JAKARTA, Cobisnis.com – Stres dan kurang tidur menjadi dua kondisi yang sering dialami masyarakat dengan aktivitas padat. Keduanya dapat membuat seseorang sulit fokus, mudah lupa, hingga mengalami brain fog.
Kondisi tersebut kerap dianggap sebagai kelelahan biasa. Namun, jika berlangsung terus menerus, stres dan kurang tidur dapat memengaruhi kemampuan otak menjalankan aktivitas sehari hari.
Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa stres merupakan respons alami tubuh terhadap tekanan. Jika berlangsung berkepanjangan, stres dapat memengaruhi fungsi kognitif dan memicu gangguan tidur.
Dampaknya dapat berupa kesulitan berkonsentrasi, penurunan daya ingat, hingga kesulitan mengambil keputusan. Gangguan tidur juga dapat muncul ketika seseorang berada dalam kondisi stres berkepanjangan.
Kurang tidur juga bukan hanya membuat tubuh terasa lelah. Kementerian Kesehatan menyebut tidur kurang dari enam jam setiap malam berisiko menyebabkan penurunan fungsi otak.
Dampaknya antara lain munculnya brain fog, menurunnya kemampuan mengingat, sulit berkonsentrasi, serta berkurangnya kemampuan merencanakan dan mengendalikan perilaku.
Stres dan kurang tidur juga dapat membentuk kondisi yang saling memengaruhi. Stres dapat menurunkan kualitas tidur, sementara kurang tidur dapat meningkatkan respons stres dan mengganggu kemampuan otak bekerja secara optimal.
Selain mengelola stres dan menjaga kualitas tidur, asupan nutrisi juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan otak. Salah satu nutrisi yang dikaitkan dengan fungsi otak adalah omega 3, terutama EPA dan DHA yang banyak ditemukan dalam minyak ikan.
Menurut Kementerian Kesehatan, omega 3 berperan dalam perkembangan dan fungsi sistem saraf pusat serta otak. Kekurangan asupan omega 3 dalam jangka panjang dapat memengaruhi fungsi saraf dan perkembangan kognitif.
Sirkulasi darah yang baik juga diperlukan untuk mendukung kerja otak. Aliran darah yang lancar membantu membawa oksigen dan nutrisi ke jaringan otak sehingga dapat menunjang fungsi kognitif sehari hari.
Ginkgo biloba juga dikenal sebagai salah satu herbal yang dikaitkan dengan kesehatan otak dan sirkulasi darah. Namun, penggunaannya tetap perlu ditempatkan sebagai bagian dari pola hidup sehat dan bukan pengganti pengobatan medis.
Menjaga performa otak dapat dimulai dari kebiasaan sederhana. Tidur 7 hingga 9 jam setiap malam, rutin berolahraga, mengelola stres, mengurangi penggunaan gawai sebelum tidur, dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dapat membantu menjaga kesehatan secara keseluruhan.
Sebagai pelengkap pola hidup sehat, materi tersebut juga menyebut Sido Muncul Natural Ginkgo Biloba dan Sido Muncul Natural Fish Oil 1000 mg sebagai pilihan suplemen untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
Sido Muncul Natural Ginkgo Biloba disebut membantu menjaga sirkulasi darah terutama ke otak. Sementara Sido Muncul Natural Fish Oil 1000 mg menjadi sumber omega 3 berupa EPA dan DHA.
Keduanya dapat dikonsumsi orang dewasa sebagai bagian dari upaya menjaga daya ingat, konsentrasi, dan performa otak sehari hari. Produk tersebut bukan ditujukan sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit.













