• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, August 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Harga Pangan Tak Stabil, BPKN Minta Pemerintah Fokus Lindungi Konsumen Hingga Evaluasi Regulasi Impor

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
January 22, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
Harga Pangan Tak Stabil, BPKN Minta Pemerintah Fokus Lindungi Konsumen Hingga Evaluasi Regulasi Impor

Cobisnis.com – Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Rizal E. Halim menyatakan kenaikan harga pangan seperti kedelai yang sempat terjadi kelangkaan turut dipengaruhi pandemi Covid-19 yang akhirnya juga mempengaruhi supply & demand di pasaran.

Terlebih, Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO) telah memberi peringatan bahwa pandemi Covid-19 bisa berdampak pada kelangkaan pangan dunia atau krisis pangan dunia.

Sebagai contoh, Rizal menyebut pasokan kedelai dari importir tidak dapat segera ditambah sementara Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) – sebelumnya PSBB – berdampak kepada distribusi pasokan bahan baku, sehingga terjadi kenaikan harga kedelai di Indonesia.

Rizal menyebut pengendalian keamanan pangan diatur oleh Pemerintah melalui UU No. 18 Tahun 2012 tentang pangan. Pasal 71 ayat 1 menyatakan setiap orang yang terlibat dalam rantai pangan wajib mengendalikan risiko bahaya pada pangan, baik yang berasal dari bahan, peralatan, sarana produksi, maupun dari perseorangan sehingga keamanan pangan terjamin.

Selain itu, peraturan Menteri Perdagangan No. 07 Tahun 2020 juga mengatur tentang Harga Acuan Pembelian di Tingkat Petani dan Harga Acuan Penjualan di Tingkat Konsumen.

“Untuk komoditi kedelai lokal Harga Acuan Pembelian di tingkat petani
Rp8.500/kg dan kedelai lokal Harga Acuan Penjualan ke pengguna pengrajin tahu/tempe Rp9.200/kg. Sedangkan kondisi negara penghasil kedelai di luar negeri/impor harga acuan pembelian di tingkat petani Rp6.550/kg, dan harga acuan kedelai ex impor penjualan di dalam negeri ke pengguna pengrajin tahu/tempe Rp6.800/kg,” kata Rizal dalam keterangannya, Jumat (22 Januari 2021).

Rizal menanggapi kelangkaan tahu tempe di pasaran bukan terjadi di tahun ini saja. Paling tidak hal serupa pernah terjadi sebelumnya pada bulan Januari 2008, Juli 2012, dan September 2013.

Wakil Ketua Komisi Komunikasi dan Edukasi BPKN, Firman T. Endipraja, mengatakan masa pandemi adalah masa penuh tantangan di mana banyak masyarakat yang pendapatannya berkurang bahkan tidak ada sama sekali akibat PHK, dirumahkan/cuti tanpa gaji, kerja di rumah (work from home).

“Keberadaan tahu tempe untuk makan keluarga sangat dibutuhkan. Untuk itu
sudah saatnya mengembalikan swasembada kedelai seperti 1992 dengan cara mengevaluasi kembali regulasi impor yang dikeluarkan pada 1998,” kata Firman.

BPKN berharap pemerintah mengambil kebijakan perbaikan perlindungan konsumen di masa pandemi ini, sementara berbagai pihak bisa saling berkoordinasi menggunakan data yang valid demi kelancaran proses produksi, distribusi, dan kepastian ketersediaan pasokan serta harga kedelai yang terjangkau konsumen.

“Ini sebenarnya tidak hanya fokus pada kedelai saja, namun produk bahan pangan lainnya. Tujuannya adalah agar Indonesia terhindar dari bayang-bayang krisis pangan atau penurunan kualitas dan keamanan pangan,” ujarnya.

Ketua Komisi Komunikasi dan Edukasi BPKN, Johan Efendi, meminta pengawasan dari Pemerintah juga harus diperketat.

“Jangan sampai para importir memberlakukan harga yang jauh di atas rata- rata. Hal ini akan memicu para perajin tahu dan tempe berhenti produksi. Harus ada juga rencana
strategis yang mendukung produksi kedelai lokal seperti dengan perluasan area lahan tanam kedelai lewat Food Estate untuk menciptakan ketahan pangan,” kata Johan Efendi.

“Dan untuk itu diperlukan perhatian dan keterlibatan banyak sektor di kementerian/lembaga pemerintah serta masyarakat pemangku kepentingan di bidang pertanian,” ujarnya.

Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
download lava firmware
Premium WordPress Themes Download
free online course
Tags: bpknDaging sapiharga panganKedelaiKonsumen

Related Posts

Sam Neill Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Darah Langka

Inflasi AS Diperkirakan Masih Bertahan Meski Harga Konsumen Mulai Melandai

by Zahra Zahwa
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tekanan inflasi di Amerika Serikat diperkirakan belum akan berakhir dalam waktu dekat. Meski laju kenaikan harga mulai...

Bawang Putih Makin Mahal, Harga Capai Rp 100.000 per Kg Akibat Dolar AS dan Biaya Logistik

Bawang Putih Makin Mahal, Harga Capai Rp 100.000 per Kg Akibat Dolar AS dan Biaya Logistik

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Harga bawang putih terus mengalami kenaikan di berbagai daerah. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat lonjakan harga terjadi...

Brooke Shields Dukung Pekerja Casa Bonita Tuntut Upah dan Keselamatan Kerja

New World Screwworm Ancam Ternak di AS, Otoritas Pastikan Pangan Tetap Aman

by Zahra Zahwa
July 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kemunculan New World screwworm di Amerika Serikat kembali memicu kekhawatiran publik. Namun, otoritas kesehatan menegaskan parasit tersebut...

Daging Kambing Tidak Selalu Lebih Berbahaya, Ini Fakta Gizinya Dibanding Sapi

Daging Kambing Tidak Selalu Lebih Berbahaya, Ini Fakta Gizinya Dibanding Sapi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Momen Iduladha identik dengan konsumsi daging kurban, terutama daging sapi dan kambing. Meski sama-sama termasuk daging merah,...

Harga Pangan 6 Mei 2026 Beragam: Cabai dan Ayam Turun, Beras serta Gula Naik

Harga Pangan 6 Mei 2026 Beragam: Cabai dan Ayam Turun, Beras serta Gula Naik

by Hidayat Taufik
May 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga pangan pada 6 Mei 2026 menunjukkan pergerakan yang bervariasi di berbagai daerah. Berdasarkan data Pusat Informasi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pertamax Lebih Murah Mulai 1 Agustus 2026, Simak Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru

Pertamax Lebih Murah Mulai 1 Agustus 2026, Simak Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru

August 1, 2026
Masa Depan Ferran Torres di Barcelona Menggantung, Bertahan atau Hengkang?

Masa Depan Ferran Torres di Barcelona Menggantung, Bertahan atau Hengkang?

August 1, 2026
FIFA Batalkan Rencana Jual Saham Piala Dunia Usai Gelombang Penolakan

Harga Pertamax Turun Jadi Rp15.950 per Liter Mulai 1 Agustus 2026

August 1, 2026
FIFA Batalkan Rencana Jual Saham Piala Dunia Usai Gelombang Penolakan

FIFA Batalkan Rencana Jual Saham Piala Dunia Usai Gelombang Penolakan

August 1, 2026
Auto Draft

Wisata Sejarah Tiruan Semakin Diminati di China Meski Bukan Bangunan Asli

August 1, 2026
Auto Draft

Franco Baresi Tutup Usia pada 66 Tahun, AC Milan Berduka

August 1, 2026
Auto Draft

FIFA Batalkan Rencana Investasi Piala Dunia US$20 Miliar Setelah Tuai Penolakan

August 1, 2026
Auto Draft

Anak Richard Gere dan Cindy Crawford Bertemu dalam Proyek Akting Perdana Bersama

August 1, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved