JAKARTA, Cobisnis.com – Bagaimana cara kamu mendefinisikan kebahagiaan? Kesehatan yang baik, kesuksesan karier, rasa kebersamaan dan tujuan hidup yang tertata? Rasanya pasti bahagia sekali, bukan?
Tapi, bagaimana dengan kebahagiaan sebuah kota? Mulai dari akses ke ruang budaya dan banyaknya ruang hijau, hingga lingkungan yang ramai dan jalanan yang keren, ada banyak hal yang membuat sebuah kota menjadi tempat yang bagus untuk ditinggali dan dikunjungi.
Dilihat dari laporan terbaru Happy City Index yang dirilis oleh Institute for Quality of Life, berikut 10 kota terbahagia di dunia pada 2026.
Dilansir dari travelandleisure, Kopenhagen, Denmark menduduki peringkat pertama dalam analisis komunitas terbahagia di dunia, dengan skor tinggi pada faktor-faktor seperti keseimbangan kehidupan kerja, keberlanjutan, dan akses perawatan kesehatan. Setiap tahun, indeks ini meninjau 1.000 kota berdasarkan 64 indikator berbeda.
Ibu kota Denmark ini mencetak total 6.954 poin pada skala indeks, mengungguli Helsinki, Finlandia dengan poin 6.919 dan Jenewa, Swiss dengan total 6.882 poin. Di balik indeks tersebut menjelaskan bahwa tujuannya bukanlah untuk menetapkan satu kota terbaik. Tetapi, dengan merayakan kota-kota yang menggabungkan tata kelola yang baik, keberlanjutan, ketahanan, dan kualitas hidup dengan cara yang menawarkan gambaran pembangunan perkotaan yang lebih seimbang.
Sehingga, keberhasilan kota-kota tersebut dapat berfungsi sebagai panduan bagi kota-kota lain untuk mengambil inspirasi dan ide.
Menurut laporan tersebut, daftar 50 kota teratas dalam Indeks Kota Bahagia diberi label Grup Emas, sebuah penghargaan yang mengakui kota-kota yang menunjukkan standar kinerja tinggi secara konsisten di keenam dimensi Indeks, seperti Warga Negara, Tata Kelola, Lingkungan, Ekonomi, Kesehatan, dan Mobilitas.
Sebagai contoh, menurut indeks tersebut, 70 persen perjalanan yang dilakukan di sekitar kota Denmark tersebut diselesaikan melalui transportasi ramah lingkungan, dibandingkan dengan rata-rata global sebesar 45 persen. Jumlah penumpang angkutan umum di kota tersebut mencapai 496 perjalanan per kapita setiap tahunnya, dibandingkan dengan rata-rata hanya 194, dan kecelakaan lalu lintas hampir setengah dari rata-rata indeks.
Secara ekonomi, penduduk Kopenhagen memperoleh pendapatan 161 persen di atas rata-rata nasional, tingkat pengangguran berada di angka 3,62 persen, dan para pekerja menerima 52 minggu cuti.
Sementara, indikator kesehatan mental dan keseimbangan kehidupan kerja di Kopenhagen juga cukup baik. Penduduk rata-rata memiliki 25 hari libur berbayar per tahun dan bekerja sekitar 39 jam per minggu.
Kota ini juga memiliki strategi kesehatan mental dan kesejahteraan yang aktif, serta terdapat badan organisasi untuk mengatasi ujaran kebencian dan perundungan siber.
Selain itu, Kopenhagen telah membuktikan diri sebagai kota global dan berjiwa sosial. Di sini, 86 persen penduduknya dapat berbicara bahasa asing.
Daftar 10 Besar Kota Terbahagia di Dunia 2026
1. Kopenhagen, Denmark
2. Helsinki, Finlandia
3. Jenewa, Swiss
4. Uppsala, Swedia
5. Tokyo, Jepang
6. Trondheim, Norwegia
7. Bern, Swiss
8. Malmö, Swedia
9. Munich, Jerman
10. Aarhus, Denmark













