JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai mempercepat penataan kabel yang masih terlihat semrawut di sejumlah ruas jalan Ibu Kota.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Dinas Bina Marga menangani persoalan tersebut secara serius. Ia menargetkan kondisi kabel di Jakarta akan jauh lebih tertata dalam lima tahun mendatang.
Pemprov DKI juga menggandeng perusahaan telekomunikasi untuk melakukan penataan jaringan kabel yang berada di sejumlah wilayah Jakarta.
“Pemerintah DKI Jakarta sangat serius untuk penanganan kabel ini. Bahkan kemarin saya menerima anak perusahaan PT Telkom yang menangani urusan kabel, khusus untuk kabel di DKI Jakarta yaitu PT Telkom infrastruktur Indonesia,” kata Pramono, dikutip dari berbagai sumber, Rabu (30/9/2026).
Pramono menjelaskan, kabel yang berada di Jakarta secara umum terbagi menjadi dua jenis, yakni kabel untuk kebutuhan komunikasi dan kabel listrik.
“Kami akan melakukan kolaborasi kerja sama dengan Telkom untuk penanganan kabel-kabel yang Telkom, yang komunikasi. Karena kabel itu secara sederhana ada dua, yang satu komunikasi, yang kedua adalah listrik,” lanjutnya.
Untuk kabel komunikasi yang masih menggantung atau tidak tertata, Pemprov DKI akan memprioritaskan proses penurunan dan penataannya.
Sejumlah ruas jalan telah masuk dalam daftar lokasi yang akan ditangani. Di antaranya wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Kramat Raya, Bungur Besar Raya, DI Panjaitan, Pemuda, lanjutan Otto Iskandar Dinata, Matraman, hingga Jatinegara Timur.
“Yang komunikasi akan segera kita prioritaskan untuk segera diturunkan. Dan mereka dengan senang hati akan bekerja sama dengan pemprov DKI Jakarta, beberapa ruas yang sudah menjadi target untuk segera diselesaikan di antaranya adalah Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Kramat Raya, Bungur Besar Raya. Jakarta Timur DI Panjaitan, Pemuda lanjutan Otto Iskandar Dinata, Matraman, Jatinegara Timur dan sebagainya,” ucapnya.
Selain menata kabel komunikasi, Pemprov DKI juga menyiapkan relokasi jaringan utilitas. Pramono menyebut terdapat target relokasi sekitar 46 kilometer ditambah 38 kilometer.
“Sedangkan yang melalui operator utilitas di antara melakukan relokasi target yang sudah ada kurang lebih 46 kilo dan plus 38 kilo. Intinya adalah program untuk melakukan pembersihan kabel kita tangani secara serius. Dan target saya, udah menargetkan kepada Bina Marga, 5 tahun itu Jakarta udah kelihatan jauh lebih rapi,” imbuhnya.












