• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, October 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Hendri Satrio Ungkap Alasan MBG Bisa Jadi Beban Politik Prabowo

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
September 16, 2026
in Nasional
0
Hendri Satrio Ungkap Alasan MBG Bisa Jadi Beban Politik Prabowo

JAKARTA, Cobisnis.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mendapat perhatian publik setelah sejumlah kasus dugaan keracunan makanan dilaporkan terjadi di berbagai daerah.

Pengamat komunikasi politik Hendri Satrio mempertanyakan pelaksanaan program tersebut. Ia menilai tujuan MBG untuk mendukung kualitas sumber daya manusia perlu diimbangi dengan sistem pengelolaan dan pengawasan yang memadai.

“Ini sebetulnya investasi sumber daya manusia apa eksperimen?” ujar Hendri Satrio dalam perbincangan di kanal HendriSatrioOfficial dan 2045TV, Rabu  (16/9/2026).

Menurut Hendri, persoalan yang muncul tidak serta-merta menunjukkan bahwa gagasan MBG keliru. Namun, pelaksanaannya dinilai masih menghadapi persoalan, khususnya dalam hal tata kelola.

“Programnya bagus, tata kelolanya yang nggak bener,” katanya.

Hendri juga menyoroti besarnya anggaran yang disiapkan untuk menjalankan program tersebut. Menurut dia, besarnya anggaran harus disertai pengawasan ketat agar kualitas dan keamanan makanan bagi penerima manfaat tetap terjamin.

Selain masalah keamanan pangan, Hendri menyinggung keterlibatan pihak-pihak yang mengeluarkan modal besar untuk menjalankan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia menilai kondisi tersebut membutuhkan mekanisme pengawasan yang transparan.

Hendri kemudian mempertanyakan besaran biaya yang sebenarnya digunakan untuk setiap paket makanan MBG. Menurut dia, informasi tersebut perlu diketahui publik agar pengelolaan anggaran program dapat dipantau.

“Sebetulnya satu ompreng MBG itu makanannya seharga berapa sih? Tiga ribu, delapan ribu, tujuh ribu, sembilan ribu. Kita nggak pernah tahu,” ujar Hendri.

Ia menilai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan MBG dapat berkembang menjadi isu politik apabila tidak segera ditangani. Terlebih, MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“MBG ini juga akan jadi politik kalau bila Pak Prabowo tidak segera memutuskan apakah ini go on atau di-stop. Ini akan jadi alat politik buat lawan politiknya,” katanya.

Menurut Hendri, tekanan terhadap pemerintah dapat semakin besar apabila persoalan dalam pelaksanaan MBG terus berulang. Karena itu, ia menilai evaluasi perlu dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya setelah muncul kasus.

Dalam perbincangan tersebut, Hendri juga mengaitkan kondisi MBG dengan persepsi masyarakat terhadap pemerintahan Prabowo. Ia menyebut kenaikan harga barang sebagai salah satu persoalan yang dirasakan masyarakat.

“Yang pertama memang harga barang-barang tuh naik. Yang dirasakan kelas bawah. Terus kemudian yang menarik itu menurut gue hal yang kedua, yang udah lama kita nggak dengar faktornya, KKN,” ujar Hendri.

Hendri menyebut isu korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) kembali menjadi perhatian di tengah berbagai persoalan yang berkembang di pemerintahan. Menurut dia, isu tersebut dapat memengaruhi penilaian masyarakat terhadap pemerintah.

Ia juga menilai pemerintah perlu memastikan MBG berjalan sesuai tujuan awal. Dengan penerima manfaat yang luas, aspek keamanan pangan, transparansi anggaran, serta tata kelola SPPG menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.

Bagi Hendri, evaluasi terhadap MBG tidak hanya berkaitan dengan keberlanjutan program. Pembenahan tata kelola juga diperlukan agar tujuan pemenuhan gizi masyarakat dapat berjalan beriringan dengan pengelolaan anggaran yang akuntabel.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
download redmi firmware
Download WordPress Themes Free
free online course
Tags: cobisnis.comHendri Satriokeracunan MBGmakan bergizi gratismbgprabowo subiantoSPPGtata kelola MBG

Related Posts

Karhutla Makin Jadi Perhatian, Mengapa Belum Berstatus Bencana Nasional?

Karhutla Makin Jadi Perhatian, Mengapa Belum Berstatus Bencana Nasional?

by Hidayat Taufik
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah belum berencana menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional. Menteri Koordinator Bidang Politik dan...

11 Pengasuh Daycare Little Aresha Dituntut 5 Tahun, 83 Anak Dapat Restitusi

11 Pengasuh Daycare Little Aresha Dituntut 5 Tahun, 83 Anak Dapat Restitusi

by Hidayat Taufik
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Sebanyak 11 pengasuh Daycare Little Aresha dituntut hukuman penjara selama lima tahun dalam perkara dugaan kekerasan dan...

Dari Perang Saudara hingga Serangan Riyadh, Ini Sejarah Konflik Houthi

Dari Perang Saudara hingga Serangan Riyadh, Ini Sejarah Konflik Houthi

by Hidayat Taufik
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Ketegangan antara kelompok bersenjata Houthi di Yaman dan Arab Saudi kembali meningkat setelah serangan terhadap bandara Riyadh...

Kemenhaj Ingatkan Jemaah Umrah RI, Hindari Kawasan Berbahaya di Saudi

Kemenhaj Ingatkan Jemaah Umrah RI, Hindari Kawasan Berbahaya di Saudi

by Hidayat Taufik
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meminta warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Arab Saudi, termasuk jemaah...

Ratusan Titik Api Karhutla Mengepung RI, Kalteng Teratas

Ratusan Titik Api Karhutla Mengepung RI, Kalteng Teratas

by Hidayat Taufik
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi ancaman di sejumlah wilayah Indonesia. Kementerian Kehutanan mencatat sebanyak 793...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Guardian Indonesia Luncurkan MyGuardian Rewards, Ada Poin Belanja hingga Voucher Rp100.000

Guardian Indonesia Luncurkan MyGuardian Rewards, Ada Poin Belanja hingga Voucher Rp100.000

October 12, 2026
IHCSA

Bisnis Makin Lintas Batas, Risiko Hukum Makin Kompleks

October 12, 2026
Persediaan obat, perlengkapan medis, dan bahan bakar di Taiz, Yaman, menipis sehingga layanan darurat hingga perawatan intensif terancam terganggu.

Krisis Medis Mengancam Warga Taiz di Yaman

October 12, 2026
BSI dan BPJS Kesehatan Perkuat Kerja Sama, Pembayaran Iuran JKN Makin Mudah

BSI dan BPJS Kesehatan Perkuat Kerja Sama, Pembayaran Iuran JKN Makin Mudah

October 12, 2026
Karhutla Makin Jadi Perhatian, Mengapa Belum Berstatus Bencana Nasional?

Karhutla Makin Jadi Perhatian, Mengapa Belum Berstatus Bencana Nasional?

October 12, 2026
Konsisten Perluas Akses Pembiayaan UMKM-K, Jamkrindo Raih Bisnis Indonesia Financial Awards 2026

Konsisten Perluas Akses Pembiayaan UMKM-K, Jamkrindo Raih Bisnis Indonesia Financial Awards 2026

October 12, 2026
MALAKA Kupas Misteri G30S, dari Tuduhan terhadap PKI hingga Peran CIA

MALAKA Kupas Misteri G30S, dari Tuduhan terhadap PKI hingga Peran CIA

October 12, 2026
Ferry Irwandi Ungkap Kebijakan Purbaya yang Dinilai Perlu Dievaluasi

Ferry Irwandi Ungkap Kebijakan Purbaya yang Dinilai Perlu Dievaluasi

October 12, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved