• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, January 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pemerintah China: Jangan Nilai Whoosh Cuma dari Laporan Keuangan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 21, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Beban Utang Kereta Cepat Rp 116 T Tak Ditanggung APBN, Pemerintah Cari Solusi

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah China akhirnya buka suara soal polemik Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) atau Whoosh yang tengah jadi sorotan di Indonesia. Lewat pernyataan resmi, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, meminta publik untuk tidak hanya menilai proyek itu dari sisi angka kerugian, tapi juga dari manfaat sosial dan ekonomi yang telah dihasilkan.

“Dalam menilai proyek kereta cepat, jangan hanya lihat angka keuangan dan indikator ekonomi. Manfaat publik dan imbal hasil komprehensif juga harus dipertimbangkan,” ujar Guo, dikutip dari Antara, Selasa (21/10/2025).

Guo menegaskan, Whoosh sudah dua tahun beroperasi dan berjalan dengan aman serta lancar. Sejak pertama kali beroperasi, kereta cepat itu disebut telah melayani lebih dari 11,71 juta penumpang dengan arus penumpang yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Menurutnya, keberadaan KCJB membawa dampak positif bagi ekonomi lokal. Proyek ini menciptakan banyak lapangan kerja dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah sepanjang jalur kereta cepat, termasuk kawasan Bandung Barat dan Purwakarta.

“Manfaat ekonomi dan sosialnya terus dirasakan. Banyak lapangan kerja tercipta, masyarakat lokal mendapat peluang baru, dan ekonomi daerah ikut tumbuh,” ungkap Guo Jiakun.

Pernyataan ini muncul di tengah perdebatan publik di Indonesia soal kondisi keuangan KCJB. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dikabarkan tengah menanggung kerugian triliunan rupiah karena terbebani utang dan bunga pinjaman dari China Development Bank (CDB).

Beban tersebut juga dirasakan oleh empat BUMN Indonesia yang tergabung dalam konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), sebagai pemegang saham mayoritas KCIC. Kondisi ini memicu diskusi soal apakah pemerintah perlu turun tangan menggunakan APBN untuk menalangi beban proyek tersebut.

Namun, Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menolak tegas wacana itu. Ia menilai penyelesaian utang KCJB adalah tanggung jawab Danantara, perusahaan yang kini ditugaskan mengelola restrukturisasi proyek tersebut.

CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan P. Roeslani menyebut kajian penyelesaian utang proyek akan rampung akhir tahun ini. Kajian itu mencakup aspek keuangan dan keberlanjutan operasional agar PT KAI sebagai mitra dalam proyek tidak semakin terbebani.

“Kami ingin solusi yang komprehensif, bukan yang justru menimbulkan masalah baru,” kata Rosan di Jakarta. Ia menambahkan, hasil kajian akan dipresentasikan ke sejumlah kementerian terkait, termasuk Kementerian Perhubungan dan Kemenko Infrastruktur.

Sebagai catatan, total investasi pembangunan KCJB mencapai 7,27 miliar dolar AS atau sekitar Rp 120,38 triliun. Sekitar 75 persen dari total dana tersebut dibiayai melalui pinjaman dari China Development Bank dengan bunga tetap 2 persen per tahun selama 40 tahun pertama.

Beban makin berat setelah proyek mengalami pembengkakan biaya atau cost overrun sebesar 1,2 miliar dolar AS, yang membuat KCIC harus menarik pinjaman baru dengan bunga di atas 3 persen per tahun. Meski demikian, China tetap menilai proyek ini sebagai simbol kerja sama strategis dan modernisasi transportasi di Indonesia.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
download lenevo firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: ChinaCobisnisKCICPebisnismudapemerintahwhoosh

Related Posts

Pasar Saham Bergejolak, Dirut BEI Iman Rachman Mengundurkan Diri

Pasar Saham Bergejolak, Dirut BEI Iman Rachman Mengundurkan Diri

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan berat selama dua hari berturut-turut dan memicu gejolak di pasar...

Bukan Tuduhan, Begini Cara Pasar Membaca Saham yang Disebut Gorengan

Bukan Tuduhan, Begini Cara Pasar Membaca Saham yang Disebut Gorengan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Istilah “saham gorengan” kembali ramai dibicarakan seiring volatilitas pasar yang meningkat. Sebutan ini bukan label resmi, melainkan...

Coca-Cola dan Nestlé di Tengah Sorotan Isu Lingkungan dan Etika

Coca-Cola dan Nestlé di Tengah Sorotan Isu Lingkungan dan Etika

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Coca-Cola dan Nestlé kembali menjadi sorotan publik global seiring meningkatnya kampanye boikot di berbagai negara. Isu yang...

Sentimen Publik Memanas, Parlemen Turki Stop Jual Coca-Cola

Sentimen Publik Memanas, Parlemen Turki Stop Jual Coca-Cola

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Parlemen Turki mengambil langkah simbolik dengan menghentikan penjualan produk perusahaan internasional yang dianggap mendukung Israel. Kebijakan ini...

IHSG Bergejolak dan Sempat Disetop, Purbaya Tetap Pede Target 10.000

IHSG Bergejolak dan Sempat Disetop, Purbaya Tetap Pede Target 10.000

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Optimisme Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap terjaga meski pasar modal Indonesia sempat bergejolak. Indeks Harga Saham...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Juragan Kucek

Juragan Kucek Tutup Gerai Mendadak, Mitra dan Konsumen Merugi

January 20, 2026
RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

January 28, 2026
Shin Eun Soo dan Yoo Seon Ho Resmi Berpacaran, Hubungan Terjalin Sejak Akhir 2025

Perkiraan Awal Puasa Ramadhan 2026 Menurut Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU

January 30, 2026
AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS dan Campaign Melangkah Pasti

AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS dan Campaign Melangkah Pasti

January 29, 2026
Pasar Saham Bergejolak, Dirut BEI Iman Rachman Mengundurkan Diri

Pasar Saham Bergejolak, Dirut BEI Iman Rachman Mengundurkan Diri

January 30, 2026
Bukan Tuduhan, Begini Cara Pasar Membaca Saham yang Disebut Gorengan

Bukan Tuduhan, Begini Cara Pasar Membaca Saham yang Disebut Gorengan

January 30, 2026
Coca-Cola dan Nestlé di Tengah Sorotan Isu Lingkungan dan Etika

Coca-Cola dan Nestlé di Tengah Sorotan Isu Lingkungan dan Etika

January 30, 2026
Sentimen Publik Memanas, Parlemen Turki Stop Jual Coca-Cola

Sentimen Publik Memanas, Parlemen Turki Stop Jual Coca-Cola

January 30, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved