• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 4, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Parlemen Selandia Baru Akan Bahas Larangan Media Sosial Untuk Remaja Dibawah 16 Tahun

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
October 23, 2025
in Teknologi
0
Parlemen Selandia Baru Akan Bahas Larangan Media Sosial Untuk Remaja Dibawah 16 Tahun

JAKARTA, Cobisnis.com – Parlemen Selandia Baru akan membahas rancangan undang-undang (RUU) yang bertujuan membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun, sebagai upaya untuk melindungi generasi muda dari dampak negatif dunia maya.

RUU tersebut akan mewajibkan platform media sosial melakukan verifikasi usia pengguna, mengikuti langkah Australia yang lebih dulu memberlakukan undang-undang serupa pada 2024. RUU ini diajukan oleh anggota parlemen dari Partai Nasional, Catherine Wedd, dan telah resmi terpilih untuk dibahas di parlemen pada Kamis.

Meski mendapat dukungan dari Partai Nasional, partai koalisi pemerintah belum memastikan dukungan mereka terhadap usulan tersebut. Di Selandia Baru, anggota parlemen non-kabinet dapat mengajukan RUU pribadi yang kemudian dipilih melalui undian resmi.

Belum ada kejelasan kapan RUU ini akan secara resmi diperkenalkan di parlemen. Sementara itu, komite parlemen Selandia Baru tengah meneliti dampak sosial media terhadap remaja, termasuk peran pemerintah, bisnis, dan masyarakat dalam mengatasi masalah seperti misinformasi, perundungan daring, serta citra tubuh yang tidak sehat. Laporan hasil kajian dijadwalkan terbit pada awal 2026.

Perdana Menteri Christopher Luxon sebelumnya menyuarakan keprihatinan tentang dampak media sosial terhadap kesehatan mental remaja dan menyerukan regulasi yang lebih ketat untuk melindungi mereka.

Namun, organisasi kebebasan sipil PILLAR menolak RUU tersebut, dengan alasan berpotensi menimbulkan risiko privasi dan membatasi kebebasan berekspresi warga Selandia Baru.

“Menyesuaikan diri dengan kebijakan internasional mungkin terlihat bertanggung jawab, tetapi sebenarnya itu adalah bentuk pembuatan kebijakan yang malas,” ujar Direktur Eksekutif PILLAR, Nathan Seiuli, dalam pernyataannya.

Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download lenevo firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
Tags: cobisnis.comselandia rabusosial media

Related Posts

Pancaroba Bikin Tubuh Rentan Sakit, Ini yang Perlu Diwaspadai

Pancaroba Bikin Tubuh Rentan Sakit, Ini yang Perlu Diwaspadai

by Hidayat Taufik
October 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pergantian musim atau pancaroba dapat membuat tubuh lebih rentan mengalami gangguan kesehatan. Perubahan suhu yang terjadi secara...

BKSDA Selidiki Kematian Anak Gajah di Konsesi Jambi

BKSDA Selidiki Kematian Anak Gajah di Konsesi Jambi

by Hidayat Taufik
October 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kematian seekor anak gajah sumatra terjadi di area konsesi PT Lestari Asri Jaya (LAJ), Kabupaten Tebo, Jambi....

DMO Batu Bara 2027 Diusulkan Fokus untuk Kelistrikan

DMO Batu Bara 2027 Diusulkan Fokus untuk Kelistrikan

by Rizki Meirino
October 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Indonesia Resources Studies (IRESS) mendorong pemerintah menjadikan kewajiban pasok dalam negeri atau domestic market obligation (DMO) batu...

Kakak Adik Berselisih, Begini Sikap yang Tepat bagi Orang Tua

Kakak Adik Berselisih, Begini Sikap yang Tepat bagi Orang Tua

by Hidayat Taufik
October 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perselisihan antara kakak dan adik merupakan hal yang cukup umum terjadi dalam kehidupan keluarga. Penyebabnya beragam, mulai...

Tak Harus Berhenti Kerja, Begini Cara Cairkan Saldo JHT

Tak Harus Berhenti Kerja, Begini Cara Cairkan Saldo JHT

by Hidayat Taufik
October 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Peserta BPJS Ketenagakerjaan tidak harus menunggu memasuki masa pensiun untuk menggunakan saldo Jaminan Hari Tua (JHT). Dalam...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

November 21, 2025
Nilai transaksi fesyen di TikTok Shop tumbuh 70% pada Semester I 2026. Discovery commerce membuka peluang bagi brand fesyen lokal.

Transaksi Fesyen TikTok Shop Tumbuh 70%

September 29, 2026
Keadaan Gaza, Palestina

Kemenkes Gaza Kekurangan Obat hingga Radioterapi untuk Pasien Kanker Payudara

October 3, 2026
Adu Harta Pemilik Alfamart dan Indomaret, Siapa Paling Kaya?

Adu Harta Pemilik Alfamart dan Indomaret, Siapa Paling Kaya?

December 17, 2025
Marc Marquez Juara Sprint MotoGP Jepang

Hong Kong Naikkan Upah Minimum ART Asing

October 4, 2026
Marc Marquez Juara Sprint MotoGP Jepang

Diddy Combs Disebut Hidup Mewah di Penjara

October 4, 2026
Marc Marquez Juara Sprint MotoGP Jepang

Meta Buka Muse Gadgets untuk Perangkat Rumah

October 4, 2026
Ilustrasi Bangun Tidur dan Masih Mengantuk - pexels/Miriam Alonso

5 Gejala Tubuh Mengalami Gula Darah Tinggi

October 4, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved