• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, October 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
April 6, 2026
in Nasional
0
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

JAKARTA, Cobisnis.com – Wabah campak di Bangladesh kembali menjadi perhatian setelah menewaskan puluhan anak sepanjang tahun ini. Oleh karena itu, wabah campak di Bangladesh dinilai semakin mengkhawatirkan akibat rendahnya angka vaksinasi.

Pemerintah setempat melaporkan sedikitnya 38 anak meninggal dunia akibat campak dan komplikasi terkait. Selain itu, total kasus yang tercatat mencapai 674 kasus di seluruh negeri, dengan sebagian besar berasal dari ibu kota Dhaka.

Rendahnya cakupan vaksinasi menjadi salah satu faktor utama penyebaran penyakit ini. Oleh karena itu, pemerintah memutuskan menurunkan usia vaksinasi dari sembilan bulan menjadi enam bulan.

Langkah tersebut diambil setelah banyak kasus ditemukan pada bayi di bawah usia sembilan bulan. Selain itu, program imunisasi kini menyasar anak-anak usia enam bulan hingga 10 tahun.

Campak merupakan infeksi virus yang sangat mudah menular di populasi yang belum terlindungi vaksin. Sementara itu, penularan terjadi melalui percikan air liur saat penderita batuk, bersin, atau bernapas.

Gejala awal penyakit ini sering menyerupai flu sebelum muncul ruam khas di kulit. Selain itu, ruam biasanya dimulai dari wajah dan menyebar ke seluruh tubuh dalam beberapa hari.

Pemerintah Bangladesh berencana meluncurkan program imunisasi nasional secara bertahap. Oleh karena itu, daerah berisiko tinggi seperti wilayah padat penduduk akan menjadi prioritas utama.

Di sisi lain, anak-anak yang belum mendapatkan vaksin lengkap memiliki risiko paling tinggi mengalami komplikasi serius. Selain itu, kelompok rentan seperti bayi, ibu hamil, dan individu dengan sistem imun lemah juga berpotensi mengalami dampak yang lebih berat.

Tags: BangladeshCampakcobisnis.comHeadlineimunisasiKesehatan anakPenyakit MenularVaksinasi

Related Posts

Polemik Ijazah Gibran, Sekjen PKS Sudah Bicara dengan PDIP

Polemik Ijazah Gibran, Sekjen PKS Sudah Bicara dengan PDIP

by Hidayat Taufik
October 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sekretaris Jenderal PKS Muhammad Kholid menyampaikan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi dengan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto...

Mudah Lupa? Ini Latihan Otak Sederhana yang Bisa Dicoba dalam 60 Detik

Mudah Lupa? Ini Latihan Otak Sederhana yang Bisa Dicoba dalam 60 Detik

by Hidayat Taufik
October 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kesulitan mengingat nama, mencari kata yang ingin diucapkan, atau memahami informasi dalam waktu singkat dapat berkaitan dengan...

Malaysia Buka Peluang Kerja Sama Penanganan Karhutla dengan Indonesia

Malaysia Buka Peluang Kerja Sama Penanganan Karhutla dengan Indonesia

by Hidayat Taufik
October 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Malaysia menawarkan dukungan berupa pesawat dan helikopter untuk membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla)....

Penting! Denda Pajak Bisa Lenyap 100%, Cek Syarat dan Batas Waktunya

DJP Buka Pengurangan Sanksi Pajak hingga 100%, Ini Batas Waktunya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menyediakan fasilitas pengurangan atau penghapusan sanksi administratif pajak hingga 100%. Wajib...

IHSG Ditutup Ambruk 11,57% Hari Ini ke Level 5.185, 812 Saham Berguguran

BEI Siapkan Perubahan Struktur Kepemilikan Lewat Demutualisasi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemegang saham Bursa Efek Indonesia (BEI) menyetujui perubahan Anggaran Dasar (AD) perusahaan sebagai bagian dari proses demutualisasi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AstyFarm mencatat pertumbuhan nilai transaksi 52% di Tokopedia dan TikTok Shop, menjangkau 42 kota, serta memperluas lahan produksi menjadi 12 hektare.

AstyFarm Catat Transaksi Naik 52% di Tokopedia dan TikTok Shop

October 27, 2026
OJK Perketat Pemberantasan Pinjol Ilegal, Dana Rp825,2 Miliar Berhasil Diblokir

OJK Perketat Pemberantasan Pinjol Ilegal, Dana Rp825,2 Miliar Berhasil Diblokir

October 27, 2026
Antisipasi Macet Libur Akhir Tahun, Kemenhub Usulkan WFA 3 Hari

Antisipasi Macet Libur Akhir Tahun, Kemenhub Usulkan WFA 3 Hari

October 27, 2026
BUKA Group kembali menghadirkan PUJAAN Vol. 5 untuk memperkuat literasi keuangan, keamanan digital, dan akses permodalan bagi pelaku UMKM.

BUKA Group Perkuat Literasi Keuangan UMKM Lewat PUJAAN

October 27, 2026
Film The Odyssey versi Grok AI milik Elon Musk menuai kritik karena karakter kaku dan naskah datar, meski videonya telah ditonton 6,8 juta kali.

Film Odyssey Buatan Grok AI Elon Musk Tuai Kritik

October 28, 2026
Polemik Ijazah Gibran, Sekjen PKS Sudah Bicara dengan PDIP

Polemik Ijazah Gibran, Sekjen PKS Sudah Bicara dengan PDIP

October 28, 2026
Mudah Lupa? Ini Latihan Otak Sederhana yang Bisa Dicoba dalam 60 Detik

Mudah Lupa? Ini Latihan Otak Sederhana yang Bisa Dicoba dalam 60 Detik

October 28, 2026
Karyawan Menelepon Saat Bekerja - pexels/https://kaboompics.com/

3 Tips Cara Terbaik untuk Berhenti Menunda-nunda Pekerjaan

October 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved