• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, August 24, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Menangkap Peluang dari Siklus Pemulihan Ekonomi di Indonesia

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
September 6, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Menangkap Peluang dari Siklus Pemulihan Ekonomi di Indonesia

JAKARTA,Cobisnis.com – Perekonomian Indonesia saat ini menunjukkan potensi penguatan yang solid, berbeda dengan perekonomian dunia seperti Amerika Serikat, Eropa dan China yang mengalami normalisasi.

Beragam indikator ekonomi masih menunjukkan pemulihan ekonomi yang kuat hingga beberapa waktu ke depan, meski ada faktor kenaikan harga BBM bersubsidi yang berpotensi menaikkan angka inflasi.

Di tengah pemulihan ekonomi Indonesia yang masih terus berjalan, seperti apa strategi investasi yang harus diterapkan investor?

Krizia Maulana, Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) mengatakan Indonesia masih terus menunjukkan tren penguatan ekonomi hingga akhir tahun ini. Kenaikan harga BBM bersubsidi dalam jangka pendek berpotensi membuat kenaikan angka inflasi dan berpengaruh ke daya beli masyarakat. “Namun kenaikan harga BBM bersubsidi ini sebetulnya sudah diantisipasi oleh pasar. Sementara momentum pemulihan ekonomi Indonesia saat ini telah ada di level penguatan, sehingga dampak dari kenaikan telah dimitigasi,” ujar Krizia dalam release resminya di Jakarta (6/9/2022).

Dari sisi anggaran negara, kenaikan harga BBM membuat anggaran pemerintah menjadi lebih terjaga dan tepat sasaran, sehingga Indonesia masih menjadi pasar yang dilirik oleh investor asing.

Yang harus diwaspadai investor saat ini lebih ke faktor global, dimana pengetatan bank sentral yang terlalu agresif, berpotensi mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi global. Selain itu, masih belum selesainya konflik Rusia-Ukraina turut berdampak pada harga komoditas dan tekanan inflasi yang dapat mempengaruhi kebijakan moneter bank sentral global.

Kondisi makro ekonomi Indonesia yang lebih solid yang disertai dengan pertumbuhan laba perusahaan yang diperkirakan tumbuh pada laju yang sehat, diharapkan dapat mendorong pergerakan pasar saham. Dalam jangka panjang, peluang investasi di reksa dana saham jelas masih menarik. Namun di tengah situasi global yang masih volatil, ada baiknya investor melakukan diversifikasi aset dan menambah porsi kepemilikan investasi di instrumen yang memiliki tingkat korelasi rendah antar aset pada portofolionya, contohnya seperti di reksa dana campuran.
“Kenapa reksa dana campuran? Kondisi pasar yang dinamis menawarkan peluang yang menarik bagi investor. Berinvestasi pada beragam jenis kelas aset reksa dana sekaligus, seperti saham, obligasi, dan pasar uang dalam satu portofolio investasi dapat menjadi cara yang efektif untuk meraup peluang guna memacu pertumbuhan investasi kita,” ujarnya.

Reksa dana campuran memungkinkan investor untuk mendapatkan return yang lebih optimal dengan risk yang lebih terjaga.

Sebagai gambaran adalah reksa dana campuran Manulife Dana Tumbuh Berimbang (MDTB). Tak semata mengejar imbal hasil, MDTB dijaga ketat untuk memberikan tingkat fluktuasi dan imbal hasil yang lebih konsisten, yang tentunya lebih rendah dibandingkan fluktuasi portofolio investasi yang hanya fokus pada saham. MDTB memungkinkan investor untuk meraih peluang dari dua sisi, sambil meredam risiko berlebih di tengah riuh rendah gerakan pasar modal. Dalam setahun terakhir, reksa dana MDTB mencatatkan kinerja 7,91% (per akhir Juli 2022).

Pasar saham ke depannya masih memberikan peluang yang menarik. Perlu diingat juga bahwa investor sebaiknya tetap melakukan diversifikasi pada investasinya, terlebih karena masih adanya tekanan dari global. Tetap perhatikan bahwa dalam memilih portofolio investasi, investor harus menyesuaikan dengan profil risiko, tujuan investasi, dan jangka waktu investasi masing-masing.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download coolpad firmware
Download WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comPemulihan ekonomiPT Manulife Indonesia

Related Posts

Gelombang panas diperkirakan melanda sebagian besar Jepang dengan suhu mencapai 39 derajat Celsius, sementara peringatan heatstroke berlaku di 31 prefektur.

Jepang Hadapi Suhu Ekstrem hingga 39 Derajat

by Desti Dwi Natasya
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gelombang panas ekstrem diperkirakan melanda sebagian besar wilayah barat dan timur Jepang dengan suhu siang hari yang berpotensi...

Presiden UEFA Aleksander Ceferin

Ceferin Desak Infantino Tinggalkan Kursi FIFA

by Desti Dwi Natasya
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Posisi Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA semakin tertekan setelah Presiden UEFA Aleksander Ceferin mendesaknya untuk mempertimbangkan pengunduran...

Bendera Arab

Mengapa Arab Saudi Tak Rayakan Maulid Nabi?

by Desti Dwi Natasya
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.ccom - Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum yang diperingati umat Islam di berbagai negara, tetapi tradisi tersebut tidak...

Demo Besar 27 Agustus, Sejumlah Tuntutan Bakal Disuarakan di Jakarta

Demo Besar 27 Agustus, Sejumlah Tuntutan Bakal Disuarakan di Jakarta

by Hidayat Taufik
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah elemen masyarakat dari berbagai wilayah bersiap mendatangi Jakarta untuk mengikuti aksi pada 27 Agustus 2026. Massa...

Peluncuran Misi Chang’e-7 China Tertunda, Alasan Belum Diungkap

Vas Kaca Era Kaisar Qianlong Tampilkan Desain Unik Di Tengah Koleksi Istana

by Zahra Zahwa
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah vas dari era Dinasti Qing menarik perhatian karena desainnya terlihat jauh lebih modern dari zamannya. Vas...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jepang Timur Diguncang Gempa M 5,9, 37 Orang Terluka

Jepang Timur Diguncang Gempa M 5,9, 37 Orang Terluka

August 24, 2026
Karhutla Meluas di 9 Polda, 72 Orang Jadi Tersangka

Karhutla Meluas di 9 Polda, 72 Orang Jadi Tersangka

August 24, 2026
Gelombang PHK 2026, 43.805 Pekerja Kehilangan Pekerjaan

Gelombang PHK 2026, 43.805 Pekerja Kehilangan Pekerjaan

August 24, 2026
Kebakaran Kos dan Ruko di Tebet Tewaskan 4 Orang

Kebakaran Kos dan Ruko di Tebet Tewaskan 4 Orang

August 24, 2026
Gelombang panas diperkirakan melanda sebagian besar Jepang dengan suhu mencapai 39 derajat Celsius, sementara peringatan heatstroke berlaku di 31 prefektur.

Jepang Hadapi Suhu Ekstrem hingga 39 Derajat

August 24, 2026
Presiden UEFA Aleksander Ceferin

Ceferin Desak Infantino Tinggalkan Kursi FIFA

August 24, 2026
Bendera Arab

Mengapa Arab Saudi Tak Rayakan Maulid Nabi?

August 24, 2026
Demo Besar 27 Agustus, Sejumlah Tuntutan Bakal Disuarakan di Jakarta

Demo Besar 27 Agustus, Sejumlah Tuntutan Bakal Disuarakan di Jakarta

August 24, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved