• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, August 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Arsip Belanda 1873 Ungkap Fakta Lama, Wilayah Demak Ini Ternyata Pernah Masuk Administrasi Semarang

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 31, 2026
in Humaniora
0
Arsip Belanda 1873 Ungkap Fakta Lama, Wilayah Demak Ini Ternyata Pernah Masuk Administrasi Semarang

JAKARTA, Cobisnis.com – Kedekatan sejumlah wilayah di timur Semarang dengan Kota Semarang ternyata bukan sekadar perasaan warga. Arsip kolonial Belanda tahun 1873 mencatat beberapa wilayah yang kini masuk Kabupaten Demak pernah menjadi bagian administrasi Semarang.

Wilayah tersebut antara lain Karangtengah, Guntur, Karangawen, Gubug, dan Tegowanu. Sementara wilayah Demak saat itu mencakup daerah seperti Bonang, Wedung, Wonosalam, Gajah, dan Karanganyar.

Berdasarkan arsip tahun 1876, wilayah Semarang saat itu jauh lebih luas dibanding sekarang. Administrasinya terbagi dalam lima kontrolir, yakni Semarang, Salatiga, Gubug, Ambarawa, dan Ungaran.

Jejak serupa juga terlihat dalam peta kolonial Pulau Jawa tahun 1882. Peta tersebut menunjukkan sejumlah wilayah pesisir timur Semarang dan selatan Demak masih berada dalam pengaruh administratif Semarang.

Perubahan batas wilayah itu merupakan bagian dari penataan administrasi pemerintah kolonial Hindia Belanda. Batas-batas tersebut terus mengalami penyesuaian hingga masa Indonesia merdeka.

Temuan ini dinilai menjelaskan mengapa aktivitas warga di sejumlah wilayah Demak masih banyak terhubung dengan Semarang. Urusan pekerjaan, pendidikan, belanja, hingga layanan kesehatan umumnya lebih dekat ke pusat Kota Semarang.

Meski demikian, warga menilai arsip kolonial tersebut sebaiknya dipahami sebagai catatan sejarah perkembangan wilayah. Dokumen itu menunjukkan hubungan Semarang dan sejumlah kawasan yang kini masuk Demak sudah terjalin sejak lebih dari satu abad lalu, bukan sebagai dasar perubahan batas administratif saat ini.

Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
download micromax firmware
Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: Arsip KolonialCobisnisKabupaten DemakPebisnismudaSejarah JawaSejarah SemarangWilayah Administrasi

Related Posts

Penerbangan Jet Kembali ke Bandara Husein Sastranegara Mulai 14 Agustus 2026

Penerbangan Jet Kembali ke Bandara Husein Sastranegara Mulai 14 Agustus 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bandara Husein Sastranegara, Bandung, terus melakukan pembenahan menjelang kembalinya layanan penerbangan komersial menggunakan pesawat jet berbadan sedang....

Investor Wajib Catat, Hasil Rebalancing MSCI Dirilis 12 Agustus 2026

Investor Wajib Catat, Hasil Rebalancing MSCI Dirilis 12 Agustus 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Penyedia indeks saham global MSCI akan mengumumkan hasil rebalancing indeks periode Agustus 2026 pada 12 Agustus mendatang....

Mulai April 2027 Pajak Makanan di Jepang Turun dari 8% menjadi 1%

Mulai April 2027 Pajak Makanan di Jepang Turun dari 8% menjadi 1%

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Jepang resmi memangkas pajak konsumsi untuk makanan dari 8 persen menjadi 1 persen. Kebijakan ini akan...

Pemerintah Naikkan Margin Bulog Jadi 7% agar Kualitas Beras Meningkat

Pemerintah Naikkan Margin Bulog Jadi 7% agar Kualitas Beras Meningkat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perum Bulog memastikan akan meningkatkan kualitas beras yang disalurkan kepada masyarakat setelah pemerintah menaikkan margin fee penugasan...

Indonesia Incar Posisi Pemimpin Industri Protein ASEAN

Indonesia Incar Posisi Pemimpin Industri Protein ASEAN

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia dinilai memiliki peluang besar menjadi pusat produksi dan distribusi protein di Asia Tenggara. Besarnya pasar domestik,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Tips untuk Si Kecil yang Susah Sarapan

6 Tips untuk Si Kecil yang Susah Sarapan

August 6, 2026
Singapura jadi Kota Paling Ramah di Dunia

Singapura jadi Kota Paling Ramah di Dunia

August 6, 2026
Ingin Tidur Lebih Berkualitas? Ini 7 Makanan yang Direkomendasikan Ahli

Ingin Tidur Lebih Berkualitas? Ini 7 Makanan yang Direkomendasikan Ahli

August 6, 2026
Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Resmi Dijual Global, Pre-order Naik 30 Persen

August 7, 2026
Telkomsel Braze AI

Telkomsel dan Pertamina Patra Niaga Integrasikan AI Braze untuk Tingkatkan Pengalaman Pelanggan

August 7, 2026
Penerbangan Jet Kembali ke Bandara Husein Sastranegara Mulai 14 Agustus 2026

Penerbangan Jet Kembali ke Bandara Husein Sastranegara Mulai 14 Agustus 2026

August 7, 2026
BTN dan BRIN Bangun Kolaborasi Pacu Inovasi

BTN dan BRIN Bangun Kolaborasi Pacu Inovasi

August 7, 2026
Isu “Agustus Kelabu” Sengaja Digoreng untuk Ciptakan Kepanikan Publik

Isu “Agustus Kelabu” Sengaja Digoreng untuk Ciptakan Kepanikan Publik

August 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved