• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, November 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

India Jadi Negara Pemulung Terbanyak karena Populasi Besar dan Sampah Tinggi

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
December 17, 2025
in Nasional
0
India Jadi Negara Pemulung Terbanyak karena Populasi Besar dan Sampah Tinggi

JAKARTA, Cobisnis.com – India tercatat sebagai negara dengan jumlah pemulung terbanyak di dunia. Diperkirakan lebih dari 1,5 juta orang menggantungkan hidup dari mengumpulkan dan mendaur ulang sampah, khususnya di kota-kota besar seperti Mumbai, Delhi, dan Kolkata. Aktivitas mereka menjadi bagian penting dari ekonomi informal sekaligus membantu mengurangi beban tempat pembuangan akhir.

Kehidupan pemulung sering diwarnai tantangan berat. Banyak yang tinggal di lingkungan padat dan miskin, namun pekerjaan mereka sangat vital untuk menjaga kebersihan kota dan mendukung rantai daur ulang plastik, kertas, dan logam.

Pemulung di India sebagian besar bekerja secara individu atau dalam kelompok kecil. Mereka mengumpulkan sampah dari rumah tangga, pasar, dan fasilitas publik, kemudian menjual material yang masih bisa dipakai ke pengepul. Aktivitas ini jadi sumber pendapatan utama bagi jutaan keluarga miskin.

Meski peran mereka besar, pemulung sering tidak tercatat secara resmi dalam data pemerintah. Hal ini membuat mereka sulit mendapatkan akses program sosial dan perlindungan kerja formal.

Beberapa organisasi masyarakat dan lembaga swadaya kini mulai memberikan perhatian. Program pelatihan, fasilitas kesehatan, dan inklusi sosial digalakkan untuk meningkatkan kesejahteraan pemulung serta membantu mereka beradaptasi dengan sistem pengelolaan sampah modern.

Ekonomi sirkular di India sangat bergantung pada pemulung. Barang-barang bekas yang mereka kumpulkan sering kembali ke industri sebagai bahan baku, mengurangi ketergantungan pada sumber daya baru dan menekan limbah di TPA.

Kota besar seperti Mumbai dan Delhi memproduksi sampah hingga ribuan ton per hari. Tanpa pemulung, jumlah sampah yang menumpuk bisa meningkat drastis, menyebabkan masalah lingkungan dan kesehatan.

Selain itu, aktivitas pemulung juga berdampak sosial. Anak-anak dan keluarga yang terlibat belajar keterampilan hidup dan mendapatkan pendapatan tambahan. Namun, pekerjaan ini juga berisiko, termasuk cedera dan paparan bahan berbahaya.

Pemerintah lokal kini mendorong pengembangan fasilitas pengelolaan sampah formal, tapi transisi ini membutuhkan waktu. Pemulung tetap jadi ujung tombak daur ulang, sekaligus simbol ketahanan ekonomi masyarakat miskin.

Dengan dukungan yang tepat, sektor pemulung bisa berkembang lebih profesional, meningkatkan kesejahteraan, dan tetap menjaga kontribusi terhadap keberlanjutan kota. Aktivitas mereka bukan sekadar bertahan hidup, tapi bentuk nyata kontribusi terhadap lingkungan dan ekonomi sirkular.

Tags: Cobisnisdaur ulangEkonomi InformallingkunganPebisnismudaPemulung India

Related Posts

Samsung dikabarkan akan menghadirkan kembali kamera bawah layar pada ponsel lipat terbarunya tahun depan, dengan tantangan kualitas foto selfie.

Samsung Siapkan Kembali Kamera Bawah Layar di HP Lipat

by Desti Dwi Natasya
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Samsung dikabarkan tengah menyiapkan pembaruan teknologi untuk ponsel lipat bergaya buku (book-style). Perusahaan asal Korea Selatan tersebut...

Trump dan Netanyahu dilaporkan membahas potensi serangan baru ke Iran. Pentagon disebut telah memetakan target, sementara Teheran menyiapkan respons.

Trump dan Netanyahu Bahas Opsi Serangan Baru ke Iran

by Desti Dwi Natasya
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan telah berbicara melalui sambungan telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin...

Tiongkok menyiapkan misi pendaratan berawak di Bulan dengan skema dua peluncuran yang melibatkan Long March-10, Mengzhou, dan Lanyue.

Tiongkok Siapkan Misi Pendaratan Astronaut di Bulan

by Desti Dwi Natasya
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tiongkok mengungkapkan skema pelaksanaan misi pendaratan berawak di Bulan dengan menerapkan arsitektur "dua peluncuran, pertemuan di orbit...

Manchester United dikabarkan memantau Ivan Toney untuk bursa transfer Januari 2027 setelah performa lini depan belum maksimal.

Manchester United Bidik Ivan Toney untuk Januari 2027

by Desti Dwi Natasya
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Manchester United dikabarkan mulai mempertimbangkan langkah untuk merekrut penyerang Al-Ahli, Ivan Toney, pada bursa transfer musim dingin...

Petrokimia Gresik Bangun Pabrik Kimia Berkapasitas 600 Ribu Ton

Petrokimia Gresik Bangun Pabrik Kimia Berkapasitas 600 Ribu Ton

by Rizki Meirino
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Petrokimia Gresik, dan PT Rekayasa Industri (Rekind) memperkuat sinergi untuk mendorong industri hijau...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan, Bidik Potensi Besar Asuransi Syariah Indonesia

Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan, Bidik Potensi Besar Asuransi Syariah Indonesia

November 2, 2026
JMTB Dorong Bibit Pesepeda Usia Dini Lewat Pushbike Competition 2026

JMTB Dorong Bibit Pesepeda Usia Dini Lewat Pushbike Competition 2026

November 2, 2026
WeTV Perkuat Ekonomi Kreatif Indonesia Lewat Investasi Konten dan Talenta Lokal

WeTV Perkuat Ekonomi Kreatif Indonesia Lewat Investasi Konten dan Talenta Lokal

November 2, 2026
PLN Indonesia Power

Inovasi Biomassa PLN Indonesia Power Raih 2nd Runner-up Renewable Energy Awards 2026

November 2, 2026
Samsung dikabarkan akan menghadirkan kembali kamera bawah layar pada ponsel lipat terbarunya tahun depan, dengan tantangan kualitas foto selfie.

Samsung Siapkan Kembali Kamera Bawah Layar di HP Lipat

November 2, 2026
Sidak Koperasi Merah Putih di Jakarta, Kepala Staf Kepresidenan Pastikan Gerai Obat Tersedia

Sidak Koperasi Merah Putih di Jakarta, Kepala Staf Kepresidenan Pastikan Gerai Obat Tersedia

November 2, 2026
Usai Penggeledahan Ponpes, Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo

Usai Penggeledahan Ponpes, Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo

November 2, 2026
Trump dan Netanyahu dilaporkan membahas potensi serangan baru ke Iran. Pentagon disebut telah memetakan target, sementara Teheran menyiapkan respons.

Trump dan Netanyahu Bahas Opsi Serangan Baru ke Iran

November 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved