem ekonomi desa yang berkelanjutan. Hingga saat ini, sekitar 85 persen kebutuhan pangan SPPG dipenuhi dari wilayah sekitar.

“SPPG ini memang kami rancang agar manfaatnya dirasakan oleh seluruh ekosistem desa. Petani punya pasar baru, dan SPPG mendapatkan pasokan segar,” kata Tino.

Keberadaan SPPG bahkan mendorong perubahan pola tanam petani. Untuk komoditas buah-buahan yang sebelumnya didatangkan dari luar wilayah Taraju, kini petani lokal mulai menanam dengan tujuan memasok langsung kebutuhan SPPG ke depan.

“SPPG menjadi jembatan yang sangat strategis. Kami fasilitasi kerja sama ini, dan hasilnya sangat positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya berfokus pada aspek ekonomi, SPPG Cibuntu juga menjalankan program tanggung jawab sosial, seperti penyaluran bantuan sarana dan prasarana pendidikan bagi anak yatim dan yatim piatu di lingkungan sekolah sekitar.

Kisah SPPG Cibuntu menunjukkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak sekadar program pemenuhan gizi, tetapi telah berkembang menjadi penggerak sosial dan ekonomi yang memberi dampak nyata bagi masyarakat lokal.

Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
download micromax firmware
Download WordPress Themes
online free course
Tags: Cecep Muhammad WahyudinCobisnisPeluang BesarProgram mbgWaketum Kadin

Related Posts

FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

by Dwi Natasya
January 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketimpangan akses terhadap pangan bergizi masih menjadi persoalan besar di Indonesia. Laporan The State of Food Security...

Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pelatih tim nasional Indonesia, John Herdman, dipastikan tidak bisa menurunkan dua pemain kunci pada ajang FIFA Series...

Purbaya Pastikan Dana Program Makan Bergizi Tetap Jalan dan Efektif

Utang 2025 Rp736,3 T, Purbaya Sebut Hampir Sentuh Target APBN

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Keuangan mencatat penarikan pembiayaan utang sebesar Rp 736,3 triliun sepanjang tahun 2025. Realisasi ini setara 94,9...

Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Insomnia masih menjadi masalah umum yang dialami banyak orang, terutama di tengah rutinitas harian yang padat dan...

Telur Tiap Hari Selama Seminggu, Ini Dampaknya Menurut Ahli Gizi

Telur Tiap Hari Selama Seminggu, Ini Dampaknya Menurut Ahli Gizi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pandangan soal telur sebagai pemicu kolesterol tinggi perlahan berubah. Berbagai riset terbaru menunjukkan, telur justru bisa menjadi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

January 10, 2026
OJK Gas Pol! 31.382 Rekening Terkait Judi Online Diblokir

OJK Gas Pol! 31.382 Rekening Terkait Judi Online Diblokir

January 9, 2026
Big Match Indonesia Super League: Persib vs Persija Akhir Pekan Ini

Big Match Indonesia Super League: Persib vs Persija Akhir Pekan Ini

January 10, 2026
Mengenal Pemilik Mukhtara Air, Maskapai Baru yang Mulai Terbang di Indonesia

Biodata dan Agama Pandji Pragiwaksono, Komika yang Dilaporkan ke Polisi Imbas Konten Mens Rea

January 9, 2026
Kesal Utang Rp 300 Ribu Tak Dibayar Pria di Depok Tewas Ditusuk Rekan

Kesal Utang Rp 300 Ribu Tak Dibayar Pria di Depok Tewas Ditusuk Rekan

January 10, 2026
Megawati Soekarnoputri Hadiri Perayaan HUT Ke-53 dan Rakernas PDIP

Megawati Soekarnoputri Hadiri Perayaan HUT Ke-53 dan Rakernas PDIP

January 10, 2026
Bulog Jamin Stok Beras Aman hingga Ramadhan dan Idul Fitri 2026

Bulog Jamin Stok Beras Aman hingga Ramadhan dan Idul Fitri 2026

January 10, 2026
Hubungan Mulai Menghangat, Venezuela dan AS Jajaki Normalisasi Diplomatik

Hubungan Mulai Menghangat, Venezuela dan AS Jajaki Normalisasi Diplomatik

January 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved