• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, March 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

India Jadi Negara Pemulung Terbanyak karena Populasi Besar dan Sampah Tinggi

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
December 17, 2025
in Nasional
0
India Jadi Negara Pemulung Terbanyak karena Populasi Besar dan Sampah Tinggi

JAKARTA, Cobisnis.com – India tercatat sebagai negara dengan jumlah pemulung terbanyak di dunia. Diperkirakan lebih dari 1,5 juta orang menggantungkan hidup dari mengumpulkan dan mendaur ulang sampah, khususnya di kota-kota besar seperti Mumbai, Delhi, dan Kolkata. Aktivitas mereka menjadi bagian penting dari ekonomi informal sekaligus membantu mengurangi beban tempat pembuangan akhir.

Kehidupan pemulung sering diwarnai tantangan berat. Banyak yang tinggal di lingkungan padat dan miskin, namun pekerjaan mereka sangat vital untuk menjaga kebersihan kota dan mendukung rantai daur ulang plastik, kertas, dan logam.

Pemulung di India sebagian besar bekerja secara individu atau dalam kelompok kecil. Mereka mengumpulkan sampah dari rumah tangga, pasar, dan fasilitas publik, kemudian menjual material yang masih bisa dipakai ke pengepul. Aktivitas ini jadi sumber pendapatan utama bagi jutaan keluarga miskin.

Meski peran mereka besar, pemulung sering tidak tercatat secara resmi dalam data pemerintah. Hal ini membuat mereka sulit mendapatkan akses program sosial dan perlindungan kerja formal.

Beberapa organisasi masyarakat dan lembaga swadaya kini mulai memberikan perhatian. Program pelatihan, fasilitas kesehatan, dan inklusi sosial digalakkan untuk meningkatkan kesejahteraan pemulung serta membantu mereka beradaptasi dengan sistem pengelolaan sampah modern.

Ekonomi sirkular di India sangat bergantung pada pemulung. Barang-barang bekas yang mereka kumpulkan sering kembali ke industri sebagai bahan baku, mengurangi ketergantungan pada sumber daya baru dan menekan limbah di TPA.

Kota besar seperti Mumbai dan Delhi memproduksi sampah hingga ribuan ton per hari. Tanpa pemulung, jumlah sampah yang menumpuk bisa meningkat drastis, menyebabkan masalah lingkungan dan kesehatan.

Selain itu, aktivitas pemulung juga berdampak sosial. Anak-anak dan keluarga yang terlibat belajar keterampilan hidup dan mendapatkan pendapatan tambahan. Namun, pekerjaan ini juga berisiko, termasuk cedera dan paparan bahan berbahaya.

Pemerintah lokal kini mendorong pengembangan fasilitas pengelolaan sampah formal, tapi transisi ini membutuhkan waktu. Pemulung tetap jadi ujung tombak daur ulang, sekaligus simbol ketahanan ekonomi masyarakat miskin.

Dengan dukungan yang tepat, sektor pemulung bisa berkembang lebih profesional, meningkatkan kesejahteraan, dan tetap menjaga kontribusi terhadap keberlanjutan kota. Aktivitas mereka bukan sekadar bertahan hidup, tapi bentuk nyata kontribusi terhadap lingkungan dan ekonomi sirkular.

Tags: Cobisnisdaur ulangEkonomi InformallingkunganPebisnismudaPemulung India

Related Posts

Konflik Iran Ganggu Agenda Global, Pertemuan Trump dan Xi Jinping Mundur

Konflik Iran Ganggu Agenda Global, Pertemuan Trump dan Xi Jinping Mundur

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Donald Trump menunda rencana kunjungannya ke China untuk bertemu Xi Jinping. Keputusan ini diambil karena fokus...

Konflik Global Memanas, BI Pastikan Tak Ada Opsi Turunkan Suku Bunga

Konflik Global Memanas, BI Pastikan Tak Ada Opsi Turunkan Suku Bunga

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Indonesia memastikan tidak ada opsi penurunan suku bunga acuan dalam waktu dekat. Keputusan ini diambil untuk...

Kisah ABK di Tengah Perang: Drone Menyerang, Rudal Terbang Setiap Hari di Selat Hormuz

Kisah ABK di Tengah Perang: Drone Menyerang, Rudal Terbang Setiap Hari di Selat Hormuz

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) asal China mengungkap situasi mencekam di perairan Selat Hormuz setelah jalur pelayaran...

Trump Klaim Menang Lawan Iran, Tapi Minta Sekutu Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Trump Klaim Menang Lawan Iran, Tapi Minta Sekutu Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta sejumlah negara sekutu mengirim kapal perang ke kawasan Selat Hormuz untuk...

Ribuan Penerbangan di Amerika Serikat Dibatalkan, Bandara Chicago hingga Minneapolis Lumpuh

Ribuan Penerbangan di Amerika Serikat Dibatalkan, Bandara Chicago hingga Minneapolis Lumpuh

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ribuan penerbangan di Amerika Serikat dibatalkan akibat badai musim dingin yang melanda sejumlah wilayah. Dampaknya, beberapa bandara...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
UMKM Lokal Raup Cuan di Ramadan, TikTok Jadi Kunci Promosi Efektif

UMKM Lokal Raup Cuan di Ramadan, TikTok Jadi Kunci Promosi Efektif

March 17, 2026
Eropa Kompak Menolak Permintaan Trump soal Pengiriman Pasukan ke Hormuz

Eropa Kompak Menolak Permintaan Trump soal Pengiriman Pasukan ke Hormuz

March 18, 2026
Kreator Konten Asal Luar Negeri Diamankan Terkait Produksi Konten Dewasa di Bali

Kreator Konten Asal Luar Negeri Diamankan Terkait Produksi Konten Dewasa di Bali

March 18, 2026
TNI Telusuri Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS di Tengah Dugaan Publik

TNI Telusuri Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS di Tengah Dugaan Publik

March 18, 2026
Mudik Nyaman Bersama TASPEN 2026

Mudik Nyaman Bersama TASPEN 2026

March 17, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved