• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, July 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pasar Obligasi Diprediksi Masih Stabil hingga Semester II-2024

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
March 28, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Pasar Obligasi Diprediksi Masih Stabil hingga Semester II-2024

JAKARTA ,Cobisnis.com – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memprediksi harga pasar Surat Berharga Negara (SBN) atau obligasi pemerintah tenor menengah-pendek dapat menguat dalam waktu dekat.

Fixed Income Analyst Mirae Asset Karinska Bella Priyatno menilai naiknya tenor menengah-pendek seperti 2 tahun hingga 5 tahun ditengah kondisi pasar surat utang masih cukup fluktuatif seperti sekarang.

Bella mengatakan harga SBN tenor pendek diprediksi masih akan berfluktuasi dengan tingkat imbal hasil atau yield pada level 6,2 persen -6,35 persen, sehingga pelaku pasar dapat memanfaatkan fluktuasi tersebut untuk mendulang keuntungan.

“Hingga akhir kuartal pertama tahun ini, terlihat bahwa pasar lebih fokus pada seri tenor menengah dan pendek, terutama seri-seri FR0101, FR0100, PBS030, PBS032, SPN, dan SPSN,” ujar Bella dalam Media Day March 2024, 27 Maret 2024.

Menurut Bella pergerakan harga dan yield obligasi saling bertolak belakang, sehingga ketika harga naik maka akan menekan yield turun, begitupun sebaliknya.

Adapun, yield menjadi acuan keuntungan investor di pasar surat utang dibanding harga karena mencerminkan kupon, tenor, dan risiko dalam satu angka.

Sejak awal tahun, Bella mengatakan instrumen fixed income tenor menengah-pendek memang masih menjadi pilihan utama pelaku pasar.

Selain itu pemilihan tenor menengah-pendek, menurut Bella untuk memanfaatkan volatilitas pasar yang terjadi karena tenor menengah-pendek lebih sensitif dan fluktuatif dibandingkan dengan tenor yang lebih panjang.

Bella mengatakan saat ini investor juga lebih memilih instrumen obligasi tenor pendek dan memanfaatkan jadwal jatuh tempo yang sudah dekat sehingga risiko pelaju pasar lebih terjaga.

Menurut Bella pada dasarnya fluktuasi pasar instrumen pendapatan tetap atau fixed income saat ini masih sangat tergantung dari data makroekonomi khususnya dari AS. Namun, kemungkinan turunnya suku bunga acuan global dan domestik masih menjadi tema besar tahun ini.

“Suku bunga global masih tinggi tetap tidak menurunkan daya tarik dari SBN karena tingkat imbal hasil atau yield real dari SBN Indonesia tenor 10 tahun yang berada di kisaran 3,9 persen masih cukup menarik,” jelasnya.

Menurut Bella faktor utama SBN Indonesia masih cukup menarik lantaran inflasi yang terjaga pada 2,75 persen pada Februari.

Bella menambahkan real yield tersebut, masih lebih tinggi dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia, China, dan India.

“Saat ini selisih (spread) antara SBN tenor 10 tahun dengan Obligasi AS (US Treasury) tenor 10 tahun sudah menyempit, sebesar 236 basis poin (bps). Besaran 100 bps setara dengan 1 persen,” ujarnya.

Menurut Bella tidak jauh selisih yield kedua instrumen tersebut menunjukkan pelaku pasar cukup prudent terhadap obligasi asal Indonesia dibanding negara-negara lain.

Adapun, tenor 10 tahun adalah salah satu tenor acuan untuk pasar obligasi bersama dengan tenor 5 tahun, 15 tahun, dan 20 tahun.

“Harga obligasi pemerintah tenor 10 tahun bisa naik, sehingga yield saat ini yang ada di 6,5 persen-6,7 persen, nanti untuk akhir semester II/2024 akan bisa turun ke 6 persen.” tuturnya.

Chief Economist Mirae Asset Rully Arya Wisnubroto mengatakan keyakinan terhadap pasar obligasi tersebut tidak terlepas dari kondisi ekonomi Indonesia yang masih cukup tahan banting (resilient), meski di tengah situasi yang penuh dengan tantangan dan ketidakpastian.

“Beberapa tantangan ke depan adalah suku bunga yang masih tinggi dan ada tren inflasi pangan disebabkan oleh kenaikan harga-harga bahan pokok,” ujarnya.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
udemy course download free
download xiomi firmware
Free Download WordPress Themes
online free course
Tags: cobisnis.comPasar obligasiPT mirae asset sekuritas Indonesia

Related Posts

Lagu Kolaborasi LE SSERAFIM, ILLIT, dan KATSEYE Tembus 100 Juta Streaming

Lagu Kolaborasi LE SSERAFIM, ILLIT, dan KATSEYE Tembus 100 Juta Streaming

by Desti Dwi Natasya
July 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Lagu kolaborasi LE SSERAFIM, ILLIT, dan KATSEYE berjudul ICONIC BY MISTAKE kembali mencatatkan pencapaian baru di industri...

Menikmati Keindahan Gunung Ungaran, Pendakian 2 Hari 1 Malam yang Penuh Pesona

Menikmati Keindahan Gunung Ungaran, Pendakian 2 Hari 1 Malam yang Penuh Pesona

by Hidayat Taufik
July 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Gunung Ungaran di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, menjadi salah satu destinasi favorit bagi pecinta alam yang ingin...

Kepala BGN Ancam Tutup Dapur MBG yang Tak Penuhi Standar

NewJeans Dinilai Berhasil Hidupkan Kembali Nuansa Musik London

by Desti Dwi Natasya
July 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – NewJeans kembali menjadi sorotan setelah mendapat ulasan dari pengamat budaya dan musik David A. Tizzard dalam artikel...

Kasus Alphard vs Satpam Bundaran HI, Identitas Tiga Penumpang Akhirnya Terungkap

Kasus Alphard vs Satpam Bundaran HI, Identitas Tiga Penumpang Akhirnya Terungkap

by Hidayat Taufik
July 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Identitas pengemudi dan dua penumpang mobil Toyota Alphard yang viral usai terlibat insiden dengan seorang satpam di...

Kepala BGN Ancam Tutup Dapur MBG yang Tak Penuhi Standar

BLACKPINK Cetak Sejarah, MV DDU-DU DDU-DU Tembus 2,4 Miliar Views

by Desti Dwi Natasya
July 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – BLACKPINK kembali menorehkan sejarah di industri musik global melalui salah satu lagu ikonik mereka, “DDU-DU DDU-DU”. Video...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
DPR Kritik Penahanan Febrie Tanpa Borgol dan Rompi Tahanan, Tegaskan Tak Boleh Ada Keistimewaan

DPR Kritik Penahanan Febrie Tanpa Borgol dan Rompi Tahanan, Tegaskan Tak Boleh Ada Keistimewaan

July 25, 2026
IFG Life Gandeng Bank Papua Hadirkan Asuransi Jiwa bagi Debitur

IFG Life Gandeng Bank Papua Hadirkan Asuransi Jiwa bagi Debitur

July 24, 2026
Hari Anak Nasional, Novo Nordisk Perkuat Pencegahan Obesitas dan Diabetes Anak

Hari Anak Nasional, Novo Nordisk Perkuat Pencegahan Obesitas dan Diabetes Anak

July 23, 2026
Madu

Merajut Masa Depan dari Manisnya Madu Hutan Lantung Bersama Amman Mineral

July 24, 2026
Lagu Kolaborasi LE SSERAFIM, ILLIT, dan KATSEYE Tembus 100 Juta Streaming

Lagu Kolaborasi LE SSERAFIM, ILLIT, dan KATSEYE Tembus 100 Juta Streaming

July 25, 2026
Menikmati Keindahan Gunung Ungaran, Pendakian 2 Hari 1 Malam yang Penuh Pesona

Menikmati Keindahan Gunung Ungaran, Pendakian 2 Hari 1 Malam yang Penuh Pesona

July 25, 2026
Kepala BGN Ancam Tutup Dapur MBG yang Tak Penuhi Standar

NewJeans Dinilai Berhasil Hidupkan Kembali Nuansa Musik London

July 25, 2026
Kasus Alphard vs Satpam Bundaran HI, Identitas Tiga Penumpang Akhirnya Terungkap

Kasus Alphard vs Satpam Bundaran HI, Identitas Tiga Penumpang Akhirnya Terungkap

July 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved