JAKARTA, Cobisnis.com – Dalam momentum Hari Anak Nasional 2026, Novo Nordisk kembali menegaskan komitmennya mendukung kesehatan anak Indonesia melalui pencegahan obesitas dan penguatan layanan diabetes tipe 1. Langkah tersebut dilakukan bersama pemerintah, UNICEF, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), serta berbagai pemangku kepentingan.
Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan hampir satu dari lima anak usia 5–12 tahun mengalami kelebihan berat badan atau obesitas. Sementara itu, International Diabetes Federation (IDF) memperkirakan satu dari tiga penyandang diabetes tipe 1 di Indonesia merupakan anak-anak dan remaja.
Associate Director Market Access and Public Affairs Novo Nordisk Indonesia, Banarsono Trimandojo, mengatakan kesehatan anak harus menjadi investasi jangka panjang. “Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan” guna memastikan anak memperoleh akses terhadap pencegahan, diagnosis, dan pengobatan yang tepat.
Sejak 2023, Novo Nordisk dan UNICEF menjalankan berbagai program pencegahan obesitas melalui penguatan bukti ilmiah, advokasi kebijakan, serta intervensi berbasis sekolah. Program “Petualangan Bergizi” kini telah menjangkau sekitar 50.000 anak di sembilan provinsi melalui integrasi dengan program UKS/M.
Kemitraan tersebut juga menghasilkan berbagai kajian mengenai pemasaran makanan kepada anak hingga studi mengenai dampak ekonomi obesitas. Hasil penelitian menjadi dasar penyusunan sejumlah kebijakan, termasuk penerapan sistem pelabelan gizi Nutri-Level pada kemasan pangan.
Selain pencegahan obesitas, Novo Nordisk terus memperkuat layanan diabetes tipe 1 melalui program Changing Diabetes® in Children (CDiC). Program yang berjalan di Indonesia sejak 2021 itu berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan dan IDAI untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien anak.
Project Leader CDiC Indonesia, Prof. Dr. dr. Aman Bhakti Pulungan, mengatakan tantangan terbesar masih berasal dari keterlambatan diagnosis diabetes tipe 1 pada anak. Menurutnya, edukasi, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, dan akses insulin menjadi faktor penting agar komplikasi dapat dicegah sejak dini.
Sejak diluncurkan, CDiC telah menjangkau 2.671 anak dengan diabetes tipe 1, melatih lebih dari 8.000 tenaga kesehatan, memperkuat 49 klinik diabetes, serta mengedukasi sekitar 20.000 pasien dan keluarga. Novo Nordisk berharap kolaborasi lintas sektor terus diperkuat agar setiap anak Indonesia memiliki kesempatan tumbuh sehat dan meraih masa depan terbaik.













