JAKARTA, Cobisnis.com – Penelitian terbaru temukan jalan kaki sekitar 8.500 langkah per hari bisa cegah berat badan naik kembali setelah diet. Temuan ini dipresentasikan dalam European Congress on Obesity di Istanbul, Turki.
Penelitian dipimpin profesor Marwan El Ghoch dari University of Modena and Reggio Emilia. Ia jelaskan sekitar 80 persen orang yang berhasil turun berat badan cenderung naik lagi dalam tiga hingga lima tahun.
Peneliti analisis 14 studi yang libatkan 3.758 peserta dari Inggris, AS, Australia, hingga Jepang. Seluruh peserta masuk kategori kelebihan berat badan dengan rata-rata usia 53 tahun.
Sebanyak 1.987 peserta jalani program gaya hidup sehat termasuk pola makan dan peningkatan jalan kaki. Sementara 1.771 peserta lainnya hanya diet tanpa intervensi khusus.
Awalnya kedua kelompok punya langkah harian hampir sama, sekitar 7.200 langkah per hari. Kelompok aktif kemudian tingkatkan aktivitasnya hingga rata-rata 8.454 langkah per hari.
Kelompok itu turun berat badan rata-rata 4,39 persen atau sekitar 4 kilogram. Saat fase menjaga berat badan, mereka tetap jalan sekitar 8.241 langkah dan sebagian besar berhasil pertahankan hasilnya.
Ada hubungan jelas antara peningkatan langkah harian dan kemampuan cegah berat badan naik lagi. Jalan kaki dinilai krusial untuk jaga hasil diet dalam jangka panjang.
El Ghoch sarankan target 8.500 langkah per hari selama fase diet dan dipertahankan setelahnya. Strategi ini disebut sederhana, terjangkau, dan bisa dilakukan siapa saja.
Jalan kaki tidak butuh biaya, peralatan, atau keahlian khusus. Ini yang buat temuan ini relevan untuk diterapkan secara luas.
Target 8.500 langkah setara sekitar 6 kilometer per hari dan bisa diintegrasikan ke rutinitas harian. Jalan ke kantor, naik tangga, atau keliling komplek rumah sudah cukup berikan dampak nyata.













