• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, May 12, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ekspansi Ambisius SKB Food (RAFI) Transformasi Besar atau Risiko Baru?

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
December 3, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Ilustrasi ekspansi bisnis

Ilustrasi ekspansi bisnis.

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Sari Kreasi Boga Tbk (Kode saham RAFI) atau SKB Food mengumumkan strategi besar untuk tahun 2026 dengan tema “More Impactful and More Valuable”, yang disebut akan membawa perusahaan memasuki bisnis buah lokal, peternakan, penguatan teknologi, hingga pengembangan berbagai brand makanan.

Namun di tengah pernyataan optimistis yang disampaikan oleh jajaran direksi, sejumlah pertanyaan krusial muncul mengenai kesiapan, kapasitas, serta konsistensi strategi perusahaan.

Direktur Bisnis & Operasional, Noval, menyatakan bahwa langkah masuk ke bisnis buah lokal dan peternakan merupakan bagian dari visi besar untuk menjadikan SKB Food perusahaan terintegrasi di sektor agrifood dan seafood.

Namun, perusahaan belum memiliki skema yang jelas. SKB Food masih melakukan kajian terkait apakah akan mengakuisisi kebun/peternakan, mengelola langsung, atau menggunakan pola kemitraan.

Ketiadaan kepastian ini menimbulkan keraguan apakah langkah-langkah tersebut didasari analisis bisnis yang solid atau sekadar mengikuti narasi ketahanan pangan pemerintah.

Di tengah ketatnya persaingan agribisnis nasional dan tingginya tingkat kegagalan di sektor pertanian dan peternakan, ekspansi tanpa model bisnis yang matang dapat menjadi risiko finansial besar bagi Perseroan.

Perseroan juga menyatakan akan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi untuk distribusi pangan nasional, termasuk bekerja sama dengan koperasi desa.

Namun penjelasan Noval tidak menyentuh aspek fundamental seperti investasi aktual terhadap infrastruktur digital, kesiapan logistik dingin (cold chain) yang menjadi syarat distribusi makanan segar, atau bagaimana Perseroan akan mengintegrasikan ribuan titik pasok dari koperasi ke dalam rantai distribusinya.

Tanpa detail tersebut, rencana digitalisasi ini terkesan lebih sebagai visi makro dibanding strategi operasional yang konkret.

Direktur Utama SKB Food, Eko Pujianto, menegaskan rencana pengembangan sejumlah brand baru dan existing, termasuk beras premium Rafina, brand makanan siap saji, pelebaran resto/kafe, Kebab88, serta perluasan EsKabeh Seafood.

Deretan rencana yang begitu banyak ini menunjukkan agresivitas di level hilir, tetapi juga menimbulkan pertanyaan apakah perusahaan memiliki kapasitas finansial, sumber daya operasional, dan pipeline produksi yang memadai untuk menjalankan beberapa lini bisnis secara serempak.

Terlebih, jika hulu (buah dan peternakan) masih dalam tahap kajian, kelanjutan hilir tanpa dasar produksi yang kokoh bisa berujung pada ketergantungan terhadap supplier dan risiko margin tipis.

SKB Food berulang kali menyebut bahwa ekspansinya mendukung program pemerintah yakni ketahanan pangan, swasembada pangan, dan peningkatan gizi nasional. Namun penggunaan narasi ini perlu dicermati secara kritis.

Tidak ada kejelasan bagaimana kontribusi SKB Food akan diukur, apakah ada program konkret yang mengaitkan SKB Food dengan proyek pemerintah, atau apakah ini hanya framing untuk membangun persepsi publik dan investor.

Jika strategi perusahaan terlalu bergantung pada program pemerintah sementara kebijakan dapat berubah sewaktu-waktu, maka risiko bisnis yang ditanggung Perseroan akan semakin tinggi.

Eko Pujianto menyebut prospek industri makanan dan minuman 2026 “sangat positif,” namun tidak menunjukkan data, proyeksi pasar, atau hitungan ekonomis yang mendukung pernyataan tersebut.

Optimisme sepihak tanpa dukungan analitis dapat menjadi alarm bagi investor, terutama jika ekspansi dilakukan pada saat fundamental bisnis Perseroan belum menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Walaupun SKB Food tengah membangun narasi transformasi besar menuju perusahaan agrifood terintegrasi, sejumlah hal masih menjadi catatan kritis diantaranya:

  1. Model bisnis pada buah lokal dan peternakan belum jelas (akuisisi? kemitraan? pengelolaan langsung?).
  2. Rencana penggunaan teknologi tidak disertai detail investasi dan integrasi operasional.
  3. Pengembangan banyak brand sekaligus berpotensi membuat fokus perusahaan terpecah.
  4. Narasi dukungan terhadap kebijakan pemerintah tidak diikuti mekanisme kontribusi yang terukur.
  5. Optimisme besar tanpa proyeksi finansial menimbulkan risiko over-promising.

Jika tidak disertai mitigasi risiko dan eksekusi disiplin, strategi “More Impactful and More Valuable” berpotensi menjadi slogan tanpa dampak nyata, atau bahkan membebani kinerja Perseroan.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
download xiomi firmware
Download WordPress Themes
free online course
Tags: cobisnis.comEko PujiantoRAFISari Kreasi BogaSKB Food

Related Posts

Lengkap! Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Lengkap! Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

by Hidayat Taufik
May 12, 2026
0

​JAKARTA, Cobisnis.com - Timnas Indonesia dipastikan akan menghadapi persaingan berat di Grup F Piala Asia 2027 yang berlangsung di Arab...

Kemenag Siapkan 88 Titik Rukyatul Hilal untuk Tentukan Idul Adha 1447 H

Prabowo Panggil Bahlil ke Istana, Pastikan Stok Energi Nasional Aman

by Desti Dwi Natasya
May 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia ke Istana Merdeka, Jakarta,...

Enzo Maresca Buka Suara soal Masa Depan, Dikaitkan dengan Manchester City

Enzo Maresca Buka Suara soal Masa Depan, Dikaitkan dengan Manchester City

by Desti Dwi Natasya
May 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mantan pelatih Chelsea, Enzo Maresca akhirnya buka suara terkait masa depannya setelah lima bulan menepi dari dunia...

MK Tolak Gugatan UU IKN, Jakarta Masih Jadi Ibu Kota Negara

MK Tolak Gugatan UU IKN, Jakarta Masih Jadi Ibu Kota Negara

by Hidayat Taufik
May 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mahkamah Konstitusi menolak seluruh gugatan uji materi Undang-Undang Ibu Kota Negara (UU IKN). Karena itu, Jakarta masih...

Kemenag Siapkan 88 Titik Rukyatul Hilal untuk Tentukan Idul Adha 1447 H

Kemenag Siapkan 88 Titik Rukyatul Hilal untuk Tentukan Idul Adha 1447 H

by Desti Dwi Natasya
May 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Agama (Kemenag) RI bersiap menggelar pemantauan hilal atau rukyatul hilal untuk menetapkan awal Zulhijah 1447 Hijriah...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Bank Mandiri Optimistis Ekonomi Indonesia Tetap Solid di Tengah Gejolak Global

Bank Mandiri Optimistis Ekonomi Indonesia Tetap Solid di Tengah Gejolak Global

May 11, 2026
Bank Raya

Bank Raya Tegaskan Komitmen ESG, Dorong Pembiayaan Inklusif dan Efisiensi Energi Operasional

May 12, 2026
Jakarta Marketing Week 2026 Resmi Ditutup, ANTAM Tegaskan Komitmen Emas Nasional di Panggung Kota Global

Jakarta Marketing Week 2026 Resmi Ditutup, ANTAM Tegaskan Komitmen Emas Nasional di Panggung Kota Global

May 12, 2026
Lengkap! Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Lengkap! Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

May 12, 2026
Kemenag Siapkan 88 Titik Rukyatul Hilal untuk Tentukan Idul Adha 1447 H

Prabowo Panggil Bahlil ke Istana, Pastikan Stok Energi Nasional Aman

May 12, 2026
Enzo Maresca Buka Suara soal Masa Depan, Dikaitkan dengan Manchester City

Enzo Maresca Buka Suara soal Masa Depan, Dikaitkan dengan Manchester City

May 12, 2026
MK Tolak Gugatan UU IKN, Jakarta Masih Jadi Ibu Kota Negara

MK Tolak Gugatan UU IKN, Jakarta Masih Jadi Ibu Kota Negara

May 12, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved