JAKARTA, Cobisnis.com – FIFA resmi membatalkan rencana investasi senilai US$20 miliar untuk turnamen Piala Dunia. Keputusan itu muncul setelah proposal tersebut memicu kritik dari suporter dan sejumlah asosiasi sepak bola di berbagai negara.
Presiden FIFA Gianni Infantino menyampaikan keputusan itu melalui pernyataan resmi pada Jumat. Menurutnya, FIFA telah mendengarkan berbagai masukan sejak rencana tersebut diumumkan.
Namun, Infantino menilai proposal itu justru menimbulkan perpecahan. Karena itu, FIFA memilih menghentikan proyek tersebut demi menjaga persatuan dalam dunia sepak bola.
“Kami telah mendengarkan semua pandangan dengan saksama. Proposal ini menciptakan perbedaan yang tidak lagi sejalan dengan tujuan awal kami,” kata Infantino.
Ia menegaskan tujuan utama FIFA adalah menyatukan dan mengembangkan sepak bola dunia. Selain itu, organisasi tersebut ingin memastikan setiap kebijakan mendapat dukungan yang luas.
Sebelumnya, FIFA mengumumkan rencana pembentukan anak perusahaan baru pada Selasa. Perusahaan itu akan melibatkan investasi ekuitas swasta untuk mengelola hak komersial dan operasional turnamen Piala Dunia.
Rencana tersebut langsung memicu reaksi dari berbagai pihak. Sejumlah penggemar dan organisasi sepak bola menyampaikan kekhawatiran terhadap keterlibatan investor swasta dalam salah satu ajang olahraga terbesar di dunia.
Meski begitu, FIFA memutuskan tidak melanjutkan proyek tersebut. Dengan demikian, struktur pengelolaan Piala Dunia tetap berjalan tanpa skema investasi yang sebelumnya diusulkan.













