• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, May 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pemerintah China: Jangan Nilai Whoosh Cuma dari Laporan Keuangan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 21, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Beban Utang Kereta Cepat Rp 116 T Tak Ditanggung APBN, Pemerintah Cari Solusi

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah China akhirnya buka suara soal polemik Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) atau Whoosh yang tengah jadi sorotan di Indonesia. Lewat pernyataan resmi, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, meminta publik untuk tidak hanya menilai proyek itu dari sisi angka kerugian, tapi juga dari manfaat sosial dan ekonomi yang telah dihasilkan.

“Dalam menilai proyek kereta cepat, jangan hanya lihat angka keuangan dan indikator ekonomi. Manfaat publik dan imbal hasil komprehensif juga harus dipertimbangkan,” ujar Guo, dikutip dari Antara, Selasa (21/10/2025).

Guo menegaskan, Whoosh sudah dua tahun beroperasi dan berjalan dengan aman serta lancar. Sejak pertama kali beroperasi, kereta cepat itu disebut telah melayani lebih dari 11,71 juta penumpang dengan arus penumpang yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Menurutnya, keberadaan KCJB membawa dampak positif bagi ekonomi lokal. Proyek ini menciptakan banyak lapangan kerja dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah sepanjang jalur kereta cepat, termasuk kawasan Bandung Barat dan Purwakarta.

“Manfaat ekonomi dan sosialnya terus dirasakan. Banyak lapangan kerja tercipta, masyarakat lokal mendapat peluang baru, dan ekonomi daerah ikut tumbuh,” ungkap Guo Jiakun.

Pernyataan ini muncul di tengah perdebatan publik di Indonesia soal kondisi keuangan KCJB. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dikabarkan tengah menanggung kerugian triliunan rupiah karena terbebani utang dan bunga pinjaman dari China Development Bank (CDB).

Beban tersebut juga dirasakan oleh empat BUMN Indonesia yang tergabung dalam konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), sebagai pemegang saham mayoritas KCIC. Kondisi ini memicu diskusi soal apakah pemerintah perlu turun tangan menggunakan APBN untuk menalangi beban proyek tersebut.

Namun, Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menolak tegas wacana itu. Ia menilai penyelesaian utang KCJB adalah tanggung jawab Danantara, perusahaan yang kini ditugaskan mengelola restrukturisasi proyek tersebut.

CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan P. Roeslani menyebut kajian penyelesaian utang proyek akan rampung akhir tahun ini. Kajian itu mencakup aspek keuangan dan keberlanjutan operasional agar PT KAI sebagai mitra dalam proyek tidak semakin terbebani.

“Kami ingin solusi yang komprehensif, bukan yang justru menimbulkan masalah baru,” kata Rosan di Jakarta. Ia menambahkan, hasil kajian akan dipresentasikan ke sejumlah kementerian terkait, termasuk Kementerian Perhubungan dan Kemenko Infrastruktur.

Sebagai catatan, total investasi pembangunan KCJB mencapai 7,27 miliar dolar AS atau sekitar Rp 120,38 triliun. Sekitar 75 persen dari total dana tersebut dibiayai melalui pinjaman dari China Development Bank dengan bunga tetap 2 persen per tahun selama 40 tahun pertama.

Beban makin berat setelah proyek mengalami pembengkakan biaya atau cost overrun sebesar 1,2 miliar dolar AS, yang membuat KCIC harus menarik pinjaman baru dengan bunga di atas 3 persen per tahun. Meski demikian, China tetap menilai proyek ini sebagai simbol kerja sama strategis dan modernisasi transportasi di Indonesia.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
download xiomi firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: ChinaCobisnisKCICPebisnismudapemerintahwhoosh

Related Posts

Iran Lepas Rem, Ancam Serangan Langsung ke Pangkalan AS Jika Kapal Mereka Diganggu Lagi

Iran Lepas Rem, Ancam Serangan Langsung ke Pangkalan AS Jika Kapal Mereka Diganggu Lagi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Iran tegaskan tidak akan lagi menahan diri setelah jet tempur AS tembaki dan lumpuhkan dua kapal berbendera...

Pemerintah Kerek Royalti Emas dan Nikel, Antam Langsung Hitung Ulang Ongkos Produksi

Pemerintah Kerek Royalti Emas dan Nikel, Antam Langsung Hitung Ulang Ongkos Produksi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - ANTM mulai respons rencana pemerintah sesuaikan tarif royalti mineral lewat revisi PP Nomor 19 Tahun 2025. Emas...

Ilmuwan Ungkap Angka Ajaib Jalan Kaki yang Bikin Berat Badan Tidak Balik Lagi

Ilmuwan Ungkap Angka Ajaib Jalan Kaki yang Bikin Berat Badan Tidak Balik Lagi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Penelitian terbaru temukan jalan kaki sekitar 8.500 langkah per hari bisa cegah berat badan naik kembali setelah...

Baru Satu BBM yang Boleh Dijual, Shell Masih Nunggu Lampu Hijau Pemerintah

Baru Satu BBM yang Boleh Dijual, Shell Masih Nunggu Lampu Hijau Pemerintah

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Shell kembali jual BBM di SPBU miliknya mulai Minggu, 10 Mei 2026. Pengumuman itu disampaikan langsung lewat...

Bea Cukai Bantah Tudingan Petugas Gadungan di Video Viral Razia Warung Madura

Bea Cukai Bantah Tudingan Petugas Gadungan di Video Viral Razia Warung Madura

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Video viral di media sosial tampilkan dua orang berseragam Customs yang disebut merazia warung Madura di Balaraja,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp43,6 Triliun pada Kuartal I 2026

Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp43,6 Triliun pada Kuartal I 2026

May 10, 2026
Harga Buket Hari Ibu 2026 Naik karena Biaya Bahan Bakar dan Tarif Impor

Harga Buket Hari Ibu 2026 Naik karena Biaya Bahan Bakar dan Tarif Impor

May 10, 2026
Pensiunan PNS Segera Terima Gaji Ke-13 2026, Simak Komponennya

Pensiunan PNS Segera Terima Gaji Ke-13 2026, Simak Komponennya

May 10, 2026
Fortabise Padel Championship 2026 Pererat Relasi Media dan Korporasi

Fortabise Padel Championship 2026 Pererat Relasi Media dan Korporasi

May 10, 2026
Tenda Haji di Arafah Ditarget Rampung Lima Hari Sebelum Puncak Haji

Prakiraan Cuaca 11–12 Mei 2026, Jawa Barat hingga Maluku Berpotensi Hujan Lebat

May 11, 2026
Iran Lepas Rem, Ancam Serangan Langsung ke Pangkalan AS Jika Kapal Mereka Diganggu Lagi

Iran Lepas Rem, Ancam Serangan Langsung ke Pangkalan AS Jika Kapal Mereka Diganggu Lagi

May 11, 2026
SPG Bergaya Pramugari Warnai Penjualan Kurban di Depok, Begini Respons Pembeli

SPG Bergaya Pramugari Warnai Penjualan Kurban di Depok, Begini Respons Pembeli

May 10, 2026
MotoGP Prancis 2026: Jorge Martin Raih Kemenangan, Aprilia Sapu Podium

MotoGP Prancis 2026: Jorge Martin Raih Kemenangan, Aprilia Sapu Podium

May 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved