• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, July 24, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Korea Selatan Terapkan Aturan Baru, Pelaku Bullying Bisa Gagal Masuk Kampus

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 27, 2025
in News
0
Korea Selatan Terapkan Aturan Baru, Pelaku Bullying Bisa Gagal Masuk Kampus

JAKARTA, Cobisnis.com – Korea Selatan mulai menerapkan kebijakan baru yang melarang calon mahasiswa dengan catatan bullying diterima di universitas ternama. Seoul National University termasuk yang menerapkan aturan ini.

Aturan ini berlaku nasional mulai 2026. Namun, pada penerimaan 2025, enam dari sepuluh universitas negeri utama telah menolak 45 pelamar karena riwayat kekerasan di sekolah.

Di antara pelamar yang ditolak, dua berasal dari SNU dan 22 dari Kyungpook National University. Beberapa kampus menggunakan sistem pengurangan poin berdasarkan tingkat pelanggaran.

Negara ini mengklasifikasikan kekerasan sekolah dalam sembilan level. Catatan pelanggaran Level 6 ke atas kini wajib masuk rekam permanen siswa.

Sejumlah kampus memberlakukan aturan lebih ketat. Ada yang mendiskualifikasi pelamar secara otomatis jika memiliki catatan kekerasan, tanpa melihat level pelanggaran.

Kebijakan ini diambil untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya bullying dan menegakkan budaya akademik yang sehat. Pemerintah menilai pendidikan tinggi harus bebas dari perilaku kekerasan.

Beberapa pengamat menilai langkah ini akan mengubah budaya sekolah di Korea Selatan. Sekolah dan orang tua kini memiliki tanggung jawab lebih besar untuk mencegah bullying sejak dini.

Di sisi lain, calon mahasiswa dan orang tua perlu lebih berhati-hati dalam menjaga catatan perilaku siswa. Catatan buruk di masa sekolah bisa berdampak jangka panjang terhadap pendidikan tinggi.

Langkah ini juga diharapkan memperkuat reputasi universitas Korea di dunia internasional, dengan standar seleksi calon mahasiswa yang menekankan karakter dan integritas.

Kebijakan ini menjadi sorotan global, menunjukkan bagaimana negara bisa menegakkan aturan moral sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi secara sistematis.

Tags: BullyingCobisnisKorea SelatanPebisnismudaPendidikan TinggiSNUuniversitas

Related Posts

Prabowo Klaim Penghematan Rp300 Triliun dari Belanja Pemerintah Dialihkan untuk MBG

Prabowo Klaim Penghematan Rp300 Triliun dari Belanja Pemerintah Dialihkan untuk MBG

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti praktik penggelembungan harga dalam setiap pembelian yang dilakukan lembaga pemerintah. Ia menyebut...

MBG Masih Hadapi Tantangan di Daerah 3T, Purbaya Andalkan BUMDes dan UMKM

Purbaya Tanggapi Isu Kipas Angin Rp1,8 Triliun yang Dikaitkan dengan Program Kopdes

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mengetahui isu pengadaan 1,8 juta kipas angin senilai Rp1,8 triliun...

Manajemen KBS Buka Suara soal Pakan Satwa Usai Eks Dirut Jadi Tersangka Korupsi

Manajemen KBS Buka Suara soal Pakan Satwa Usai Eks Dirut Jadi Tersangka Korupsi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya atau PD TS KBS memastikan kondisi satwa tetap sehat dan...

BNI Tegaskan Komitmen Cegah Stunting demi Masa Depan Anak Indonesia

BNI Tegaskan Komitmen Cegah Stunting demi Masa Depan Anak Indonesia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat program pencegahan stunting melalui sejumlah inisiatif sosial sepanjang...

Janji Manis Sudaryono Pasca Dilantik Jadi Kepala BGN

Janji Manis Sudaryono Pasca Dilantik Jadi Kepala BGN

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kepala Badan Gizi Nasional atau BGN Sudaryono menegaskan komitmennya membenahi tata kelola pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hari Anak Nasional, Novo Nordisk Perkuat Pencegahan Obesitas dan Diabetes Anak

Hari Anak Nasional, Novo Nordisk Perkuat Pencegahan Obesitas dan Diabetes Anak

July 23, 2026
Laba Bank Mandiri Tembus Rp30,4 Triliun pada Semester I 2026

Laba Bank Mandiri Tembus Rp30,4 Triliun pada Semester I 2026

July 23, 2026
MBG Masih Hadapi Tantangan di Daerah 3T, Purbaya Andalkan BUMDes dan UMKM

Purbaya Tanggapi Isu Kipas Angin Rp1,8 Triliun yang Dikaitkan dengan Program Kopdes

July 23, 2026
MK Tegaskan Kuota Internet adalah Hak Milik Konsumen, Operator Tak Boleh Hanguskan Sepihak

MK Tegaskan Kuota Internet adalah Hak Milik Konsumen, Operator Tak Boleh Hanguskan Sepihak

July 23, 2026
Tim Hukum Dokter Tifa Sebut Joko Widodo yang Diterima UGM pada 1985 Bukan Presiden ke-7 RI

Tim Hukum Dokter Tifa Sebut Joko Widodo yang Diterima UGM pada 1985 Bukan Presiden ke-7 RI

July 24, 2026
KANSAI PAINT Edukasi Keluarga Ciptakan Rumah Aman dengan Cat Bebas Timbal

BATIQA Hotel Cirebon Dukung Pelestarian Budaya Lewat CSR di Keraton Kacirebonan

July 24, 2026
KANSAI PAINT Edukasi Keluarga Ciptakan Rumah Aman dengan Cat Bebas Timbal

KANSAI PAINT Edukasi Keluarga Ciptakan Rumah Aman dengan Cat Bebas Timbal

July 24, 2026
Kemenpar Perkuat Pengembangan Wisata Kesehatan Bersama Lintas Sektor

Kemenpar Perkuat Pengembangan Wisata Kesehatan Bersama Lintas Sektor

July 24, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved