• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, July 4, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

LinkAja Gandeng Anak PT HM Sampoerna Menggarap Ekosistem Digital Toko Kelontong

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
April 26, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
LinkAja Gandeng Anak PT HM Sampoerna Menggarap Ekosistem Digital Toko Kelontong

Cobisnis.com – LinkAja berkolaborasi dengan PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS) yang merupakan afiliasi dari PT HM Sampoerna Tbk memperluas ekosistem digital toko kelontong di Indonesia. Seluruh toko kelontong yang tergabung dalam SRC akan terdaftar sebagai merchant LinkAja.

Nantinya, toko kelontong SRC dapat menerima pembayaran menggunakan QR Code Indonesian Standard (QRIS) yang terdapat pada aplikasi LinkAja serta Layanan Syariah LinkAja.

“Sinergi LinkAja bersama SRCIS selaras dengan tujuan, visi dan misi LinkAja untuk mempercepat inklusi keuangan di Indonesia, terutama di segmen UMKM, mass dan aspirant market,” kata Direktur Utama LinkAja, Haryati Lawidjaja dalam keterangannya.

Saat ini ekspansi LinkAja secara nasional di tahun 2021 ke seluruh Indonesia terus meluas dan semakin akrab di masyarakat. Pembayaran menggunakan QR di warung dapat dilakukan dengan sangat mudah langsung dari menu pembayaran di aplikasi LinkAja.

Sedangkan menu pembayaran tagihan nantinya akan dapat dilakukan di warung ini antara lain pembayaran token listrik, pembelian pulsa, hingga pembayaran iuran BPJS.

“Hal ini tentunya juga dapat memberikan kesempatan agar para  Merchant LinkAja mempunyai potensi penghasilan tambahan dari penjualan kebutuhan esensial sehari – hari tersebut,” jelas Haryati.

Seluruh upaya ini juga dilakukan/ditargetkan untuk membantu UMKM paham digital dan menularkannya kepada masyarakat secara luas, sehingga masyarakat memiliki pilihan pembayaran yang mudah, cepat dan aman.

“Kami berharap kerjasama yang baik ini juga mendukung upaya Pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional, di mana UMKM merupakan salah satu sektor penting yang mampu menggerakkan roda perekonomian di Indonesia,” kata Direktur PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS), Rima Tanago.

Sinergi ini, kata Rima, diharapkan dapat memperkuat ekosistem bisnis toko kelontong tanah air dan meningkatkan daya saing pelaku usaha dalam negeri, terutama dalam hal teknologi pembayaran. Dengan proses transaksi yang lebih mudah ini, harapannya juga dapat memberikan dampak positif yang lebih luas pada perekonomian di Indonesia.

Hingga akhir Februari 2021, LinkAja telah memiliki lebih dari 66.000.000 pengguna terdaftar dan telah dapat digunakan di lebih dari 1.000.000 merchant lokal dan lebih dari 350.000 merchant nasional di seluruh Indonesia. Ada lebih dari 680 pasar tradisional, dan 6.000 online marketplace, yang pembayarannya dapat menggunakan LinkAja.

Selain itu, LinkAja juga dapat digunakan di lebih dari 1.000.000 titik transaksi untuk pengisian dan penarikan saldo, yang meliputi ATM, transfer perbankan, jaringan ritel, hingga layanan keuangan digital.

LinkAja juga telah meluncurkan Layanan Syariah LinkAja sebagai uang elektronik syariah pertama dan satu-satunya di Indonesia untuk memfasilitasi berbagai jenis pembayaran sesuai kaidah syariat Islam yang dapat digunakan di seluruh ekosistem LinkAja dan memiliki ekosistem khusus Syariah.

Layanan Syariah LinkAja ini dapat digunakan untuk transaksi donasi, sedekah dan wakaf  melalui masjid, lembaga amil zakat.

Layanan Syariah LinkAja juga dapat digunakan untuk transaksi di  pusat kuliner halal, modern retail lokal, pesantren, bank syariah, sekolah Islam, dan Universitas Islam.

Hingga saat ini, Layanan Syariah LinkAja telah memiliki lebih dari 2.000.000  pengguna yang akan terus meningkat sejalan dengan adanya komitmen dari beberapa mitra strategis, seperti Pemerintah Daerah dan institusi lainnya untuk berkolaborasi demi perluasan ekosistem digital Syariah di seluruh Indonesia.

Tags: DigitalisasiEkosistem toko kelontongLinkAjaQRIS

Related Posts

Dasco Nilai Kerja Sama BI–China Dapat Perkuat Stabilitas Rupiah pada 2026

Dasco Nilai Kerja Sama BI–China Dapat Perkuat Stabilitas Rupiah pada 2026

by Hidayat Taufik
June 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi langkah terbaru Bank Indonesia untuk memperkuat nilai tukar rupiah....

Antrean Aktivasi IKD Membludak Jelang SPMB 2026, Dukcapil Diserbu Warga

Antrean Aktivasi IKD Membludak Jelang SPMB 2026, Dukcapil Diserbu Warga

by Hidayat Taufik
May 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) mencatat peningkatan permohonan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) menjelang...

Herbalife Libatkan 36.000 Peserta di 130 Kota dalam PESAN 2026

Netzme dan Ruangguru Luncurkan “Gang Dagang” untuk Dorong Literasi Digital UMKM

by Rizki Meirino
May 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Netzme dan Ruangguru resmi meluncurkan program “Gang Dagang” di Balai Kota DKI Jakarta. Program ini hadir dengan...

Burung Indonesia Rilis Film Dokumenter Jejak Wallacea

QR Antar Negara BYOND by BSI Kini Bisa Digunakan di China

by Rizki Meirino
May 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Syariah Indonesia (BSI) memperluas layanan digital internasional melalui fitur QR Antar Negara pada aplikasi BYOND by BSI...

Netzme Jadi First Mover QRIS Antarnegara RI–Tiongkok, Dorong UMKM Go Global

Netzme Jadi First Mover QRIS Antarnegara RI–Tiongkok, Dorong UMKM Go Global

by Rizki Meirino
May 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Netzme Kreasi Indonesia (Netzme) resmi menjadi salah satu Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) first mover dalam implementasi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Isu PHK Tokopedia Mencuat, TikTok Akui Ada Penyesuaian Organisasi

Isu PHK Tokopedia Mencuat, TikTok Akui Ada Penyesuaian Organisasi

July 2, 2026
Pengusaha Kapal Minta Pemerintah Utamakan Uji B50 Sebelum Implementasi

Pengusaha Kapal Minta Pemerintah Utamakan Uji B50 Sebelum Implementasi

July 3, 2026
Menkeu Purbaya Sebut Pengangguran Turun Jadi 4,85 Persen, Kemiskinan Kini 8,25 Persen

Menkeu Purbaya Sebut Pengangguran Turun Jadi 4,85 Persen, Kemiskinan Kini 8,25 Persen

July 3, 2026
Pemegang Saham Berikan Arahan Strategis untuk Perkuat Daya Saing PDC

Pemegang Saham Berikan Arahan Strategis untuk Perkuat Daya Saing PDC

July 3, 2026
Choi Hyun-wook Ingin Coba Lebih Banyak Genre Usai Bintangi Serial Netflix

Choi Hyun-wook Ingin Coba Lebih Banyak Genre Usai Bintangi Serial Netflix

July 4, 2026
Mesir Singkirkan Australia Lewat Adu Penalti, Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026

Mesir Singkirkan Australia Lewat Adu Penalti, Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026

July 4, 2026
Ramalan Zodiak 6 Sampai 12 Juli 2026, Tiga Zodiak Ini Diprediksi Penuh Keberuntungan

Ramalan Zodiak 6 Sampai 12 Juli 2026, Tiga Zodiak Ini Diprediksi Penuh Keberuntungan

July 4, 2026
AS Disebut Gagalkan Rencana Israel Targetkan Negosiator Iran Saat Perundingan Damai

AS Disebut Gagalkan Rencana Israel Targetkan Negosiator Iran Saat Perundingan Damai

July 4, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved