• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, June 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Motor Listrik No. 1 di Tiongkok Dirikan Pabrik di Suryacipta

Rizki Meirino by Rizki Meirino
May 13, 2024
in Industri
0
Motor Listrik No. 1 di Tiongkok Dirikan Pabrik di Suryacipta

JAKARTA,Cobisnis.com – PT Suryacipta Swadaya melalui Suryacipta City of Industry (Suryacipta), kembali dipercaya oleh perusahaan motor listrik nomor 1 di Tiongkok sebagai lokasi pabrik manufakturnya. Hari ini, Senin, 13 Mei 2024, PT Yadea Teknologi Indonesia baru saja melaksanakan groundbreaking ceremony di Suryacipta City of Industry, Karawang. Pendirian pabrik ini menandai komitmen teguh Yadea untuk memperluas jangkauannya di pasar Indonesia dan menghadirkan solusi mobilitas ramah lingkungan yang revolusioner kepada masyarakat Indonesia.

Setelah sukses melakukan tes pasar di Indonesia sejak Maret 2023, Yadea semakin yakin bahwa pasar di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Hal ini diperkuat dengan dukungan kebijakan yang positif dari pemerintah dan ketersediaan fasilitas yang mumpuni. Yadea yakin bahwa produknya akan menjadi pilihan populer bagi masyarakat Indonesia yang mencari solusi mobilitas yang ramah lingkungan, stylish dan terjangkau.

Pabrik Terbesar di Asia Tenggara, Investasi Masif untuk Memenuhi Permintaan Domestik dan Ekspor

Pabrik manufaktur Yadea di Suryacipta akan menjadi pabrik terbesarnya di Asia Tenggara dan merupakan pabrik Yadea kedelapan secara global. Sebelumnya, pada tanggal 6 Mei 2024, Yadea telah menandatangani Akta Jual Beli dengan Suryacipta untuk membeli kavling industri seluas 27 hektar. Di atas lahan tersebut, Yadea akan membangun fasilitas manufaktur kendaraan listrik roda dua yang dijadwalkan mulai beroperasi pada tahun 2026. Fasilitas ini ditargetkan untuk mampu memproduksi 3 juta unit kendaraan per tahun demi memenuhi kebutuhan pasar domestik Indonesia dan ekspor ke negara-negara tetangga seperti Malaysia, Timor Leste, Thailand, dan lainnya. Nilai investasi untuk proyek ini pada tahun 2024 hingga 2028 diperkirakan mencapai lebih dari USD 150 juta.

Komitmen Yadea untuk Indonesia: Lapangan Kerja Baru, Transfer Teknologi, dan Riset

Dalam sambutannya, Mr. Wang Jinlong selaku General Manager PT Yadea Teknologi Indonesia menyampaikan “Dimulainya pembangunan pabrik pintar Yadea di Indonesia ini menandakan bahwa globalisasi kami sudah masuk ke langkah yang penting. Ini juga adalah janji kami untuk pasar Indonesia yang luas. Dimasa depan kami akan mendatangkan alat dan teknologi yang paling canggih dari Yadea, menciptakan pabrik yang modern, pintar, digital dan ramah lingkungan. Kami akan menjadikan pusat riset disini untuk memenuhi permintaan masyarakat Indonesia”.

“Setelah pabrik berdiri nanti diperkirakan akan menciptakan lebih dari 3.000 lapangan kerja baru. Selain itu, Yadea juga akan aktif melatih tenaga ahli lokal baru bersama-sama mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan disini” pungkasnya.

Suryacipta Jadi Lokasi Ideal bagi Industri Kendaraan Listrik Global

Abednego Purnomo, Vice President Sales dan Marketing Suryacipta, menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan Yadea untuk mendirikan pabrik pintarnya di Suryacipta City of Industry.

“Selamat kepada Yadea atas acara groundbreaking ceremony ini. Kami merasa terhormat dapat dipercaya menjadi rumah bagi pabrik manufaktur kendaraan listrik roda dua kelas dunia seperti Yadea,” ujar Abednego. “Kepercayaan ini sejalan dengan visi perusahaan kami, “Membangun Indonesia yang Lebih Baik”, di mana kami selalu berkomitmen untuk menjaga keseimbangan antara bisnis dan kontribusi terhadap kemajuan ekonomi, sosial dan lingkungan.”

Optimis atas pembangunan pabrik barunya, dimasa yang akan datang Yadea juga berencana untuk memproduksi baterai di Indonesia bahkan ekspansi pabrik manfakturnya. Akan tetapi dalam hal ini Abed masih enggan memberikan perincian mengenai rencana tersebut, namun sinyal ekspansi Yadea yang akan segera terealisasi ini tentu menjadi kabar gembira bagi Suryacipta City of Industry.

Diketahui beberapa alasan mengapa Yadea memutuskan untuk mendirikan pabriknya di Suryacipta City of Industry di Karawang karena lokasinya yang dekat dengan Jakarta dan dikeliling oleh banyak perusahaan rantai pasokan (supply chain), pengelolaan kawasan yang profesional serta layanan one stop service melalui Suryacipta Centre of Information (SCI) yang sangat membantu tenant dalam mebangun bisnisnya di Indonesia.

 

Masuknya pabrik motor listrik Yadea tentunya akan memberikan kontribusi penting bagi industri manufaktur di Indonesia. Disamping itu, masyarakat sekitar pun dapat merasakan multipplier effect, seperti terciptanya lapangan kerja baru yang membantu meningkatkan ekonomi lokal.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy paid course
download redmi firmware
Download WordPress Themes Free
free download udemy paid course
Tags: ChinaCobisnisMotor listrikPebisnismudaSuryacipta

Related Posts

Said Iqbal Sebut 2.500 Buruh Pakerin Terancam PHK, Dana Rp1 Triliun Masih Tersangkut

Said Iqbal Sebut 2.500 Buruh Pakerin Terancam PHK, Dana Rp1 Triliun Masih Tersangkut

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal mengungkap ancaman PHK besar yang menimpa ribuan...

DPR Dorong Kebijakan Afirmatif untuk Rokok Golongan III, Pabrikan Baru Dinilai Tertekan

DPR Dorong Kebijakan Afirmatif untuk Rokok Golongan III, Pabrikan Baru Dinilai Tertekan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Anggota Komisi XI DPR RI, Said Abdullah mendorong pemerintah memberikan kebijakan afirmatif bagi pabrikan rokok golongan III....

Direktur BPRS Diduga Salurkan Kredit Fiktif, OJK Amankan 41 Aset

Direktur BPRS Diduga Salurkan Kredit Fiktif, OJK Amankan 41 Aset

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyita 41 aset yang diduga terkait tindak pidana perbankan syariah di PT Bank...

Masih Jadi Tradisi, Ini 3 Negara yang Mengonsumsi Daging Kucing

Masih Jadi Tradisi, Ini 3 Negara yang Mengonsumsi Daging Kucing

by Desti Dwi Natasya
June 20, 2026
0

JAKRTA, Cobisnis.com – Konsumsi daging kucing masih menjadi praktik yang ditemukan di beberapa negara, meski menuai kontroversi dan penolakan dari...

Indonesia Siap Gelar MotoGP 2026 Penjualan Tiket Resmi Dibuka

Indonesia Siap Gelar MotoGP 2026 Penjualan Tiket Resmi Dibuka

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan digelar pada 9–11...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kualitas Konstruksi hingga ODOL Disebut Picu Jalan Rusak di RI

Drakor Juni 2026 yang Siap Tayang di Netflix dan Disney+

May 28, 2026
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
Daftar Lengkap Pemain Swedia di Piala Dunia 2026

Daftar Lengkap Pemain Swedia di Piala Dunia 2026

May 13, 2026
DKI Gratiskan TransJakarta, MRT, dan LRT pada 27–28 Juni 2026 untuk HUT Jakarta

DKI Gratiskan TransJakarta, MRT, dan LRT pada 27–28 Juni 2026 untuk HUT Jakarta

June 10, 2026
Putaran Kedua Mandalika Racing Series 2026 Fokus Siapkan Talenta Balap ke Level Dunia

Putaran Kedua Mandalika Racing Series 2026 Fokus Siapkan Talenta Balap ke Level Dunia

June 21, 2026
Said Iqbal Sebut 2.500 Buruh Pakerin Terancam PHK, Dana Rp1 Triliun Masih Tersangkut

Said Iqbal Sebut 2.500 Buruh Pakerin Terancam PHK, Dana Rp1 Triliun Masih Tersangkut

June 21, 2026
DPR Dorong Kebijakan Afirmatif untuk Rokok Golongan III, Pabrikan Baru Dinilai Tertekan

DPR Dorong Kebijakan Afirmatif untuk Rokok Golongan III, Pabrikan Baru Dinilai Tertekan

June 21, 2026
Direktur BPRS Diduga Salurkan Kredit Fiktif, OJK Amankan 41 Aset

Direktur BPRS Diduga Salurkan Kredit Fiktif, OJK Amankan 41 Aset

June 21, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved