• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, July 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Program Makan Bergizi Gratis Dorong Ekonomi Desa, Kadin Soroti Peluang Besar bagi Pengusaha Lokal

Dwi Natasya by Dwi Natasya
December 13, 2025
in Nasional
0
Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Positif, Ahli Tekankan Pentingnya Pengawasan dan Profesionalisme

JAKARTA, Cobisnis.com – Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai membawa dampak ekonomi yang signifikan, khususnya bagi wilayah pedesaan. Program ini tidak hanya memperkuat ketahanan gizi masyarakat, tetapi juga membuka peluang usaha baru yang besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sektor pertanian, serta peternakan rakyat.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Peternakan, Cecep Muhammad Wahyudin, menyampaikan bahwa keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar hingga ke desa-desa telah menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

“Sebaran SPPG sampai ke tingkat desa membuat program MBG benar-benar menggerakkan ekonomi masyarakat. Dampaknya terasa langsung, terutama bagi pelaku usaha di sekitar lokasi,” ujar Cecep dalam wawancara.

Menurutnya, MBG menciptakan captive market atau pasar yang relatif pasti bagi pemasok lokal. Berdasarkan simulasi Kadin, satu SPPG yang melayani sekitar 4.000 penerima manfaat per hari, dengan estimasi belanja Rp9.000 per porsi, berpotensi menciptakan perputaran belanja bahan baku sekitar Rp36 juta per hari.

“Pasar ini tidak mungkin dipenuhi dari kota besar. Logisnya, suplai bahan baku akan diserap dari wilayah sekitar SPPG. Ini peluang nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Cecep menilai sektor pertanian menjadi salah satu yang paling cepat merasakan dampak positif. Sementara itu, di sektor peternakan, kebutuhan terhadap komoditas seperti telur dan ayam dinilai sangat besar.

“Saat ini yang paling dibutuhkan adalah telur dan ayam. Ini momentum agar peternak rakyat dan peternak mandiri bisa kembali bangkit,” kata Cecep.

Untuk menangkap peluang tersebut, Kadin Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Pertanian serta Kementerian Koperasi dan UKM dalam pengembangan Koperasi Desa Merah Putih, khususnya untuk masuk ke industri ayam petelur dan ayam pedaging.

“Kesempatan ini terbuka luas, tidak hanya untuk Kopdes Merah Putih, tapi juga UMKM, bahkan generasi muda yang tertarik terjun ke sektor peternakan,” tambahnya.

Selain dampak ekonomi, Cecep juga menyoroti efek sosial dari program MBG. Keberadaan SPPG membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar tanpa persyaratan pendidikan yang ketat. Relawan dapur direkrut dari lingkungan setempat, mulai dari ibu rumah tangga hingga anak muda.

Salah satu contoh datang dari SPPG Cibuntu di Desa Cibuntu, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Mitra SPPG setempat, Tino Rirantino, menyebut kehadiran SPPG telah menciptakan lapangan kerja sekaligus memberdayakan masyarakat desa.

“Kami memang diwajibkan merekrut relawan dari lingkungan sekitar,” ungkap Tino.

Ia menjelaskan, sebagian besar relawan dapur berasal dari kalangan anak muda. Kini mereka memiliki penghasilan yang lebih stabil dibandingkan sebelumnya saat bekerja sebagai buruh bangunan di kota atau di perkebunan sekitar desa yang dinilai kurang menjanjikan secara ekonomi.

Dalam operasionalnya, SPPG Cibuntu juga menggandeng petani, pedagang pasar, serta karang taruna setempat guna membangun ekosistem ekonomi desa yang berkelanjutan. Hingga saat ini, sekitar 85 persen kebutuhan pangan SPPG dipenuhi dari wilayah sekitar.

“SPPG ini memang kami rancang agar manfaatnya dirasakan oleh seluruh ekosistem desa. Petani punya pasar baru, dan SPPG mendapatkan pasokan segar,” kata Tino.

Keberadaan SPPG bahkan mendorong perubahan pola tanam petani. Untuk komoditas buah-buahan yang sebelumnya didatangkan dari luar wilayah Taraju, kini petani lokal mulai menanam dengan tujuan memasok langsung kebutuhan SPPG ke depan.

“SPPG menjadi jembatan yang sangat strategis. Kami fasilitasi kerja sama ini, dan hasilnya sangat positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya berfokus pada aspek ekonomi, SPPG Cibuntu juga menjalankan program tanggung jawab sosial, seperti penyaluran bantuan sarana dan prasarana pendidikan bagi anak yatim dan yatim piatu di lingkungan sekolah sekitar.

Kisah SPPG Cibuntu menunjukkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak sekadar program pemenuhan gizi, tetapi telah berkembang menjadi penggerak sosial dan ekonomi yang memberi dampak nyata bagi masyarakat lokal.

Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
download samsung firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy course
Tags: Cecep Muhammad WahyudinCobisnisPeluang BesarProgram mbgWaketum Kadin

Related Posts

Pengusaha Dapur MBG Protes Kebijakan BGN, Investasi Rp 8,7 Triliun Disebut Terancam Mangkrak

Pengusaha Dapur MBG Protes Kebijakan BGN, Investasi Rp 8,7 Triliun Disebut Terancam Mangkrak

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Keputusan Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru memicu keberatan dari...

Ramai Laba Rp78 Ribu, Menkop Siapkan Model Baru untuk Koperasi Merah Putih di Kota Besar

Ramai Laba Rp78 Ribu, Menkop Siapkan Model Baru untuk Koperasi Merah Putih di Kota Besar

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Koperasi Ferry Juliantono buka suara terkait ramainya kabar Koperasi Kelurahan Merah Putih di Melawai, Jakarta Selatan,...

IPOSS Sebut B50 Jadi Penggerak Baru Industri Sawit, Ekspor Diproyeksi Turun Tajam

IPOSS Sebut B50 Jadi Penggerak Baru Industri Sawit, Ekspor Diproyeksi Turun Tajam

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Industri kelapa sawit Indonesia memasuki fase baru pada kuartal III 2026. Pasar domestik diperkirakan mulai menjadi penopang...

Kebiasaan Selalu Bawa Camilan Bisa Dipengaruhi Kondisi Tubuh dan Psikologis

Kebiasaan Selalu Bawa Camilan Bisa Dipengaruhi Kondisi Tubuh dan Psikologis

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Membawa camilan saat beraktivitas menjadi kebiasaan banyak orang. Sebagian melakukannya untuk mengganjal lapar, sementara yang lain menganggapnya...

Agent Kim Reactivated Jadi Serial Paling Banyak Ditonton di Netflix Pekan Ini

Agent Kim Reactivated Jadi Serial Paling Banyak Ditonton di Netflix Pekan Ini

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Drama Korea Agent Kim Reactivated kembali menunjukkan dominasinya di Netflix. Serial produksi SBS itu masih bertahan di...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hadapi El Nino 2026, Simak Tips Menjaga Kesehatan di Tengah Cuaca Ekstrem

Hadapi El Nino 2026, Simak Tips Menjaga Kesehatan di Tengah Cuaca Ekstrem

July 14, 2026
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Siap Berlabuh di Lampung, TNI AL Kebut Persiapan

SpaceX Kantongi Izin FAA, Uji Coba Starship ke-13 Siap Diluncurkan

July 14, 2026
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Siap Berlabuh di Lampung, TNI AL Kebut Persiapan

AS Roma Ajukan Tawaran Resmi untuk Garnacho, Kini Bidik Crysencio Summerville

July 14, 2026
Benarkah Mikroplastik Menumpuk di Tubuh? Perdebatan Ilmiah Masih Berlanjut

Jangan Dekati Satwa Liar, Ini Tips Aman Berwisata di Taman Nasional

July 14, 2026
ATR/BPN Pastikan Balik Nama Sertifikat Tanah Selesai Maksimal 10 Hari

ATR/BPN Pastikan Balik Nama Sertifikat Tanah Selesai Maksimal 10 Hari

July 15, 2026
Pengusaha Dapur MBG Protes Kebijakan BGN, Investasi Rp 8,7 Triliun Disebut Terancam Mangkrak

Pengusaha Dapur MBG Protes Kebijakan BGN, Investasi Rp 8,7 Triliun Disebut Terancam Mangkrak

July 15, 2026
Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka, Ini Jadwal Lengkap Garuda di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka, Ini Jadwal Lengkap Garuda di Piala AFF 2026

July 15, 2026
Benarkah Minuman Manis dan Bersoda Sebabkan Rambut Rontok? Ini Kata Ahlinya

Benarkah Minuman Manis dan Bersoda Sebabkan Rambut Rontok? Ini Kata Ahlinya

July 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved