• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, June 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Paganini: Sawit Komoditas Paling Produktif, Tapi Paling Difitnah

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
November 14, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Paganini Sawit

Adjunct Professor dari John Cabot University, Roma, Pietro Paganini, di hari kedua IPOC 2025, Jumat (14/11/2025).

NUSA DUA, Cobisnis.com – Industri sawit berada pada titik penting dalam menghadapi tekanan regulasi dan persepsi negatif dunia. Hal tersebut diungkapkan Adjunct Professor dari John Cabot University, Roma, Pietro Paganini, di hari kedua IPOC 2025, Jumat (14/11/2025).

Dalam paparannya berjudul “EUDR and Beyond: Navigating New Frontiers for Palm Oil”, Paganini menyatakan bahwa tantangan terbesar sawit saat ini bukanlah produktivitas, melainkan masalah persepsi dan kepercayaan.

“Kelapa sawit adalah komoditas yang paling produktif dan paling inklusif, tetapi justru memiliki reputasi paling buruk,” ujar Paganini.

Dia menekankan bahwa kesenjangan antara fakta dan persepsi telah membuat sawit kerap dijadikan kambing hitam, padahal komoditas ini berperan besar dalam pengentasan kemiskinan, pemenuhan kebutuhan gizi dunia, serta efisiensi penggunaan lahan.

Menyoroti implementasi EU Deforestation Regulation (EUDR), Paganini menyebut regulasi tersebut sebagai awal dari gelombang baru standar pasar global.

Menurutnya, dari pada melihat EUDR semata-mata sebagai hambatan, industri justru perlu menjadikannya arena kompetisi baru dalam membangun kepercayaan dan nilai tambah.

“Nol deforestasi dan keterlacakan penuh akan menjadi standar baru pasar global. EUDR membuka perlombaan global untuk membangun kepercayaan dan inovasi,” tegasnya.

Dia mengapresiasi adanya masa uji coba 24 bulan, masa transisi satu tahun bagi UMKM dan petani kecil, serta pembentukan komunitas praktik dan komite pengarah sebagai bentuk kompromi realistis untuk memastikan implementasi yang lebih inklusif.

Paganini kemudian menegaskan bahwa teknologi harus dipandang bukan sebagai beban biaya, melainkan investasi strategis dalam daya saing.

“Teknologi adalah frontier baru bagi daya saing dan kepercayaan,” ujarnya.

Ia menekankan pemanfaatan drone dan satelit untuk pemantauan dan kepatuhan, blockchain untuk transparansi dan ketertelusuran, serta kecerdasan buatan (AI) untuk peningkatan efisiensi.

Menurut Paganini, peningkatan produktivitas melalui replanting, inovasi agronomi, hingga digitalisasi lahan merupakan pilar utama keberlanjutan.

“Semakin tinggi hasil panen, semakin rendah tekanan terhadap lahan. Inilah keberlanjutan yang sesungguhnya,” tuturnya.

Dia menambahkan bahwa arah pengembangan industri harus bergeser dari ekspansi lahan menuju pertumbuhan yang dilakukan dengan cerdas berbasis inovasi.

Melawan Narasi Negatif dengan Edukasi Paganini menyoroti meningkatnya kebijakan anti-SAFA (Saturated Fat) dan maraknya klaim “palm oil-free” yang menurutnya menyesatkan konsumen dan tidak menyelesaikan persoalan nutrisi secara substansial.

“Klaim ‘tanpa sawit’ hanyalah jalan pintas pemasaran. Klaim ini menyerang sebuah bahan, bukan masalah yang sebenarnya,” tegasnya.

Dia menekankan perlunya komunikasi berbasis data, literasi gizi yang lebih komprehensif, dan upaya sistematis untuk meluruskan kesalahpahaman publik.

Di akhir paparannya, Paganini menyerukan agar negara produsen dan industri sawit tidak lagi bersikap reaktif, tetapi mengambil peran pemimpin dalam diplomasi keberlanjutan global.

Dia menekankan pentingnya membangun narasi baru bahwa sawit bukan sekadar komoditas, melainkan kekuatan pembangunan, kemakmuran, dan inovasi.

Produksi dan Pasar India Di sisi lain, Chairman Asian Palm Oil Alliance (APOA) Atul Chaturvedi mengatakan bahwa India tengah berada pada fase kritis dalam memenuhi kebutuhan minyak nabati nasional.

Dengan konsumsi yang terus meningkat dan ketergantungan impor yang tinggi, India dinilai harus mengambil langkah strategis untuk meningkatkan produksi domestik sekaligus memperkuat kerja sama dengan negara produsen.

“India adalah pasar minyak nabati terbesar di dunia, namun sekaligus negara yang paling rentan karena ketergantungan impor mencapai 60%. Ini adalah tantangan besar yang tidak bisa diatasi hanya dengan kebijakan tarif, melainkan melalui upaya peningkatan produksi domestik dan kemitraan regional yang lebih kuat,” ujar Atul Chaturvedi.

Dalam paparannya, Chaturvedi menyampaikan bahwa permintaan minyak nabati India diproyeksikan naik signifikan seiring pertumbuhan ekonomi dan demografi. India kini merupakan ekonomi terbesar kelima dunia dan diperkirakan naik ke posisi ketiga pada 2030.

Untuk diketahui, India menyumbang 11% permintaan global minyak nabati. Konsumsi nasional sekitar 26,5 juta ton, dengan minyak sawit berkontribusi 37%.

Impor sawit India mencapai 8,25 juta ton, atau 50% dari total impor minyak nabati. Pada 2047, konsumsi minyak nabati diprediksi mencapai 50 juta ton, dengan konsumsi sawit bisa naik menjadi 19 juta ton.

“Pertanyaannya sederhana tetapi krusial: dari mana minyak sebanyak itu akan dipenuhi?” tegas Chaturvedi.

India beberapa kali melakukan penyesuaian tarif impor untuk mengontrol harga konsumen dan menjaga margin petani. Namun Chaturvedi menilai strategi tarif bukan solusi jangka panjang.

“Tarif tinggi ibarat ular yang memakan ekornya sendiri. Alih-alih menekan eksportir luar negeri, yang terbebani justru konsumen domestik. Harga naik, daya beli turun, dan industri ikut terpukul.” pungkasnya.

Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free download udemy course
download samsung firmware
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: cobisnis.comEUDRIPOC 2025PaganiniSawit

Related Posts

Empat Peserta SPPI Program KDMP-KNMP Wafat Saat Latsarmil, Kemhan Perkuat Pengawasan Kesehatan

Empat Peserta SPPI Program KDMP-KNMP Wafat Saat Latsarmil, Kemhan Perkuat Pengawasan Kesehatan

by Hidayat Taufik
June 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengonfirmasi empat peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk Koperasi Desa Merah Putih...

Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026

Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026

by Iwan Supriyatna
June 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Jakarta kembali menorehkan prestasi dengan meraih tiga penghargaan dalam ajang 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation...

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Edukasi Keuangan Interaktif di KidZania

Sambut HUT ke-80, BNI Gelar Edukasi Keuangan Interaktif Bersama KidZania

by Rizki Meirino
June 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 yang jatuh pada...

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Edukasi Keuangan Interaktif di KidZania

MEKAR Raih Tiga Penghargaan Internasional di FinanceAsia dan WRISE Volare Awards 2026

by Rizki Meirino
June 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Mekar Investama Teknologi (MEKAR) kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah global dengan meraih tiga penghargaan internasional...

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Edukasi Keuangan Interaktif di KidZania

Asuransi Jasindo Perkuat Manajemen Risiko untuk Lindungi Sektor Strategis

by Rizki Meirino
June 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Asuransi Jasindo memperkuat pendekatan Risk Management Partnership (RMP) sebagai strategi baru...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Laba Bank Mandiri Tembus Rp23,3 Triliun hingga Mei 2026

Laba Bank Mandiri Tembus Rp23,3 Triliun hingga Mei 2026

June 26, 2026
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
Dr. Suardi: Penyelesaian Damai Kasus BNI Parigi Sejalan dengan Hukum Privat

Dr. Suardi: Penyelesaian Damai Kasus BNI Parigi Sejalan dengan Hukum Privat

June 26, 2026
Prasetyo Hadi: Antusiasme Publik Memilih Logo HUT RI ke-81 Sangat Tinggi

Prasetyo Hadi: Antusiasme Publik Memilih Logo HUT RI ke-81 Sangat Tinggi

June 26, 2026
100 Tahun Panas Bumi Indonesia: Inovasi PGE Hadirkan Secangkir Kopi dari Perut Bumi

100 Tahun Panas Bumi Indonesia: Inovasi PGE Hadirkan Secangkir Kopi dari Perut Bumi

June 26, 2026
Empat Peserta SPPI Program KDMP-KNMP Wafat Saat Latsarmil, Kemhan Perkuat Pengawasan Kesehatan

Empat Peserta SPPI Program KDMP-KNMP Wafat Saat Latsarmil, Kemhan Perkuat Pengawasan Kesehatan

June 26, 2026
Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026

Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026

June 26, 2026
Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Edukasi Keuangan Interaktif di KidZania

Sambut HUT ke-80, BNI Gelar Edukasi Keuangan Interaktif Bersama KidZania

June 26, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved