• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, April 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

India Jadi Negara Pemulung Terbanyak karena Populasi Besar dan Sampah Tinggi

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
December 17, 2025
in Nasional
0
India Jadi Negara Pemulung Terbanyak karena Populasi Besar dan Sampah Tinggi

JAKARTA, Cobisnis.com – India tercatat sebagai negara dengan jumlah pemulung terbanyak di dunia. Diperkirakan lebih dari 1,5 juta orang menggantungkan hidup dari mengumpulkan dan mendaur ulang sampah, khususnya di kota-kota besar seperti Mumbai, Delhi, dan Kolkata. Aktivitas mereka menjadi bagian penting dari ekonomi informal sekaligus membantu mengurangi beban tempat pembuangan akhir.

Kehidupan pemulung sering diwarnai tantangan berat. Banyak yang tinggal di lingkungan padat dan miskin, namun pekerjaan mereka sangat vital untuk menjaga kebersihan kota dan mendukung rantai daur ulang plastik, kertas, dan logam.

Pemulung di India sebagian besar bekerja secara individu atau dalam kelompok kecil. Mereka mengumpulkan sampah dari rumah tangga, pasar, dan fasilitas publik, kemudian menjual material yang masih bisa dipakai ke pengepul. Aktivitas ini jadi sumber pendapatan utama bagi jutaan keluarga miskin.

Meski peran mereka besar, pemulung sering tidak tercatat secara resmi dalam data pemerintah. Hal ini membuat mereka sulit mendapatkan akses program sosial dan perlindungan kerja formal.

Beberapa organisasi masyarakat dan lembaga swadaya kini mulai memberikan perhatian. Program pelatihan, fasilitas kesehatan, dan inklusi sosial digalakkan untuk meningkatkan kesejahteraan pemulung serta membantu mereka beradaptasi dengan sistem pengelolaan sampah modern.

Ekonomi sirkular di India sangat bergantung pada pemulung. Barang-barang bekas yang mereka kumpulkan sering kembali ke industri sebagai bahan baku, mengurangi ketergantungan pada sumber daya baru dan menekan limbah di TPA.

Kota besar seperti Mumbai dan Delhi memproduksi sampah hingga ribuan ton per hari. Tanpa pemulung, jumlah sampah yang menumpuk bisa meningkat drastis, menyebabkan masalah lingkungan dan kesehatan.

Selain itu, aktivitas pemulung juga berdampak sosial. Anak-anak dan keluarga yang terlibat belajar keterampilan hidup dan mendapatkan pendapatan tambahan. Namun, pekerjaan ini juga berisiko, termasuk cedera dan paparan bahan berbahaya.

Pemerintah lokal kini mendorong pengembangan fasilitas pengelolaan sampah formal, tapi transisi ini membutuhkan waktu. Pemulung tetap jadi ujung tombak daur ulang, sekaligus simbol ketahanan ekonomi masyarakat miskin.

Dengan dukungan yang tepat, sektor pemulung bisa berkembang lebih profesional, meningkatkan kesejahteraan, dan tetap menjaga kontribusi terhadap keberlanjutan kota. Aktivitas mereka bukan sekadar bertahan hidup, tapi bentuk nyata kontribusi terhadap lingkungan dan ekonomi sirkular.

Tags: Cobisnisdaur ulangEkonomi InformallingkunganPebisnismudaPemulung India

Related Posts

BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank dan Bersifat Independen

BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank dan Bersifat Independen

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – BNI menegaskan Koperasi Swadharma Pematangsiantar merupakan entitas independen dan tidak memiliki keterkaitan hukum dengan perseroan. Klarifikasi ini...

Lonjakan Penumpang KRL Tunjukkan Perubahan Gaya Hidup Warga Perkotaan

Lonjakan Penumpang KRL Tunjukkan Perubahan Gaya Hidup Warga Perkotaan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Jumlah penumpang KRL Commuter Line di Jabodetabek terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir seiring perbaikan layanan dan...

Kibarkan Merah Putih, Kiandra Ramadhipa Menang Dramatis di Rookies Cup 2026

Kibarkan Merah Putih, Kiandra Ramadhipa Menang Dramatis di Rookies Cup 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pebalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, mencetak kemenangan impresif di Race 2 Red Bull Rookies Cup 2026 di...

Kelangkaan Plastik Ganggu Produksi, Beras SPHP Diizinkan Pakai Kemasan Lama

Kelangkaan Plastik Ganggu Produksi, Beras SPHP Diizinkan Pakai Kemasan Lama

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memberikan kelonggaran penggunaan kemasan lama untuk beras SPHP 2026 menyusul kelangkaan bahan baku plastik yang menghambat...

Bank Sentral Borong Emas, Harga Diprediksi Menguat di Pekan Depan

Bank Sentral Borong Emas, Harga Diprediksi Menguat di Pekan Depan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga emas diproyeksikan kembali menguat pada pekan depan setelah sebelumnya mengalami pelemahan cukup dalam dalam beberapa waktu...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AIA Vitality Women’s 10K 2026 Kembali Hadir

AIA Vitality Women’s 10K 2026 Kembali Hadir

April 26, 2026
BNI Jadi Bank Pertama di Indonesia yang Terbitkan AT – 1 Bond

BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank

April 26, 2026
Bank Sentral Borong Emas, Harga Diprediksi Menguat di Pekan Depan

Bank Sentral Borong Emas, Harga Diprediksi Menguat di Pekan Depan

April 26, 2026
Nyaris Top 5, Veda Ega Pratama Tutup Moto3 Spanyol 2026 di Posisi Keenam

Nyaris Top 5, Veda Ega Pratama Tutup Moto3 Spanyol 2026 di Posisi Keenam

April 26, 2026
Chip e-KTP Belum Optimal, Kemendagri Sebut Instansi Masih Butuh Fotokopi

Chip e-KTP Belum Optimal, Kemendagri Sebut Instansi Masih Butuh Fotokopi

April 27, 2026
CFTC Kekurangan Staf Saat Pasar Prediksi Booming

CFTC Kekurangan Staf Saat Pasar Prediksi Booming

April 27, 2026
Thom Tillis Dukung Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed di Tengah Isu Independensi

Thom Tillis Dukung Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed di Tengah Isu Independensi

April 27, 2026
BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank dan Bersifat Independen

BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank dan Bersifat Independen

April 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved