• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, May 12, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Motor Listrik No. 1 di Tiongkok Dirikan Pabrik di Suryacipta

Rizki Meirino by Rizki Meirino
May 13, 2024
in Industri
0
Motor Listrik No. 1 di Tiongkok Dirikan Pabrik di Suryacipta

JAKARTA,Cobisnis.com – PT Suryacipta Swadaya melalui Suryacipta City of Industry (Suryacipta), kembali dipercaya oleh perusahaan motor listrik nomor 1 di Tiongkok sebagai lokasi pabrik manufakturnya. Hari ini, Senin, 13 Mei 2024, PT Yadea Teknologi Indonesia baru saja melaksanakan groundbreaking ceremony di Suryacipta City of Industry, Karawang. Pendirian pabrik ini menandai komitmen teguh Yadea untuk memperluas jangkauannya di pasar Indonesia dan menghadirkan solusi mobilitas ramah lingkungan yang revolusioner kepada masyarakat Indonesia.

Setelah sukses melakukan tes pasar di Indonesia sejak Maret 2023, Yadea semakin yakin bahwa pasar di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Hal ini diperkuat dengan dukungan kebijakan yang positif dari pemerintah dan ketersediaan fasilitas yang mumpuni. Yadea yakin bahwa produknya akan menjadi pilihan populer bagi masyarakat Indonesia yang mencari solusi mobilitas yang ramah lingkungan, stylish dan terjangkau.

Pabrik Terbesar di Asia Tenggara, Investasi Masif untuk Memenuhi Permintaan Domestik dan Ekspor

Pabrik manufaktur Yadea di Suryacipta akan menjadi pabrik terbesarnya di Asia Tenggara dan merupakan pabrik Yadea kedelapan secara global. Sebelumnya, pada tanggal 6 Mei 2024, Yadea telah menandatangani Akta Jual Beli dengan Suryacipta untuk membeli kavling industri seluas 27 hektar. Di atas lahan tersebut, Yadea akan membangun fasilitas manufaktur kendaraan listrik roda dua yang dijadwalkan mulai beroperasi pada tahun 2026. Fasilitas ini ditargetkan untuk mampu memproduksi 3 juta unit kendaraan per tahun demi memenuhi kebutuhan pasar domestik Indonesia dan ekspor ke negara-negara tetangga seperti Malaysia, Timor Leste, Thailand, dan lainnya. Nilai investasi untuk proyek ini pada tahun 2024 hingga 2028 diperkirakan mencapai lebih dari USD 150 juta.

Komitmen Yadea untuk Indonesia: Lapangan Kerja Baru, Transfer Teknologi, dan Riset

Dalam sambutannya, Mr. Wang Jinlong selaku General Manager PT Yadea Teknologi Indonesia menyampaikan “Dimulainya pembangunan pabrik pintar Yadea di Indonesia ini menandakan bahwa globalisasi kami sudah masuk ke langkah yang penting. Ini juga adalah janji kami untuk pasar Indonesia yang luas. Dimasa depan kami akan mendatangkan alat dan teknologi yang paling canggih dari Yadea, menciptakan pabrik yang modern, pintar, digital dan ramah lingkungan. Kami akan menjadikan pusat riset disini untuk memenuhi permintaan masyarakat Indonesia”.

“Setelah pabrik berdiri nanti diperkirakan akan menciptakan lebih dari 3.000 lapangan kerja baru. Selain itu, Yadea juga akan aktif melatih tenaga ahli lokal baru bersama-sama mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan disini” pungkasnya.

Suryacipta Jadi Lokasi Ideal bagi Industri Kendaraan Listrik Global

Abednego Purnomo, Vice President Sales dan Marketing Suryacipta, menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan Yadea untuk mendirikan pabrik pintarnya di Suryacipta City of Industry.

“Selamat kepada Yadea atas acara groundbreaking ceremony ini. Kami merasa terhormat dapat dipercaya menjadi rumah bagi pabrik manufaktur kendaraan listrik roda dua kelas dunia seperti Yadea,” ujar Abednego. “Kepercayaan ini sejalan dengan visi perusahaan kami, “Membangun Indonesia yang Lebih Baik”, di mana kami selalu berkomitmen untuk menjaga keseimbangan antara bisnis dan kontribusi terhadap kemajuan ekonomi, sosial dan lingkungan.”

Optimis atas pembangunan pabrik barunya, dimasa yang akan datang Yadea juga berencana untuk memproduksi baterai di Indonesia bahkan ekspansi pabrik manfakturnya. Akan tetapi dalam hal ini Abed masih enggan memberikan perincian mengenai rencana tersebut, namun sinyal ekspansi Yadea yang akan segera terealisasi ini tentu menjadi kabar gembira bagi Suryacipta City of Industry.

Diketahui beberapa alasan mengapa Yadea memutuskan untuk mendirikan pabriknya di Suryacipta City of Industry di Karawang karena lokasinya yang dekat dengan Jakarta dan dikeliling oleh banyak perusahaan rantai pasokan (supply chain), pengelolaan kawasan yang profesional serta layanan one stop service melalui Suryacipta Centre of Information (SCI) yang sangat membantu tenant dalam mebangun bisnisnya di Indonesia.

 

Masuknya pabrik motor listrik Yadea tentunya akan memberikan kontribusi penting bagi industri manufaktur di Indonesia. Disamping itu, masyarakat sekitar pun dapat merasakan multipplier effect, seperti terciptanya lapangan kerja baru yang membantu meningkatkan ekonomi lokal.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
lynda course free download
download huawei firmware
Download Nulled WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: ChinaCobisnisMotor listrikPebisnismudaSuryacipta

Related Posts

Tawaran Minyak Rusia ke Indonesia Muncul di Tengah Dinamika Global

Kapal Pertamina Belum Bisa Lewat Hormuz, Pemerintah Masih Lobi Iran

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dua kapal milik Pertamina hingga kini masih belum bisa melintasi Selat Hormuz. Pemerintah masih melakukan negosiasi agar...

Kucing Kian Populer di Asia Timur, Geser Anjing sebagai Hewan Peliharaan Favorit

Kucing Kian Populer di Asia Timur, Geser Anjing sebagai Hewan Peliharaan Favorit

by Zahra Zahwa
May 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Semakin banyak warga Asia Timur memilih kucing sebagai hewan peliharaan utama. Tren ini terlihat di Taiwan, China,...

Purbaya Ungkap Potensi Besar MBG dalam Mendorong Ekonomi RI, Ini Rinciannya

Menkeu Purbaya Sebut Pajak Baru Belum Akan Diterapkan di 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2026 belum mampu menembus angka...

Samsung Hentikan Penjualan TV dan Home Appliances di Tiongkok

Samsung Hentikan Penjualan TV dan Home Appliances di Tiongkok

by Desti Dwi Natasya
May 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Samsung Electronics resmi mengumumkan penghentian penjualan televisi dan produk home appliances di Tiongkok. Keputusan tersebut diambil di...

Bulog Buka Suara Soal Minyakita yang Masih Sulit Ditemukan di Sejumlah Pasar

Bulog Buka Suara Soal Minyakita yang Masih Sulit Ditemukan di Sejumlah Pasar

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perum Bulog mengungkap alasan Minyakita belum bisa masuk ke seluruh pasar di Indonesia. Hal itu dipicu aturan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bank Mandiri Optimistis Ekonomi Indonesia Tetap Solid di Tengah Gejolak Global

Bank Mandiri Optimistis Ekonomi Indonesia Tetap Solid di Tengah Gejolak Global

May 11, 2026
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Adam Alis Jadi Pahlawan, Persib Tumbangkan Persija 2-1

The Weeknd Umumkan Konser di Jakarta pada September 2026

May 11, 2026
Samsung Hentikan Penjualan TV dan Home Appliances di Tiongkok

Samsung Hentikan Penjualan TV dan Home Appliances di Tiongkok

May 11, 2026
BSI dan BAZNAS Luncurkan Layanan Digital DAM Haji dan Kurban di BYOND

BSI dan BAZNAS Luncurkan Layanan Digital DAM Haji dan Kurban di BYOND

May 11, 2026
Fujifilm Tambah Fitur Super Mario di Aplikasi instax mini Link Nintendo Switch

Fujifilm Tambah Fitur Super Mario di Aplikasi instax mini Link Nintendo Switch

May 11, 2026
WHO Pantau Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, 3 Orang Meninggal

Kemenkes Pastikan WNA Kontak Erat Penumpang MV Hondius Negatif Hantavirus

May 11, 2026
BTN dan MKP Bangun Standar Baru Ekosistem Wisata Digital Bali

BTN dan MKP Bangun Standar Baru Ekosistem Wisata Digital Bali

May 11, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved