• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, June 24, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pasar Masih Cemas, Harga Minyak Belum Turun Meski Ada Sinyal Damai

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 1, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Pasar Masih Cemas, Harga Minyak Belum Turun Meski Ada Sinyal Damai

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga minyak dunia masih tinggi meski Amerika Serikat memberi sinyal akan keluar dari konflik dengan Iran, menunjukkan pasar belum benar-benar tenang.

Kontrak minyak Brent untuk pengiriman Juni tercatat naik 1,5% menjadi US$ 105,56 per barel. Kenaikan ini melanjutkan tren reli kuat sepanjang Maret.

Secara bulanan, harga Brent melonjak lebih dari 60% selama Maret 2026. Ini menjadi kenaikan bulanan terbesar sejak tahun 1988.

Sementara itu, minyak mentah AS jenis West Texas Intermediate (WTI) juga naik 1,5% ke level US$ 102,92 per barel. Sepanjang Maret, WTI menguat sekitar 51%.

Lonjakan harga ini terjadi meski Presiden AS Donald Trump menyatakan akan menarik pasukan dalam dua hingga tiga minggu. Pernyataan tersebut belum cukup meredam kekhawatiran pasar.

Pasar energi global masih fokus pada ketegangan di Selat Hormuz. Jalur vital distribusi minyak dunia ini dinilai menjadi kunci utama stabilitas harga.

Trump menegaskan bahwa AS akan segera keluar dari konflik tanpa harus menunggu kesepakatan dengan Iran. Namun pernyataan ini belum sepenuhnya dipercaya pelaku pasar.

Di sisi lain, Iran membantah adanya proses negosiasi resmi dengan AS. Komunikasi yang terjadi disebut hanya sebatas pertukaran pesan.

Ketegangan makin meningkat setelah serangan drone Iran ke fasilitas energi di kawasan Timur Tengah. Ancaman terhadap perusahaan-perusahaan AS juga menambah kekhawatiran.

Garda Revolusi Iran bahkan menyebut 18 perusahaan AS sebagai target potensial. Situasi ini memperbesar risiko gangguan pasokan energi global.

Analis menilai ketidakpastian geopolitik masih menjadi faktor utama pendorong harga. Selama konflik belum mereda, tekanan pada harga minyak diperkirakan akan bertahan.

Kenaikan harga minyak ini mulai berdampak ke berbagai sektor, termasuk inflasi dan biaya energi global. Kondisi ini juga berpotensi menekan daya beli masyarakat di banyak negara.

Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
udemy paid course free download
download huawei firmware
Download Nulled WordPress Themes
online free course
Tags: Amerika SerikatCobisnisenergi globalhargaHeadlineiranminyakPebisnismudaTimur tengah

Related Posts

Bandung Startup Pitching Day 2026 Pertemukan 21 Startup dengan Investor

Supergirl Tayang Pekan Ini, Simak Cerita dan Daftar Pemainnya

by Desti Dwi Natasya
June 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Film Supergirl menjadi salah satu rilisan superhero yang paling dinantikan pada Juni 2026. Produksi terbaru DC Studios...

Auto Draft

Timnas Iran Diizinkan Masuk Lebih Awal ke AS untuk Laga Kontra Mesir

by Zahra Zahwa
June 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Amerika Serikat melonggarkan aturan perjalanan bagi tim nasional Iran menjelang laga ketiga Piala Dunia 2026. Keputusan...

Bandung Startup Pitching Day 2026 Pertemukan 21 Startup dengan Investor

Sinopsis Drakor See You at Work Tomorrow!, Romansa Kantor Penuh Chemistry

by Desti Dwi Natasya
June 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sinopsis See You at Work Tomorrow menjadi salah satu yang paling banyak dicari penggemar drama Korea menjelang...

Iran Klaim Tutup Selat Hormuz, AS Bantah Jelang Perundingan di Swiss

AS dan Iran Berselisih soal Kesepakatan Inspeksi Nuklir 2026

by Zahra Zahwa
June 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintahan Presiden Donald Trump kembali mengklaim Iran telah menyetujui sejumlah konsesi penting dalam negosiasi yang sedang berlangsung....

Survei Global 2026: Persepsi Negatif Israel dan AS Menguat dalam Indeks Dunia

Survei Global 2026: Persepsi Negatif Israel dan AS Menguat dalam Indeks Dunia

by Hidayat Taufik
June 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Hasil Democracy Perceptions Index 2026 mencatat perubahan besar dalam persepsi publik global terhadap sejumlah negara. Survei ini...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
Bank Mandiri Gelar Mandiri Bakti Kesehatan Jelang MJM 2026

Bank Mandiri Gelar Mandiri Bakti Kesehatan Jelang MJM 2026

June 23, 2026
Gas Melon Tembus Rp45 Ribu, UMKM Kuliner Diminta Bertahan Sampai Kapan?

Gas Melon Tembus Rp45 Ribu, UMKM Kuliner Diminta Bertahan Sampai Kapan?

June 23, 2026
TikTok Apps Summit 2026 Hadirkan Solusi AI bagi Industri Aplikasi dan Gim

TikTok Apps Summit 2026 Hadirkan Solusi AI bagi Industri Aplikasi dan Gim

June 24, 2026
Bandung Startup Pitching Day 2026 Pertemukan 21 Startup dengan Investor

Supergirl Tayang Pekan Ini, Simak Cerita dan Daftar Pemainnya

June 24, 2026
DPR Setuju Pemanfaatan Motor Listrik Pengadaan BGN untuk Guru Honorer

DPR Setuju Pemanfaatan Motor Listrik Pengadaan BGN untuk Guru Honorer

June 24, 2026
Auto Draft

Timnas Iran Diizinkan Masuk Lebih Awal ke AS untuk Laga Kontra Mesir

June 24, 2026
Auto Draft

Eropa Hadapi Suhu Ekstrem 2026, AC Belum Menjadi Kebutuhan Utama

June 24, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved