• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, August 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pentingnya Sistem Berkelanjutan, Petani Muda Berharap Dilibatkan Program Food Estate

Fathi by Fathi
September 4, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
Pentingnya Sistem Berkelanjutan, Petani Muda Berharap Dilibatkan Program Food Estate

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah menjalankan program Food Estate yang berada di Kalimantan Tengah, Sumatera Utara, dan Nusa Tenggara Timur, pada masa pandemi. Program tersebut dirancang untuk mempersiapkan ketahanan pangan nasional dalam rangka merespon laporan Food and Agriculture Organization (FAO).

Sebelumnya, FAO telah memberikan peringatan dini kepada seluruh pemimpin negara mengenai kemungkinan buruk dampak pandemi Covid-19 terhadap ketahanan pangan.

Merespons hal tersebut, Ketua Forum Petani Muda Bali (Petani Muda Keren) AA Gede Agung Wedhatama P mengatakan, pihaknya sangat mendukung program Food estate, program tersebut dinilai sangat baik untuk mencapai ketahanan pangan nasional.

“Kalau saya sih bagus-bagus aja ya, karena kan food estate digalakkan membuat lahan-lahan baru yang tidak produktif dibikin produktif. Jadi, untuk sekarang yg optimis sih food estate ini akan berjalan baik. Akan berjalan sesuai dengan apa yang di impikan,” ungkapnya yang diterima media, Jumat (3/9).

Namun, lanjut Agung, yang harus diperhatikan oleh pemerintah dalam program Food Estate ini adalah sustainablity-nya atau berkelanjutan terkait program tersebut, hingga mencapai ketahanan pangan nasional.

“Tantangannya kan menurut kita ngomongin program itu kan kalau kami anak muda itu kan sustainablity, kelanjutannya, jadi bagaimana food estate ini bener-bener berlanjut, berjalan terus untuk menopang ketahanan pangan nasional, tidak hanya ketahanan pangan tapi kita bisa kedaulatan pangan dengan food estate,” paparnya.

Selain itu, lanjut Agung, pihaknya pun mendorong pemerintah agar menggerakkan anak-anak muda atau para petani muda untuk dapat bergabung dalam program Food Estate tersebut.

“Kalau saya sih sebenarnya yang penting dilakukan adalah menggerakkan sebanyak-banyaknya petani, karena bagaimanapun juga ketahanan pangan poinnya ada di petani, tentunya petani muda, karena di Indonesia generasi petaninya sudah hampir habis, 33 juta masyarakat yang bertani sekarang anak mudanya cuman 7 persen, gak lebih dari 4-5 juta, sangat kecil sekali. Jadi ini menjadi tantangan di Indonesia, bagaimana kita mengajak anak muda kita untuk bertani,” ujar Agung.

“Jadi food estate ini bagus, cuman baiknya memang anak-anak muda dilibatkan di program Food estate ini, jadi yang diberdayakan itu Petani petani muda, sehingga sustainablitinya bisa berjalan, takutnya nanti food estate bisa berjalan sekarang, 5 tahun Presiden nya ganti 3 tahun menterinya ganti, program nya sudah gak jalan lagi kan begitu yang biasa terjadi,” jelasnya.

Selain itu, Agung berharap, kedepan pemerintah lebih banyak menggerakkan para petani atau calon petani dengan memperbanyak pelatihan dengan tujuan dapat merangsang minat bertani bagi masyarakat Indonesia.

“Jadi bagaimana pemerintah mengempower petani-petani, mungkin dengan memperbanyak pelatihan, jadi yang dikordinir itu manusianya, kalau manusia Indonesia kuat, manusianya punya mainset jadi petani hebat, manusia yang punya mainset petani keren food estate pasti jalan, karena tantangan terbesar kita itu di manusia, manusia Indonesia kan sekarang sedikit banget yang mau jadi petani, jadi itu yang perlu dilakukan oleh pemerintah. Bagaimana memberikan pelatihan langsung bimtek-bimtek diperbanyak, sekolah sekolah pertanian diberikan bantuan, di empower, disupport sehingga makin dekatnya masyarakat dengan pertanian, sehingga banyak masyarakat yang tertarik untuk jadi petani,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo tidak menampik jika ketahanan pangan nasional merupakan tujuan utama dari program Food Estate. Ketersediaan pangan yang memadai untuk seluruh rakyat menjadi fokus utama kementeriannya.

Hal tersebut sejalan dengan tujuan pembangunan pertanian nasional yaitu menyediakan pangan untuk seluruh rakyat, meningkatkan kesejahteraan petani dan menggenjot ekspor.

Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
udemy course download free
download mobile firmware
Download WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: Cobisnisfood estateprogram food estate

Related Posts

VW Hadapi Krisis Berat, Sejumlah Pabrik Terancam Ditutup

VW Hadapi Krisis Berat, Sejumlah Pabrik Terancam Ditutup

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Volkswagen atau VW tengah menghadapi tekanan berat terhadap kondisi bisnisnya. Bos perusahaan menyebut situasi yang dihadapi VW...

Film Niu Lai Sukses Besar, Sutradara Siapkan Cerita Lanjutan

Film Niu Lai Sukses Besar, Sutradara Siapkan Cerita Lanjutan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Film animasi China Niu Lai akan memiliki sekuel setelah sukses mengejutkan di box office. Sutradara Xin Yumeng...

Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Coach Justin membagikan pandangannya soal kehidupan, kegagalan, hingga cara menghadapi masalah keuangan. Menurutnya, hidup tidak memiliki rumus...

Gelombang PHK 2026, 43.805 Pekerja Kehilangan Pekerjaan

Gelombang PHK 2026, 43.805 Pekerja Kehilangan Pekerjaan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebanyak 43.805 pekerja terkena pemutusan hubungan kerja atau PHK sepanjang Januari hingga Juli 2026. Data tersebut berasal...

Prabowo Keluarkan Peringatan Keras bagi Perusahaan Pembakar Hutan

Prabowo Keluarkan Peringatan Keras bagi Perusahaan Pembakar Hutan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada korporasi yang terlibat dalam pembakaran hutan. Ia menegaskan izin perusahaan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

August 24, 2026
Jepang Timur Diguncang Gempa M 5,9, 37 Orang Terluka

Jepang Timur Diguncang Gempa M 5,9, 37 Orang Terluka

August 24, 2026
VW Hadapi Krisis Berat, Sejumlah Pabrik Terancam Ditutup

VW Hadapi Krisis Berat, Sejumlah Pabrik Terancam Ditutup

August 24, 2026
Studi Ungkap Sisi Gelap Ekspansi Solar Panel di China

Studi Ungkap Sisi Gelap Ekspansi Solar Panel di China

August 24, 2026
Elon Musk

Elon Musk Ramalkan Smartphone Punah Sebelum 2030

August 25, 2026
Lari Tak Sekadar Kejar Jarak, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan

Lari Tak Sekadar Kejar Jarak, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan

August 25, 2026
Xi Jinping

Xi Jinping Ungkap Empat Prinsip Damai Palestina

August 25, 2026
Bekal Sekolah Anak - pexels/Katerina Holmes

Bun, Bekal Makan Siang Si Kecil Tidak dimakan? Ini Alasan dan Cara Mengatasinya

August 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved