• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, July 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
in News
0
AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat mulai mengevaluasi strategi militernya setelah menghadapi efektivitas serangan murah yang digunakan Iran dalam konflik terbaru.

Dalam dua hari, AS menghabiskan sekitar US$5,6 miliar atau Rp95,2 triliun untuk operasi militer. Biaya tinggi ini menyoroti mahalnya perang berbasis teknologi canggih.

Sebaliknya, Iran mengandalkan drone murah untuk menyerang target strategis. Taktik ini dinilai lebih efisien dengan dampak yang tetap signifikan.

Drone Shahed yang digunakan Iran dibanderol sekitar US$20 ribu hingga US$50 ribu per unit. Harga ini jauh lebih rendah dibandingkan sistem persenjataan modern milik AS.

Meski murah, drone tersebut mampu menyasar pangkalan militer hingga infrastruktur penting. Hal ini mencerminkan perubahan pola perang yang semakin asimetris.

Efektivitas ini mendorong AS mengembangkan sistem serupa berbasis biaya rendah. Fokus diarahkan pada drone tempur yang lebih efisien untuk digunakan secara luas.

Salah satunya adalah LUCAS, drone buatan SpektreWorks dengan harga sekitar US$35 ribu. Namun produksinya masih terbatas dan belum bisa digunakan secara masif.

Selain itu, AS juga melirik teknologi seperti laser Locust X3 dengan biaya operasional sangat rendah. Inovasi ini dinilai penting untuk menekan biaya perang.

Meski begitu, kekuatan utama AS masih bergantung pada jet tempur dan pesawat pembom yang mahal. Ini menjadi tantangan dalam efisiensi jangka panjang.

Perbedaan strategi ini menunjukkan pergeseran perang modern. Efisiensi biaya kini menjadi faktor penting, bukan hanya kecanggihan teknologi.

Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download mobile firmware
Download WordPress Themes Free
udemy paid course free download
Tags: Amerika SerikatCobisnisDroneGeopolitikiranMiliterPebisnismudaPerangTeknologi

Related Posts

Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Lima penjual buku ditangkap polisi keamanan nasional Hong Kong karena diduga menjual publikasi bermuatan hasutan. Penangkapan dilakukan...

Di Balik Kelangkaan BBM di Medan ESDM Ungkap Penyebab Sebenarnya

Di Balik Kelangkaan BBM di Medan ESDM Ungkap Penyebab Sebenarnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM membuka suara terkait kelangkaan bahan bakar minyak yang sempat...

Jangan Panik Saat Laptop Lemot, Cek Penyebab dan Solusinya Sebelum Servis

Jangan Panik Saat Laptop Lemot, Cek Penyebab dan Solusinya Sebelum Servis

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Laptop yang mulai terasa lemot tidak selalu menandakan perangkat mengalami kerusakan. Dalam banyak kasus, penurunan performa justru...

Komisi X DPR Minta Pemerintah Benahi Distribusi SD Negeri yang Sepi Peminat

Komisi X DPR Minta Pemerintah Benahi Distribusi SD Negeri yang Sepi Peminat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi X DPR RI menyoroti semakin banyaknya sekolah dasar negeri yang sepi peminat di berbagai daerah. Pemerintah...

Iran Diduga Gunakan Teknologi Lama untuk Melacak Pergerakan Pasukan AS

Iran Diduga Gunakan Teknologi Lama untuk Melacak Pergerakan Pasukan AS

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Iran diduga memanfaatkan celah keamanan pada jaringan seluler 2G dan 3G untuk melacak lokasi personel militer Amerika...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Singapura Jadi Rujukan Pembelajaran Antikorupsi bagi Kepala Daerah RI

Singapura Jadi Rujukan Pembelajaran Antikorupsi bagi Kepala Daerah RI

July 15, 2026
NCT 127 Umumkan Tur Dunia THE REDLINE, Jakarta Masuk Daftar Konser

NCT 127 Umumkan Tur Dunia THE REDLINE, Jakarta Masuk Daftar Konser

July 7, 2026
Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

July 16, 2026
ATR/BPN Pastikan Balik Nama Sertifikat Tanah Selesai Maksimal 10 Hari

ATR/BPN Pastikan Balik Nama Sertifikat Tanah Selesai Maksimal 10 Hari

July 15, 2026
Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

July 16, 2026
Ledakan Gudang Amunisi TNI di Madiun, Satu Prajurit Gugur Tujuh Personel Terluka

Ledakan Gudang Amunisi TNI di Madiun, Satu Prajurit Gugur Tujuh Personel Terluka

July 16, 2026
BSI Lengkapi Fasilitas Rumah Singgah RS Kanker Dharmais untuk Keluarga Pasien

BSI Lengkapi Fasilitas Rumah Singgah RS Kanker Dharmais untuk Keluarga Pasien

July 16, 2026
Fadia Arafiq Segera Disidang, KPK Resmi Limpahkan Berkas Perkara ke PN Tipikor Semarang

Fadia Arafiq Segera Disidang, KPK Resmi Limpahkan Berkas Perkara ke PN Tipikor Semarang

July 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved