JAKARTA, Cobisnis.com – Mantan Presiden Timor Leste Francisco Guterres meninggal dunia pada usia 71 tahun saat menjalani perawatan medis di Kuala Lumpur, Malaysia. Tokoh yang akrab disapa Lu Olo itu mengembuskan napas terakhir pada Minggu, 21 Juni 2026.
Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh pihak keluarga melalui akun resmi Francisco Guterres. Pemerintah Timor Leste kemudian mengumumkan masa berkabung nasional selama tujuh hari sebagai bentuk penghormatan kepada mantan kepala negara tersebut.
Francisco Guterres merupakan Presiden Timor Leste periode 2017 hingga 2022. Sebelum menjadi presiden, ia dikenal sebagai salah satu tokoh penting perjuangan kemerdekaan sekaligus mantan komandan gerilya dengan nama perjuangan Lu Olo.
Selain pernah memimpin negara, Guterres juga menjabat sebagai Ketua Parlemen Nasional pertama setelah Timor Leste merdeka. Ia merupakan figur senior Partai Fretilin yang memiliki peran besar dalam perjalanan politik negara tersebut.
Jenazah Francisco Guterres dijadwalkan dipulangkan ke Dili setelah proses administrasi selesai. Pemerintah menginstruksikan pengibaran bendera setengah tiang di seluruh gedung pemerintahan, termasuk kantor perwakilan diplomatik di luar negeri.
Ucapan belasungkawa juga datang dari berbagai pemimpin dunia, termasuk Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Ia mengenang Francisco Guterres sebagai sosok yang mengabdikan hidupnya untuk perjuangan kemerdekaan, demokrasi, dan persatuan Timor Leste.
Kepergian Francisco Guterres menjadi kehilangan besar bagi Timor Leste yang baru merayakan lebih dari dua dekade kemerdekaannya. Warisan perjuangan dan kiprahnya di dunia politik diperkirakan akan terus dikenang oleh masyarakat serta generasi penerus negara tersebut.













