JAKARTA, Co.bisnis.com – Selain ke destinasi yang indah dan instagramable, berkunjung ke berbagai negara juga tidak lupa untuk mencicipi aneka kulinernya. Salah satunya adalah street food atau jajanan kaki limanya.
Street food atau jajanan kaki lima ini menjadi daya tarik wisatawan untuk mencicipi kuliner otentik di negara yang mereka kunjungi.
Kuliner ini biasanya dijajakan menggunakan gerobak, pikulan, kedai kecil, atau truk makanan agar bisa langsung dibeli dan dinikmati di tempat.
Dikutip dari timeout, Kamis (06/08/2026), Time Out baru saja merilis bersama Intrepid Travel berdasarkan survei terhadap lebih dari 24 ribu penduduk lokal di seluruh dunia. Di mana penduduk setempat untuk menilai keterjangkauan dan kualitas kuliner kota mereka, serta aspek-aspek spesifik seperti kafe, tempat brunch, dan restoran mewah.
Hasilnya, untuk hasil survei street food atau jajanan kaki lima hasilnya adalah Ho Chi Minh menduduki peringkat teratas sebagai kota dengan kuliner jalanan terbaik di dunia.
Menduduki peringkat teratas dengan tingkat yang sangat tinggi, yaitu 63 persen, adalah Kota Ho Chi Minh di Vietnam. Ini bukan prestasi kecil untuk sebuah kota metropolitan yang memiliki enam restoran berbintang Michelin, termasuk Ănăn Saigon yang mengangkat jajanan kaki lima menjadi karya seni.
Selain itu, para wisatawan bisa menjelajahi gang-gang yang dipenuhi skuter di sekitar Pasar Bến Thành, ambil bangku plastik kecil di sudut terdekat, sambil menyeruput semangkuk pho yang nikmat.
Di posisi kedua adalah Kuala Lumpur dengan 62 persen, di mana warung makan malam di Jalan Alor mengubah seluruh jalan kota menjadi kantin terbuka yang ramai.
Para wisatawan akan disuguhkan aneka kuliner yang menggoda, yaitu ada sate, ikan bakar, dan sepiring penuh char kway teow, hidangan mi beras goreng yang berisi udang dan tauge. Hidangan ini dimasak dengan api besar untuk menghasilkan apa yang dikenal sebagai wok hei, rasa gosong yang dikenal sebagai ‘napas dari wajan’ atau aroma smooky.
Jakarta dan Taipei sama-sama menduduki peringkat ketiga dengan tingkat persetujuan 59 persen. Di Jakarta, keajaiban kuliner terjadi di warung pinggir jalan, para pelancong yang berkunjung ke Jakarta bisa menikmati sepiring besar nasi goreng pedas, mie ayam dan jangan lupa untuk menikmati gado-gado yang berlumuran saus kacang.
Sementara itu, pasar malam neon legendaris Taipei, dengan Shilin sebagai menu utama, dan jangan lupa untuk mencicipi tahu busuk.
Kota-kota terbaik untuk street food atau jajanan kaki lima di 2026
Kota Ho Chi Minh, Vietnam – 63 persen
Kuala Lumpur, Malaysia – 62 persen
Jakarta, Indonesia – 59 persen
Taipei, Taiwan – 59 persen
Kota Meksiko, Meksiko – 58 persen
Manila, Filipina – 58 persen
Hanoi, Vietnam – 57 persen
Johannesburg, Afrika Selatan – 56 persen
Bangkok, Thailand – 56 persen
Mumbai, India – 55 persen
Marrakesh, Maroko – 55 persen
Los Angeles, Amerika Serikat – 54 persen
Beijing, Tiongkok – 54 persen
Singapura, Singapura – 54 persen
Jaipur, India – 53 persen
Guadalajara, Meksiko – 52 persen
Nairobi, Kenya – 52 persen
Bukares, Rumania – 52 persen
New Delhi, India – 52 persen
Accra, Ghana – 51 persen













