• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, April 1, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Motor Listrik No. 1 di Tiongkok Dirikan Pabrik di Suryacipta

Rizki Meirino by Rizki Meirino
May 13, 2024
in Industri
0
Motor Listrik No. 1 di Tiongkok Dirikan Pabrik di Suryacipta

JAKARTA,Cobisnis.com – PT Suryacipta Swadaya melalui Suryacipta City of Industry (Suryacipta), kembali dipercaya oleh perusahaan motor listrik nomor 1 di Tiongkok sebagai lokasi pabrik manufakturnya. Hari ini, Senin, 13 Mei 2024, PT Yadea Teknologi Indonesia baru saja melaksanakan groundbreaking ceremony di Suryacipta City of Industry, Karawang. Pendirian pabrik ini menandai komitmen teguh Yadea untuk memperluas jangkauannya di pasar Indonesia dan menghadirkan solusi mobilitas ramah lingkungan yang revolusioner kepada masyarakat Indonesia.

Setelah sukses melakukan tes pasar di Indonesia sejak Maret 2023, Yadea semakin yakin bahwa pasar di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Hal ini diperkuat dengan dukungan kebijakan yang positif dari pemerintah dan ketersediaan fasilitas yang mumpuni. Yadea yakin bahwa produknya akan menjadi pilihan populer bagi masyarakat Indonesia yang mencari solusi mobilitas yang ramah lingkungan, stylish dan terjangkau.

Pabrik Terbesar di Asia Tenggara, Investasi Masif untuk Memenuhi Permintaan Domestik dan Ekspor

Pabrik manufaktur Yadea di Suryacipta akan menjadi pabrik terbesarnya di Asia Tenggara dan merupakan pabrik Yadea kedelapan secara global. Sebelumnya, pada tanggal 6 Mei 2024, Yadea telah menandatangani Akta Jual Beli dengan Suryacipta untuk membeli kavling industri seluas 27 hektar. Di atas lahan tersebut, Yadea akan membangun fasilitas manufaktur kendaraan listrik roda dua yang dijadwalkan mulai beroperasi pada tahun 2026. Fasilitas ini ditargetkan untuk mampu memproduksi 3 juta unit kendaraan per tahun demi memenuhi kebutuhan pasar domestik Indonesia dan ekspor ke negara-negara tetangga seperti Malaysia, Timor Leste, Thailand, dan lainnya. Nilai investasi untuk proyek ini pada tahun 2024 hingga 2028 diperkirakan mencapai lebih dari USD 150 juta.

Komitmen Yadea untuk Indonesia: Lapangan Kerja Baru, Transfer Teknologi, dan Riset

Dalam sambutannya, Mr. Wang Jinlong selaku General Manager PT Yadea Teknologi Indonesia menyampaikan “Dimulainya pembangunan pabrik pintar Yadea di Indonesia ini menandakan bahwa globalisasi kami sudah masuk ke langkah yang penting. Ini juga adalah janji kami untuk pasar Indonesia yang luas. Dimasa depan kami akan mendatangkan alat dan teknologi yang paling canggih dari Yadea, menciptakan pabrik yang modern, pintar, digital dan ramah lingkungan. Kami akan menjadikan pusat riset disini untuk memenuhi permintaan masyarakat Indonesia”.

“Setelah pabrik berdiri nanti diperkirakan akan menciptakan lebih dari 3.000 lapangan kerja baru. Selain itu, Yadea juga akan aktif melatih tenaga ahli lokal baru bersama-sama mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan disini” pungkasnya.

Suryacipta Jadi Lokasi Ideal bagi Industri Kendaraan Listrik Global

Abednego Purnomo, Vice President Sales dan Marketing Suryacipta, menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan Yadea untuk mendirikan pabrik pintarnya di Suryacipta City of Industry.

“Selamat kepada Yadea atas acara groundbreaking ceremony ini. Kami merasa terhormat dapat dipercaya menjadi rumah bagi pabrik manufaktur kendaraan listrik roda dua kelas dunia seperti Yadea,” ujar Abednego. “Kepercayaan ini sejalan dengan visi perusahaan kami, “Membangun Indonesia yang Lebih Baik”, di mana kami selalu berkomitmen untuk menjaga keseimbangan antara bisnis dan kontribusi terhadap kemajuan ekonomi, sosial dan lingkungan.”

Optimis atas pembangunan pabrik barunya, dimasa yang akan datang Yadea juga berencana untuk memproduksi baterai di Indonesia bahkan ekspansi pabrik manfakturnya. Akan tetapi dalam hal ini Abed masih enggan memberikan perincian mengenai rencana tersebut, namun sinyal ekspansi Yadea yang akan segera terealisasi ini tentu menjadi kabar gembira bagi Suryacipta City of Industry.

Diketahui beberapa alasan mengapa Yadea memutuskan untuk mendirikan pabriknya di Suryacipta City of Industry di Karawang karena lokasinya yang dekat dengan Jakarta dan dikeliling oleh banyak perusahaan rantai pasokan (supply chain), pengelolaan kawasan yang profesional serta layanan one stop service melalui Suryacipta Centre of Information (SCI) yang sangat membantu tenant dalam mebangun bisnisnya di Indonesia.

 

Masuknya pabrik motor listrik Yadea tentunya akan memberikan kontribusi penting bagi industri manufaktur di Indonesia. Disamping itu, masyarakat sekitar pun dapat merasakan multipplier effect, seperti terciptanya lapangan kerja baru yang membantu meningkatkan ekonomi lokal.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
download coolpad firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy paid course free download
Tags: ChinaCobisnisMotor listrikPebisnismudaSuryacipta

Related Posts

Tawaran Minyak Rusia ke Indonesia Muncul di Tengah Dinamika Global

Tawaran Minyak Rusia ke Indonesia Muncul di Tengah Dinamika Global

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Rusia membuka peluang kerja sama energi dengan Indonesia di tengah gangguan pasokan global akibat konflik di Timur...

Harga BBM Tetap per 1 April 2026, Pertamina Pastikan Stabil di Seluruh Indonesia

Harga BBM Tetap per 1 April 2026, Pertamina Pastikan Stabil di Seluruh Indonesia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 dipastikan tidak mengalami perubahan, baik untuk subsidi maupun nonsubsidi di...

Pasar Masih Cemas, Harga Minyak Belum Turun Meski Ada Sinyal Damai

Pasar Masih Cemas, Harga Minyak Belum Turun Meski Ada Sinyal Damai

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga minyak dunia masih tinggi meski Amerika Serikat memberi sinyal akan keluar dari konflik dengan Iran, menunjukkan...

Pendeta Robert Morris Bebas Setelah Jalani Hukuman Kasus Pelecehan Anak

Pendeta Robert Morris Bebas Setelah Jalani Hukuman Kasus Pelecehan Anak

by Zahra Zahwa
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pendeta Robert Morris bebas setelah kasus pelecehan anak usai menjalani hukuman enam bulan di penjara Oklahoma, United States....

Industri Dalam Negeri Mulai Tertekan, Efek Perang Timur Tengah Makin Terasa

Industri Dalam Negeri Mulai Tertekan, Efek Perang Timur Tengah Makin Terasa

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perang di Timur Tengah mulai menekan sektor industri Indonesia, tercermin dari penurunan aktivitas manufaktur pada Maret 2026....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jamkrindo Syariah 2025 Catat Laba Rp141 Miliar, Tumbuh Signifikan

Jamkrindo Syariah 2025 Catat Laba Rp141 Miliar, Tumbuh Signifikan

April 1, 2026
Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

March 31, 2026
Ini Daftar Tarif  Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

Ini Daftar Tarif Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

March 31, 2026
Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

March 31, 2026
Joko Widodo Bertemu Dubes Iran di Solo, Bahas Apa?

Joko Widodo Bertemu Dubes Iran di Solo, Bahas Apa?

April 1, 2026
BPDP dan Aspekpir Dorong Inovasi Sawit Bagi Petani Sawit dan UMKM Perempuan di Kampar

BPDP dan Aspekpir Dorong Inovasi Sawit Bagi Petani Sawit dan UMKM Perempuan di Kampar

April 1, 2026
AMREI Dorong Penguatan Risk Culture Di Sektor Energi untuk Perkuat Pembangunan

AMREI Dorong Penguatan Risk Culture Di Sektor Energi untuk Perkuat Pembangunan

April 1, 2026
BSI Bayarkan Zakat Lebih dari Rp1 Triliun dalam kurun waktu 5 Tahun

BSI Bayarkan Zakat Lebih dari Rp1 Triliun dalam kurun waktu 5 Tahun

April 1, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved