• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, August 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Entertaiment

Doraemon Pamit dari RCTI Usai Hampir 40 Tahun Mengudara di Indonesia

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
January 7, 2026
in Entertaiment
0
Doraemon Pamit dari RCTI Usai Hampir 40 Tahun Mengudara di Indonesia

JAKARTA, Cobisnis.com – Setelah menemani penonton Indonesia selama hampir empat dekade, anime legendaris Doraemon kini resmi berhenti tayang di RCTI. Kabar ini sontak mengejutkan sekaligus menyedihkan banyak orang, terutama generasi yang tumbuh besar bersama kisah Nobita dan robot kucing dari abad ke-22 tersebut.

Bagi sebagian besar masyarakat, Doraemon bukan sekadar tontonan anak-anak. Tayangan ini sudah menjadi bagian dari keseharian, terutama di akhir pekan atau pagi hari. Mulai dari suara kantong ajaib, tingkah ceroboh Nobita, hingga karakter Gian dan Suneo, semuanya melekat kuat dalam ingatan penonton lintas generasi.

1. Mengudara Sejak Era 1990-an

Doraemon pertama kali hadir di layar kaca RCTI pada era 1990-an dan langsung mencuri perhatian. Sejak saat itu, anime ini konsisten ditayangkan dan berhasil bertahan di tengah perubahan zaman serta persaingan program televisi yang semakin ketat. Tidak banyak tayangan, khususnya anime, yang mampu bertahan selama hampir 40 tahun.

Penontonnya pun sangat beragam, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa yang menonton sambil bernostalgia. Selama bertahun-tahun, jadwal penayangannya sempat mengalami beberapa perubahan, dari tayang mingguan hingga harian, sebelum akhirnya kembali ke jadwal tertentu.

2. Alasan Doraemon Tak Lagi Tayang

Keputusan berhentinya Doraemon di RCTI tak lepas dari perubahan pola konsumsi tontonan masyarakat. Saat ini, anak-anak lebih banyak mengakses hiburan melalui platform digital dan layanan streaming dibandingkan televisi konvensional.

Selain itu, faktor hak siar serta kebijakan internal stasiun televisi juga menjadi pertimbangan penting. Meski demikian, keputusan ini tetap meninggalkan kesan emosional bagi para penggemar setia yang sudah lama tumbuh bersama Doraemon.

3. Penutup Sebuah Perjalanan Panjang

Selama bertahun-tahun, Doraemon tidak hanya menyuguhkan hiburan ringan, tetapi juga pesan moral yang sederhana dan mudah dipahami. Setiap episodenya kerap mengangkat nilai persahabatan, tanggung jawab, kejujuran, serta konsekuensi dari memilih jalan pintas, seperti yang sering dilakukan Nobita dengan bantuan alat-alat ajaib.

Berakhirnya penayangan Doraemon di RCTI menandai selesainya satu bab penting dalam sejarah pertelevisian Indonesia. Meski tidak lagi hadir di layar kaca, Doraemon tetap hidup di hati para penggemarnya dan masih bisa dinikmati melalui media lain. Bagi banyak orang, Doraemon akan selalu menjadi simbol masa kecil yang hangat, penuh tawa, dan imajinasi tanpa batas.

4. Sekilas Tentang Doraemon

Doraemon menceritakan kehidupan Nobita Nobi, seorang anak sekolah dasar yang pemalas, ceroboh, dan sering tertimpa kesialan. Hidupnya berubah ketika Doraemon, robot kucing dari abad ke-22, datang untuk membantu memperbaiki masa depan Nobita. Dengan kantong ajaibnya, Doraemon mengeluarkan berbagai alat futuristik yang bisa mewujudkan hal-hal mustahil.

Cerita Doraemon biasanya berawal dari masalah sederhana yang dialami Nobita, seperti dimarahi guru, kalah dari Gian, atau ingin terlihat hebat di depan Shizuka. Alih-alih berusaha sendiri, Nobita kerap memilih jalan pintas dengan menggunakan alat ajaib. Namun, penggunaan yang ceroboh justru sering menimbulkan masalah baru.

Pola cerita ini membuat Doraemon mudah diterima oleh anak-anak sekaligus tetap relevan bagi penonton dewasa. Di balik kisahnya yang ringan dan lucu, Doraemon selalu menyisipkan pesan tentang tanggung jawab dan proses belajar dalam hidup, yang membuatnya mampu bertahan dan dicintai selama puluhan tahun.

Tags: cobisnis.comDoraemondoraemon berhenti tayangRCTI

Related Posts

Pupuk Kaltim Usung Kiprah Konservasi Terumbu Karang di Forum ICRS 2026

Pupuk Kaltim Usung Kiprah Konservasi Terumbu Karang di Forum ICRS 2026

by Iwan Supriyatna
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komitmen PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menjaga keberlanjutan ekosistem laut, mendapat pengakuan internasional sebagai delegasi perwakilan...

MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

by Hidayat Taufik
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memastikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan dipisahkan dari anggaran pendidikan mulai APBN 2028,...

Bukan Bau Kucing, Ini Rahasia Parfum Aroma ‘Bulu Anak Kucing’ yang Sedang Tren

Bukan Bau Kucing, Ini Rahasia Parfum Aroma ‘Bulu Anak Kucing’ yang Sedang Tren

by Hidayat Taufik
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Industri parfum terus menghadirkan inovasi dengan konsep-konsep yang tidak biasa. Salah satu yang tengah menjadi perhatian adalah...

Pengamat Beberkan 4 Tanda Hubungan Jokowi dan Prabowo Mulai Berjarak

Pengamat Beberkan 4 Tanda Hubungan Jokowi dan Prabowo Mulai Berjarak

by Hidayat Taufik
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pengamat politik Ray Rangkuti menilai mulai muncul sejumlah sinyal yang mengindikasikan hubungan politik antara Presiden Prabowo Subianto...

AS Tarik Sebagian Pasukan dari Kuwait dan Irak, Trump Puji Ketangguhan Iran

AS Tarik Sebagian Pasukan dari Kuwait dan Irak, Trump Puji Ketangguhan Iran

by Hidayat Taufik
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat mulai menarik sebagian pasukan militernya dari Irak dan Kuwait di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mampu Tapi Menunda Bayar Utang, Benarkah Termasuk Dosa Besar Menurut Islam?

Mampu Tapi Menunda Bayar Utang, Benarkah Termasuk Dosa Besar Menurut Islam?

August 2, 2026
Pengamat Beberkan 4 Tanda Hubungan Jokowi dan Prabowo Mulai Berjarak

Pengamat Beberkan 4 Tanda Hubungan Jokowi dan Prabowo Mulai Berjarak

August 2, 2026
MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

August 2, 2026
Gwyneth Paltrow Tuai Kritik Setelah Bintangi Iklan Properti Mewah di Israel

Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran, Buka Peluang Kesepakatan pada 2026

August 2, 2026
Pupuk Kaltim Usung Kiprah Konservasi Terumbu Karang di Forum ICRS 2026

Pupuk Kaltim Usung Kiprah Konservasi Terumbu Karang di Forum ICRS 2026

August 2, 2026
MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

August 2, 2026
Mitsubishi Buka Peluang Ekspor XForce Hybrid Rakitan Indonesia

Mitsubishi Buka Peluang Ekspor XForce Hybrid Rakitan Indonesia

August 2, 2026
Mampu Tapi Menunda Bayar Utang, Benarkah Termasuk Dosa Besar Menurut Islam?

Mampu Tapi Menunda Bayar Utang, Benarkah Termasuk Dosa Besar Menurut Islam?

August 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved