• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, August 14, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Parlemen Selandia Baru Akan Bahas Larangan Media Sosial Untuk Remaja Dibawah 16 Tahun

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
October 23, 2025
in Teknologi
0
Parlemen Selandia Baru Akan Bahas Larangan Media Sosial Untuk Remaja Dibawah 16 Tahun

JAKARTA, Cobisnis.com – Parlemen Selandia Baru akan membahas rancangan undang-undang (RUU) yang bertujuan membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun, sebagai upaya untuk melindungi generasi muda dari dampak negatif dunia maya.

RUU tersebut akan mewajibkan platform media sosial melakukan verifikasi usia pengguna, mengikuti langkah Australia yang lebih dulu memberlakukan undang-undang serupa pada 2024. RUU ini diajukan oleh anggota parlemen dari Partai Nasional, Catherine Wedd, dan telah resmi terpilih untuk dibahas di parlemen pada Kamis.

Meski mendapat dukungan dari Partai Nasional, partai koalisi pemerintah belum memastikan dukungan mereka terhadap usulan tersebut. Di Selandia Baru, anggota parlemen non-kabinet dapat mengajukan RUU pribadi yang kemudian dipilih melalui undian resmi.

Belum ada kejelasan kapan RUU ini akan secara resmi diperkenalkan di parlemen. Sementara itu, komite parlemen Selandia Baru tengah meneliti dampak sosial media terhadap remaja, termasuk peran pemerintah, bisnis, dan masyarakat dalam mengatasi masalah seperti misinformasi, perundungan daring, serta citra tubuh yang tidak sehat. Laporan hasil kajian dijadwalkan terbit pada awal 2026.

Perdana Menteri Christopher Luxon sebelumnya menyuarakan keprihatinan tentang dampak media sosial terhadap kesehatan mental remaja dan menyerukan regulasi yang lebih ketat untuk melindungi mereka.

Namun, organisasi kebebasan sipil PILLAR menolak RUU tersebut, dengan alasan berpotensi menimbulkan risiko privasi dan membatasi kebebasan berekspresi warga Selandia Baru.

“Menyesuaikan diri dengan kebijakan internasional mungkin terlihat bertanggung jawab, tetapi sebenarnya itu adalah bentuk pembuatan kebijakan yang malas,” ujar Direktur Eksekutif PILLAR, Nathan Seiuli, dalam pernyataannya.

Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy paid course
download xiomi firmware
Download WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: cobisnis.comselandia rabusosial media

Related Posts

iPhone 18

iPhone 18 Dikabarkan Bawa RAM 12 GB, Naik dari Generasi Sebelumnya

by Desti Dwi Natasya
August 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Apple dikabarkan menyiapkan peningkatan kapasitas RAM pada iPhone 18 yang disebut mencapai 12 GB. Bocoran tersebut berasal...

Godwill Kukonki Manchester United

Godwill Kukonki Tetap di Manchester United, Kontrak Profesional Segera Menanti

by Desti Dwi Natasya
August 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Masa depan Godwill Kukonki di Manchester United mulai menemui titik terang setelah bek muda tersebut dikabarkan memilih...

Di Sidang Tahunan MPR, Muzani Ingatkan Bahaya Demokrasi Tanpa Etika

Di Sidang Tahunan MPR, Muzani Ingatkan Bahaya Demokrasi Tanpa Etika

by Hidayat Taufik
August 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Ketua MPR RI Ahmad Muzani menegaskan bahwa demokrasi tidak akan berkembang hanya dengan saling melontarkan celaan. Menurutnya,...

Karhutla Kalimantan Kirim Kabut Asap ke Malaysia, Pemerintah Bergerak

Karhutla Kalimantan Kirim Kabut Asap ke Malaysia, Pemerintah Bergerak

by Hidayat Taufik
August 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah Indonesia memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan terus dilakukan. Asap dari kebakaran tersebut...

Shin Tae-yong Persija

Shin Tae-yong Genjot Fisik Pemain Persija Selama TC di Thailand

by Desti Dwi Natasya
August 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Persija Jakarta menjadikan training camp (TC) di Thailand sebagai bagian dari persiapan meningkatkan performa pemain menjelang kompetisi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
KPK Periksa Dugaan Korupsi CSR Bank BJB, Kasus Iklan Masih Berjalan

KPK Periksa Dugaan Korupsi CSR Bank BJB, Kasus Iklan Masih Berjalan

August 13, 2026
Survei Herbalife: 91% Masyarakat Indonesia Prioritaskan Kesehatan Holistik

Survei Herbalife: 91% Masyarakat Indonesia Prioritaskan Kesehatan Holistik

August 13, 2026
Windows

Celah ShieldBreak Bobol Windows Defender, Peneliti Ungkap Risiko Ambil Alih Perangkat

August 13, 2026
Tokopedia dan TikTok Shop Perkuat #BeliLokal, Penjualan Produk Lokal Tembus 700 Juta

Tokopedia dan TikTok Shop Perkuat #BeliLokal, Penjualan Produk Lokal Tembus 700 Juta

August 13, 2026
Man City Jual Reijnders Rp1,25 Triliun dan Mulai Incar Enzo Fernandez

Man City Jual Reijnders Rp1,25 Triliun dan Mulai Incar Enzo Fernandez

August 14, 2026
iPhone 18

iPhone 18 Dikabarkan Bawa RAM 12 GB, Naik dari Generasi Sebelumnya

August 14, 2026
Anjing Kesayangan Mati Diracun Keluarga di Bantul Sebar Ciri-Ciri Pelaku

Anjing Kesayangan Mati Diracun Keluarga di Bantul Sebar Ciri-Ciri Pelaku

August 14, 2026
Godwill Kukonki Manchester United

Godwill Kukonki Tetap di Manchester United, Kontrak Profesional Segera Menanti

August 14, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved