• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, April 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Gaji Pemulung di Swedia Tembus Rp 50 Juta, Begini Faktanya

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 22, 2025
in Nasional
0
Gaji Pemulung di Swedia Tembus Rp 50 Juta, Begini Faktanya

Refuse collector and refuse truck in street

JAKARTA, Cobisnis.com – Kalau di Indonesia profesi pemulung masih sering dipandang sebelah mata, di Swedia justru sebaliknya. Pekerjaan sebagai pengumpul sampah di negara itu dianggap profesi penting dan digaji tinggi, setara dengan pekerja kantoran.

Rata-rata gaji pengumpul sampah di Swedia mencapai sekitar SEK 32.700 per bulan, atau setara Rp 49–52 juta dengan kurs saat ini. Angka ini sedikit di bawah rata-rata pendapatan nasional Swedia, yaitu SEK 38.000 per bulan, tapi tetap tergolong layak dan stabil untuk biaya hidup setempat.

Para pekerja ini bukan pemulung jalanan seperti di banyak negara berkembang, melainkan bagian dari sistem resmi pengelolaan limbah. Mereka dipekerjakan oleh pemerintah kota atau perusahaan energi yang memanfaatkan sampah sebagai bahan bakar pembangkit listrik.

Artinya, profesi pengumpul sampah di Swedia bukan sekadar pekerjaan kasar, tapi termasuk bagian dari sistem energi bersih yang menopang kebutuhan rumah tangga. Hampir seluruh limbah rumah tangga diolah menjadi listrik atau panas, dan para pekerja ini memegang peran kunci dalam rantai tersebut.

Setiap hari mereka bertugas mengoperasikan truk sampah, mengumpulkan limbah rumah tangga, memilah daur ulang, dan memastikan seluruh sampah diproses dengan standar tinggi. Meski harus bekerja dalam cuaca ekstrem seperti salju tebal atau suhu di bawah nol, sistem keselamatan kerja di sana tergolong sangat baik.

Selain gaji pokok, pekerja juga mendapat tunjangan kesehatan, asuransi kerja, serta jam kerja tetap. Tak sedikit yang naik jabatan jadi supervisor atau operator fasilitas daur ulang setelah beberapa tahun pengalaman.

Pemerintah Swedia memang menempatkan pengelolaan limbah sebagai bagian penting dari kebijakan energi hijau nasional. Negara ini bahkan mengimpor sampah dari negara tetangga seperti Norwegia dan Inggris untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar pembangkitnya.

Sistem ini membuat profesi pengumpul sampah mendapat penghargaan sosial yang cukup tinggi. Mereka dipandang sebagai pekerja lingkungan, bukan “pemulung” dalam arti negatif. Banyak masyarakat muda yang tertarik karena pekerjaan ini stabil dan memberi manfaat nyata bagi keberlanjutan bumi.

Dibandingkan dengan negara berkembang, kesenjangan status sosial antara pekerja lapangan dan pekerja kantoran di Swedia juga lebih kecil. Hal ini sejalan dengan prinsip egaliter masyarakat Nordik yang menekankan kesetaraan dan keadilan kerja.

Kisah ini menunjukkan bahwa nilai sebuah pekerjaan bukan cuma di apa yang dikerjakan, tapi juga di cara masyarakat menghargainya. Di Swedia, bahkan pekerjaan yang identik dengan “sampah” bisa berubah jadi simbol penghormatan terhadap lingkungan dan kerja keras.

Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download
download huawei firmware
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: CobisnisPebisnismudaPekerjaanPemulungSwedia

Related Posts

Dominasi Nikel Berlanjut, Serap Rp 41,5 Triliun Investasi di Kuartal I 2026

Dominasi Nikel Berlanjut, Serap Rp 41,5 Triliun Investasi di Kuartal I 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komoditas nikel kembali menjadi tulang punggung investasi hilirisasi Indonesia pada kuartal I 2026 dengan nilai mencapai Rp...

Deadline di Depan Mata, AS Sebut Gencatan Senjata Iran Akan Usai Akhir Pekan

Deadline di Depan Mata, AS Sebut Gencatan Senjata Iran Akan Usai Akhir Pekan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Amerika Serikat memberi sinyal bahwa masa gencatan senjata antara Iran dan Israel akan berakhir pada Minggu,...

Ini Penyebab Utama Kapal Pertamina Tertahan di Hormuz

Ini Penyebab Utama Kapal Pertamina Tertahan di Hormuz

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Negosiasi pemerintah Indonesia untuk meloloskan dua kapal tanker Pertamina di Selat Hormuz masih berjalan alot akibat faktor...

Belanja di China Kini Bisa Pakai QRIS Mulai 30 April, Praktis Tanpa Tukar Uang

Belanja di China Kini Bisa Pakai QRIS Mulai 30 April, Praktis Tanpa Tukar Uang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sistem pembayaran digital Indonesia, QRIS, akan resmi bisa digunakan di China mulai 30 April. Langkah ini mempermudah...

LPG Naik atau Turun per 22 April? Ini Rincian Harga Terbarunya

LPG Naik atau Turun per 22 April? Ini Rincian Harga Terbarunya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah resmi memperbarui harga LPG untuk berbagai ukuran tabung mulai 22 April. Penyesuaian ini mencakup LPG 3...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kopi Jadi Komoditas Global, Posisi Kedua Setelah Minyak

Kopi Jadi Komoditas Global, Posisi Kedua Setelah Minyak

September 30, 2025
Baterai hingga AirPods Pro, Inilah Produk Elektronik Terlaris di Jepang

Baterai hingga AirPods Pro, Inilah Produk Elektronik Terlaris di Jepang

September 30, 2025
Emas Antam

Antam Bakal Beli Emas dari Tambang Rakyat, Bagaimana Pengawasannya?

September 30, 2025
Teh Jadi Minuman Terpopuler di Dunia, Saingi Air Mineral

Teh Jadi Minuman Terpopuler di Dunia, Saingi Air Mineral

September 30, 2025
Persebaya Dekati Empat Besar Usai Kalahkan Malut United di Super League 2026

Persebaya Dekati Empat Besar Usai Kalahkan Malut United di Super League 2026

April 23, 2026
Gelombang Pertama Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Hampir 6.000 Orang Datang

Gelombang Pertama Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Hampir 6.000 Orang Datang

April 23, 2026
Mengejutkan! Ammar Zoni Dijanjikan Uang Rp10 Juta dalam Kasus Sabu Rutan Salemba

Mengejutkan! Ammar Zoni Dijanjikan Uang Rp10 Juta dalam Kasus Sabu Rutan Salemba

April 23, 2026
MII Gandeng Yonyou, Perkuat Solusi ERP Berbasis Cloud

Wamenaker: Dunia Kerja Kini Utamakan Kompetensi, Bukan Sekadar Ijazah

April 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved