JAKARTA, Cobisnis.com – Gelandang Denmark, Christian Eriksen, berada dalam kondisi baik setelah kolaps saat laga persahabatan melawan Ukraina pada Minggu. Federasi Sepak Bola Denmark menyatakan Eriksen sempat kehilangan kesadaran untuk sementara waktu di lapangan.
Namun, pemain berusia 34 tahun itu mampu berjalan keluar lapangan sebelum menjalani pemeriksaan di rumah sakit terdekat. Dokter tim nasional Denmark, Morten Boesen, mengatakan Eriksen menunjukkan perkembangan positif.
Selain itu, Boesen menyebut Eriksen berada bersama keluarganya dan dalam kondisi mental yang baik. Tim medis memperkirakan Eriksen dapat segera meninggalkan rumah sakit dan kembali ke rumah.
Insiden tersebut terjadi ketika Eriksen terlihat memegang dadanya sebelum terjatuh di lapangan. Pemain dari kedua tim langsung membentuk lingkaran di sekelilingnya saat petugas medis memberikan pertolongan.
Peristiwa ini mengingatkan publik pada insiden serius yang dialami Eriksen saat ajang UEFA Euro 2020 pada 2021. Saat itu, ia mengalami henti jantung ketika Denmark menghadapi Finlandia dalam pertandingan pembuka turnamen.
Tim medis berhasil menyelamatkan nyawanya melalui tindakan resusitasi di lapangan. Setelah itu, Eriksen menjalani pemasangan perangkat Implantable Cardioverter Defibrillator atau ICD.
Perangkat tersebut membantu menjaga ritme jantung tetap normal dan mencegah henti jantung fatal. Meski begitu, Eriksen berhasil kembali bermain di level tertinggi kurang dari satu tahun setelah insiden tersebut.
Menurut Boesen, Eriksen kembali sadar dengan sangat cepat setelah kolaps pada pertandingan melawan Ukraina. Selain itu, perangkat pacu jantung yang digunakannya berfungsi sebagaimana mestinya.
Karena insiden tersebut, pertandingan persahabatan antara Denmark dan Ukraina akhirnya dihentikan. Sementara itu, Eriksen saat ini memperkuat klub Jerman, VfL Wolfsburg. Ia juga dipastikan tidak tampil di FIFA World Cup 2026 setelah Denmark gagal lolos ke putaran final.













