• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, April 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Mengapa Afghanistan Sangat Rawan Terjadi Gempa Bumi?

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
November 3, 2025
in Humaniora
0
Mengapa Afghanistan Sangat Rawan Terjadi Gempa Bumi?

JAKARTA, Cobisnis.com – Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang wilayah utara Afghanistan dekat kota Mazar-e Sharif pada Senin pagi, menewaskan sedikitnya tujuh orang dan melukai sekitar 150 lainnya. Tragedi ini terjadi hanya beberapa bulan setelah gempa besar di akhir Agustus lalu yang menewaskan lebih dari 2.200 orang. Berikut penjelasan mengapa Afghanistan kerap diguncang gempa bumi dan bagaimana dampaknya dapat dikurangi:

APAKAH GEMPA BUMI UMUM TERJADI DI AFGHANISTAN?

Dikelilingi oleh pegunungan terjal, Afghanistan rawan berbagai bencana alam, namun gempa bumi merupakan yang paling mematikan. Rata-rata, sekitar 560 orang tewas setiap tahun akibat gempa, dengan kerugian ekonomi mencapai USD 80 juta per tahun. Sejak 1990, tercatat lebih dari 355 gempa dengan kekuatan di atas 5,0 magnitudo melanda negara tersebut.

MENGAPA AFGHANISTAN RAWAN GEMPA?

Secara geologis, Afghanistan berada di tepi lempeng tektonik Eurasia, yang berinteraksi dengan lempeng India di selatan dan juga dipengaruhi oleh lempeng Arab. Pergerakan lempeng India yang mendorong ke arah utara dan menekan lempeng Eurasia menciptakan zona aktivitas tektonik paling aktif di dunia, sehingga sering memicu gempa bumi.

WILAYAH MANA YANG PALING RENTAN?

Bagian timur dan timur laut Afghanistan, terutama di perbatasan dengan Uzbekistan, Tajikistan, dan Pakistan, merupakan wilayah paling rawan. Ibu kota Kabul juga termasuk area berisiko tinggi, dengan potensi kerugian tahunan akibat gempa mencapai USD 17 juta. Di daerah pegunungan, gempa juga dapat memicu tanah longsor besar yang memperparah kerusakan dan korban jiwa.

GEMPA PALING PARAH DI AFGHANISTAN

Sejak tahun 1900, Afghanistan telah mencatat sekitar 100 gempa besar yang merusak.

  • Pada 2022, gempa berkekuatan 6,0 menewaskan sekitar 1.000 orang.
  • Pada 2023, serangkaian gempa dalam satu bulan menghancurkan desa-desa dan menewaskan 1.000 orang.
  • Gempa besar berkekuatan 7,5 pada 2015 menewaskan 399 orang di Afghanistan, Pakistan, dan India.
  • Bencana terburuk terjadi pada 1998, ketika dua gempa besar dalam selang tiga bulan menewaskan lebih dari 7.000 orang.

BAGAIMANA CARA MENINGKATKAN KETAHANAN?

Para ahli merekomendasikan pembangunan infrastruktur dengan desain tahan gempa, serta memperkuat bangunan lama agar tidak mudah runtuh.
Selain itu, sistem pemantauan dan peringatan dini harus dikembangkan, dan pemetaan jalur patahan (fault lines) menggunakan teknologi geospasial perlu dilakukan untuk membantu relokasi penduduk di area berisiko tinggi.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy free download
download micromax firmware
Download Nulled WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: Afghanistancobisnis.comGempaBumi

Related Posts

Maskapai Pertahankan Harga Tiket Tinggi Meski Biaya Bahan Bakar Turun

Maskapai Pertahankan Harga Tiket Tinggi Meski Biaya Bahan Bakar Turun

by Zahra Zahwa
April 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Maskapai penerbangan global berupaya mempertahankan harga tiket tinggi meski biaya bahan bakar mulai turun. Kenaikan tarif awalnya...

Chip e-KTP Belum Optimal, Kemendagri Sebut Instansi Masih Butuh Fotokopi

Chip e-KTP Belum Optimal, Kemendagri Sebut Instansi Masih Butuh Fotokopi

by Hidayat Taufik
April 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menjelaskan alasan instansi masih meminta fotokopi e-KTP pada 2026. Menurutnya,...

CFTC Kekurangan Staf Saat Pasar Prediksi Booming

CFTC Kekurangan Staf Saat Pasar Prediksi Booming

by Zahra Zahwa
April 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Popularitas pasar prediksi di Amerika Serikat melonjak tajam dalam setahun terakhir. Namun, jumlah staf Comm,odity Futures Trading...

Thom Tillis Dukung Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed di Tengah Isu Independensi

Thom Tillis Dukung Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed di Tengah Isu Independensi

by Zahra Zahwa
April 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Senator Thom Tillis menyatakan dukungannya terhadap pencalonan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve. Ia menyebut Warsh berpotensi...

Sawe Cetak Sejarah, Pecahkan Rekor Marathon Sub Dua Jam di London 2026

Sawe Cetak Sejarah, Pecahkan Rekor Marathon Sub Dua Jam di London 2026

by Zahra Zahwa
April 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pelari asal Kenya Sabastian Sawe mencetak sejarah baru setelah menjuarai London Marathon dengan waktu di bawah dua...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AIA Vitality Women’s 10K 2026 Kembali Hadir

AIA Vitality Women’s 10K 2026 Kembali Hadir

April 26, 2026
BNI Jadi Bank Pertama di Indonesia yang Terbitkan AT – 1 Bond

BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank

April 26, 2026
Bank Sentral Borong Emas, Harga Diprediksi Menguat di Pekan Depan

Bank Sentral Borong Emas, Harga Diprediksi Menguat di Pekan Depan

April 26, 2026
Nyaris Top 5, Veda Ega Pratama Tutup Moto3 Spanyol 2026 di Posisi Keenam

Nyaris Top 5, Veda Ega Pratama Tutup Moto3 Spanyol 2026 di Posisi Keenam

April 26, 2026
Maskapai Pertahankan Harga Tiket Tinggi Meski Biaya Bahan Bakar Turun

Maskapai Pertahankan Harga Tiket Tinggi Meski Biaya Bahan Bakar Turun

April 27, 2026
Chip e-KTP Belum Optimal, Kemendagri Sebut Instansi Masih Butuh Fotokopi

Chip e-KTP Belum Optimal, Kemendagri Sebut Instansi Masih Butuh Fotokopi

April 27, 2026
CFTC Kekurangan Staf Saat Pasar Prediksi Booming

CFTC Kekurangan Staf Saat Pasar Prediksi Booming

April 27, 2026
Thom Tillis Dukung Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed di Tengah Isu Independensi

Thom Tillis Dukung Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed di Tengah Isu Independensi

April 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved