JAKARTA, Cobisnis.com – Jet tempur F-18 Spanyol menembak jatuh sebuah drone yang masuk tanpa izin ke wilayah udara Rumania. Pilot jet tersebut menjalankan misi patroli udara NATO saat menemukan drone itu. Kementerian Pertahanan Rumania menyampaikan informasi tersebut pada Minggu.
Rumania kini sudah menembak jatuh empat drone sepanjang 2026. Negara itu menghadapi peningkatan pelanggaran wilayah udara dalam beberapa tahun terakhir.
Rumania berbatasan langsung dengan Ukraina sepanjang sekitar 614 kilometer. Karena itu, negara tersebut kerap menghadapi risiko dari aktivitas drone terkait perang Rusia-Ukraina.
Selain drone, Rumania juga menghadapi ancaman ranjau yang mengapung di Laut Hitam. Kondisi itu dapat mengganggu jalur perdagangan dan energi penting di kawasan.
Kementerian Pertahanan Rumania belum memastikan asal drone tersebut. Namun, radar mendeteksi drone masuk dari arah Moldova. Drone itu masuk sekitar 24 kilometer sebelah utara Kota Galati, Rumania bagian tenggara.
Sementara itu, jet F-18 segera melakukan kontak radar dengan target. Pilot kemudian mendapat izin untuk melakukan tindakan terhadap drone tersebut.
Kementerian mengatakan pilot menembak jatuh drone pada pukul 05.01 waktu setempat. Operasi tersebut berlangsung dalam misi patroli udara NATO.
Insiden ini kembali menunjukkan risiko pelanggaran wilayah udara Rumania. Negara tersebut menjadi salah satu titik penting NATO karena lokasinya yang berbatasan dengan Ukraina dan Laut Hitam.













