• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

IPCC: Impor Alat Berat Turun 74,96 Persen, Ekspor Naik 3,6 Persen

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
June 23, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
IPCC: Impor Alat Berat Turun 74,96 Persen, Ekspor Naik 3,6 Persen

COBISNIS.COM-Di tengah terjadinya penurunan dan pembatasan kegiatan operasional industri, kegiatan bongkar muat kargo kendaraan di PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) terus berjalan meskipun dengan protokol-protokol kesehatan maupun fase kegiatan New Normal. Adapun dari penanganan kargo kendaraan sampai dengan akhir Mei 2020 masih cenderung menunjukan perlambatan. Akan tetapi, kabar positif diterima oleh PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk dimana operasional penanganan kargo kendaraan alat berat dan spare parts/general cargo di Lapangan/Terminal IPCC, khususnya di Terminal Internasional menunjukan peningkatan.

“Di bulan Mei 2020, tercatat jumlah alat berat yang di ekspor sebanyak 460 unit atau naik 3,60 persen dibandingkan bulan yang sama di tahun 2019 dengan jumlah 444 unit. Sementara itu, pertumbuhan angka impor tetap masih sama seperti beberapa bulan sebelumnya yang tercatat melemah dimana impor alat berat tercatat 170 unit di bulan Mei 2020 atau turun 74,96 persen dibandingkan tahun lalu di bulan yang sama sebanyak 679 unit. Angka positif pada ekspor alat berat di bulan Mei 2020 kali ini jauh lebih baik dibandingkan bulan sebelumnya sebanyak 59 unit dimana mencatatkan pertumbuhan yang cenderung tertekan 77,22% (YoY, April 2019 vs April 2020),” kata Sekretaris Perusahaan IPCC, Sofyan Gumelar di Jakarta, Selasa (23/6).

Secara Year to Date, pencapaian kenaikan ekspor di bulan Mei 2020 menjadi 460 unit masih di bawah akhir tahun lalu sebanyak 489 unit atau lebih rendah 5,93%. Akan tetapi, jumlah tersebut masih jauh lebih baik jika dibandingkan dengan pertumbuhan YTD di bulan April 2020 yang tertekan 87,93% menjadi 59 unit dari 489 unit di Desember 2019. Sementara itu, secara akumulasi sepanjang 5 bulan di tahun ini, penanganan ekspor alat berat mampu tercatat positif dimana bertumbuh 85,39% menjadi 2.690 unit dari 1.451 unit sepanjang 5 bulan di tahun lalu.

“Kabar positif lainnya ialah berasal dari penanganan ekspor spare parts/general cargo yang di bulan Mei 2020 tercatat sebanyak 4.007 M2. Secara YTD maka menghasilkan angka pertumbuhan 150,44% dibandingkan akhir tahun lalu sebesar 1.600 M2,” tambahnya.

Sementara itu, jika dibandingkan dengan Mei 2019 seberat 2.317 M2 maka di bulan Mei 2020 tercatat meningkat 72,94%. Dengan demikian, oleh karena penanganan kargo ekspor spare parts/general cargo di bulan Mei 2020 lebih besar dibandingkan impornya maka menghasilkan positifnya pertumbuhan jumlah kargo spare parts/general cargo di Terminal Internasional. Adapun tercatat naik 72,94% YoY. Jumlah kargo spare parts/general cargo secara akumulasi 5 bulan di 2020 sebanyak 11.736 M2 sehingga menghasilkan pertumbuhan secara akumulasi sepanjang 5 bulan di tahun ini hingga Mei 2020 tercatat sebesar -5,98% atau jauh lebih baik dari periode akumulasi bulan sebelumnya yang turun -23,97%.

Pada kargo kendaraan CBU di Terminal Internasional, tercatat sebanyak 8.131 unit CBU ditangani di bulan Mei 2020. Jumlah tersebut turun 75,51% YoY. Adapun jumlah tersebut terdiri dari 6.691 unit ekspor yang turun 76,13% YoY dan 1.440 unit impor yang turun 72,11%. Secara akumulasi sepanjang 5 bulan di tahun ini ditangani sebanyak 114.715 unit CBU atau turun 19,74% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu sebanyak 142.933 unit CBU.

Di Terminal Domestik, kargo alat berat yang ditangani sepanjang 5 bulan di tahun ini mencapai 6.722 unit atau meningkat 32,61% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu sebanyak 5.069 unit. Sementara itu, penanganan jumlah kargo CBU pada periode yang sama di tahun ini mencapai 50.645 unit atau lebih tinggi 59,17% dibandingkan tahun lalu sebanyak 31.819 unit. Pada kargo spare parts/general cargo ditangani sebanyak 1.250 M2 sepanjang 5 bulan di tahun ini atau lebih rendah 82,05% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu sebanyak 6.966 M2.

Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
udemy paid course free download
download samsung firmware
Download WordPress Themes
free online course
Tags: Cobisniscobisnis & bisnisIpcipccsistem keuangan ipcc

Related Posts

BNI Perkuat Kepercayaan Publik Lewat Penyelesaian Kasus Dana Aek Nabara

BNI Perkuat Kepercayaan Publik Lewat Penyelesaian Kasus Dana Aek Nabara

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Negara Indonesia (BNI) menegaskan komitmennya dalam menyelesaikan pengembalian dana anggota Credit Union (CU) Paroki Aek...

BNI Ambil Langkah Pengembalian Dana Umat Paroki Aek Nabara Mulai Senin Besok

BNI Ambil Langkah Pengembalian Dana Umat Paroki Aek Nabara Mulai Senin Besok

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Negara Indonesia (BNI) memastikan pengembalian dana umat Gereja Paroki St Fransiskus Asisi di Sumatra Utara...

Lonjakan Harga Solar BP Capai Rp 25.560 per Liter, Apa Dampaknya?

Lonjakan Harga Solar BP Capai Rp 25.560 per Liter, Apa Dampaknya?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga BBM di SPBU BP mengalami perubahan signifikan, khususnya pada jenis Ultimate Diesel yang naik tajam per...

Lonjakan BBM Nonsubsidi Picu Kritik, DPR: Kebijakan Terlalu Mendadak

Lonjakan BBM Nonsubsidi Picu Kritik, DPR: Kebijakan Terlalu Mendadak

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kenaikan harga BBM nonsubsidi oleh PT Pertamina (Persero) menuai kritik dari DPR RI karena dinilai dilakukan tanpa...

Bangladesh Naikkan Harga BBM 15 Persen di Tengah Tekanan Biaya Energi

Bangladesh Naikkan Harga BBM 15 Persen di Tengah Tekanan Biaya Energi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bangladesh resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) sebesar 10% hingga 15% akibat lonjakan harga minyak global...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hari Kartini 2026 Libur atau Tidak? Simak Aturan Resmi dan Cara Peringatannya

Hari Kartini 2026 Libur atau Tidak? Simak Aturan Resmi dan Cara Peringatannya

April 19, 2026
Ukraina Serang Kilang Minyak Rusia 2026 Usai AS Longgarkan Sanksi

Ukraina Serang Kilang Minyak Rusia 2026 Usai AS Longgarkan Sanksi

April 20, 2026
Eileen Gu Puncaki Karier 2026, Kini Lawan Kritik dan “Musuh”

Eileen Gu Puncaki Karier 2026, Kini Lawan Kritik dan “Musuh”

April 20, 2026
Lonjakan BBM Nonsubsidi Picu Kritik, DPR: Kebijakan Terlalu Mendadak

Lonjakan BBM Nonsubsidi Picu Kritik, DPR: Kebijakan Terlalu Mendadak

April 20, 2026
Jelang Laga Penting 2026, Persib Kantongi Dukungan Rp1 Miliar dari Maruarar

Jelang Laga Penting 2026, Persib Kantongi Dukungan Rp1 Miliar dari Maruarar

April 21, 2026
Iran Belum Makamkan Khamenei, Faktor Keamanan Jadi Kendala

Iran Belum Makamkan Khamenei, Faktor Keamanan Jadi Kendala

April 21, 2026
Dua Pelaku Penusukan Nus Kei Resmi Jadi Tersangka, Terancam Hukuman Mati

Dua Pelaku Penusukan Nus Kei Resmi Jadi Tersangka, Terancam Hukuman Mati

April 20, 2026
Lokasi Rumah William Shakespeare di London Akhirnya Terungkap pada 2026

Lokasi Rumah William Shakespeare di London Akhirnya Terungkap pada 2026

April 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved