• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, February 8, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Korea Selatan Terapkan Aturan Baru, Pelaku Bullying Bisa Gagal Masuk Kampus

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 27, 2025
in News
0
Korea Selatan Terapkan Aturan Baru, Pelaku Bullying Bisa Gagal Masuk Kampus

JAKARTA, Cobisnis.com – Korea Selatan mulai menerapkan kebijakan baru yang melarang calon mahasiswa dengan catatan bullying diterima di universitas ternama. Seoul National University termasuk yang menerapkan aturan ini.

Aturan ini berlaku nasional mulai 2026. Namun, pada penerimaan 2025, enam dari sepuluh universitas negeri utama telah menolak 45 pelamar karena riwayat kekerasan di sekolah.

Di antara pelamar yang ditolak, dua berasal dari SNU dan 22 dari Kyungpook National University. Beberapa kampus menggunakan sistem pengurangan poin berdasarkan tingkat pelanggaran.

Negara ini mengklasifikasikan kekerasan sekolah dalam sembilan level. Catatan pelanggaran Level 6 ke atas kini wajib masuk rekam permanen siswa.

Sejumlah kampus memberlakukan aturan lebih ketat. Ada yang mendiskualifikasi pelamar secara otomatis jika memiliki catatan kekerasan, tanpa melihat level pelanggaran.

Kebijakan ini diambil untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya bullying dan menegakkan budaya akademik yang sehat. Pemerintah menilai pendidikan tinggi harus bebas dari perilaku kekerasan.

Beberapa pengamat menilai langkah ini akan mengubah budaya sekolah di Korea Selatan. Sekolah dan orang tua kini memiliki tanggung jawab lebih besar untuk mencegah bullying sejak dini.

Di sisi lain, calon mahasiswa dan orang tua perlu lebih berhati-hati dalam menjaga catatan perilaku siswa. Catatan buruk di masa sekolah bisa berdampak jangka panjang terhadap pendidikan tinggi.

Langkah ini juga diharapkan memperkuat reputasi universitas Korea di dunia internasional, dengan standar seleksi calon mahasiswa yang menekankan karakter dan integritas.

Kebijakan ini menjadi sorotan global, menunjukkan bagaimana negara bisa menegakkan aturan moral sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi secara sistematis.

Tags: BullyingCobisnisKorea SelatanPebisnismudaPendidikan TinggiSNUuniversitas

Related Posts

Aksi Jual Besar-besaran, IHSG Anjlok hingga Trading Halt

Outlook Kredit RI Negatif, IHSG Nyungseb

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Jumat pagi usai Moody’s Investors Service menurunkan outlook...

Timnas Futsal Indonesia Menang 5-3 atas Jepang dan Lolos ke Final

Timnas Futsal Indonesia Menang 5-3 atas Jepang dan Lolos ke Final

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Timnas futsal Indonesia melangkah ke final Piala Asia Futsal 2026 setelah menyingkirkan Jepang dengan skor 5-3. Duel...

IHSG Naik, Purbaya: Semua Permintaan MSCI Akan Terpenuhi Tepat Waktu

IHSG Naik, Purbaya: Semua Permintaan MSCI Akan Terpenuhi Tepat Waktu

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai menunjukkan tanda rebound setelah beberapa hari mengalami tekanan pasar. Lonjakan ini...

Haram Rayakan Valentine, Fatwa MUI Tegas

Haram Rayakan Valentine, Fatwa MUI Tegas

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Setiap 14 Februari, dunia ramai merayakan Hari Valentine dengan bertukar hadiah, cokelat, bunga, hingga boneka. Tapi untuk...

AS dan Israel Anggap Iran Musuh, Apa Strategi Sebenarnya?

AS dan Israel Anggap Iran Musuh, Apa Strategi Sebenarnya?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat dan Israel menempatkan Iran sebagai ancaman utama di Timur Tengah, namun strategi kedua negara berbeda....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

February 1, 2026
Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Positif, Ahli Tekankan Pentingnya Pengawasan dan Profesionalisme

Di Tengah Tekanan Global, MBG Dinilai Penting untuk Investasi Sumber Daya Manusia

February 7, 2026
Tanah Terlantar Bisa Di sita Negara Peraturan Telah Terbit

Tanah Terlantar Bisa Di sita Negara Peraturan Telah Terbit

February 7, 2026
Gencarkan Literasi, BSI Kenalkan Program 100% Kebaikan Tabungan Wadiah

Gencarkan Literasi, BSI Kenalkan Program 100% Kebaikan Tabungan Wadiah

August 7, 2022
BTN Run for Disabilities

BTN Run for Disabilities

February 7, 2026
Tanah Terlantar Bisa Di sita Negara Peraturan Telah Terbit

Tanah Terlantar Bisa Di sita Negara Peraturan Telah Terbit

February 7, 2026
Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Positif, Ahli Tekankan Pentingnya Pengawasan dan Profesionalisme

Di Tengah Tekanan Global, MBG Dinilai Penting untuk Investasi Sumber Daya Manusia

February 7, 2026
Astaga ! Pembunuhan Anak Politisi PKS Di Cilegon Ajukan Praperadilan

Astaga ! Pembunuhan Anak Politisi PKS Di Cilegon Ajukan Praperadilan

February 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved