• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, October 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Entertaiment

Doraemon Pamit dari RCTI Usai Hampir 40 Tahun Mengudara di Indonesia

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
January 7, 2026
in Entertaiment
0
Doraemon Pamit dari RCTI Usai Hampir 40 Tahun Mengudara di Indonesia

JAKARTA, Cobisnis.com – Setelah menemani penonton Indonesia selama hampir empat dekade, anime legendaris Doraemon kini resmi berhenti tayang di RCTI. Kabar ini sontak mengejutkan sekaligus menyedihkan banyak orang, terutama generasi yang tumbuh besar bersama kisah Nobita dan robot kucing dari abad ke-22 tersebut.

Bagi sebagian besar masyarakat, Doraemon bukan sekadar tontonan anak-anak. Tayangan ini sudah menjadi bagian dari keseharian, terutama di akhir pekan atau pagi hari. Mulai dari suara kantong ajaib, tingkah ceroboh Nobita, hingga karakter Gian dan Suneo, semuanya melekat kuat dalam ingatan penonton lintas generasi.

1. Mengudara Sejak Era 1990-an

Doraemon pertama kali hadir di layar kaca RCTI pada era 1990-an dan langsung mencuri perhatian. Sejak saat itu, anime ini konsisten ditayangkan dan berhasil bertahan di tengah perubahan zaman serta persaingan program televisi yang semakin ketat. Tidak banyak tayangan, khususnya anime, yang mampu bertahan selama hampir 40 tahun.

Penontonnya pun sangat beragam, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa yang menonton sambil bernostalgia. Selama bertahun-tahun, jadwal penayangannya sempat mengalami beberapa perubahan, dari tayang mingguan hingga harian, sebelum akhirnya kembali ke jadwal tertentu.

2. Alasan Doraemon Tak Lagi Tayang

Keputusan berhentinya Doraemon di RCTI tak lepas dari perubahan pola konsumsi tontonan masyarakat. Saat ini, anak-anak lebih banyak mengakses hiburan melalui platform digital dan layanan streaming dibandingkan televisi konvensional.

Selain itu, faktor hak siar serta kebijakan internal stasiun televisi juga menjadi pertimbangan penting. Meski demikian, keputusan ini tetap meninggalkan kesan emosional bagi para penggemar setia yang sudah lama tumbuh bersama Doraemon.

3. Penutup Sebuah Perjalanan Panjang

Selama bertahun-tahun, Doraemon tidak hanya menyuguhkan hiburan ringan, tetapi juga pesan moral yang sederhana dan mudah dipahami. Setiap episodenya kerap mengangkat nilai persahabatan, tanggung jawab, kejujuran, serta konsekuensi dari memilih jalan pintas, seperti yang sering dilakukan Nobita dengan bantuan alat-alat ajaib.

Berakhirnya penayangan Doraemon di RCTI menandai selesainya satu bab penting dalam sejarah pertelevisian Indonesia. Meski tidak lagi hadir di layar kaca, Doraemon tetap hidup di hati para penggemarnya dan masih bisa dinikmati melalui media lain. Bagi banyak orang, Doraemon akan selalu menjadi simbol masa kecil yang hangat, penuh tawa, dan imajinasi tanpa batas.

4. Sekilas Tentang Doraemon

Doraemon menceritakan kehidupan Nobita Nobi, seorang anak sekolah dasar yang pemalas, ceroboh, dan sering tertimpa kesialan. Hidupnya berubah ketika Doraemon, robot kucing dari abad ke-22, datang untuk membantu memperbaiki masa depan Nobita. Dengan kantong ajaibnya, Doraemon mengeluarkan berbagai alat futuristik yang bisa mewujudkan hal-hal mustahil.

Cerita Doraemon biasanya berawal dari masalah sederhana yang dialami Nobita, seperti dimarahi guru, kalah dari Gian, atau ingin terlihat hebat di depan Shizuka. Alih-alih berusaha sendiri, Nobita kerap memilih jalan pintas dengan menggunakan alat ajaib. Namun, penggunaan yang ceroboh justru sering menimbulkan masalah baru.

Pola cerita ini membuat Doraemon mudah diterima oleh anak-anak sekaligus tetap relevan bagi penonton dewasa. Di balik kisahnya yang ringan dan lucu, Doraemon selalu menyisipkan pesan tentang tanggung jawab dan proses belajar dalam hidup, yang membuatnya mampu bertahan dan dicintai selama puluhan tahun.

Tags: cobisnis.comDoraemondoraemon berhenti tayangRCTI

Related Posts

Jokowi Bertemu Prabowo Saat MK Bersidang, Apa yang Dibahas?

Jokowi Bertemu Prabowo Saat MK Bersidang, Apa yang Dibahas?

by Hidayat Taufik
October 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden RI Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di kediaman Prabowo di Kertanegara,...

Soal Putusan MK, Mahfud MD: Berarti Ijazah Gibran Tidak Ada

Soal Putusan MK, Mahfud MD: Berarti Ijazah Gibran Tidak Ada

by Hidayat Taufik
October 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka dapat...

Riset Evident: Wamen dan Waka Badan Tidak Sekadar Ban Serep

Riset Evident: Wamen dan Waka Badan Tidak Sekadar Ban Serep

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Lembaga riset independen EVIDENT Institute Indonesia merilis 10 Wakil Menteri dan Wakil Kepala Badan Kabinet Merah Putih...

Gibran Singgung Kuliahnya di Singapura soal Ijazah SMA

Gibran Singgung Kuliahnya di Singapura soal Ijazah SMA

by Hidayat Taufik
October 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa syarat pendidikan dalam pencalonannya pada...

Nama Maruli Masuk Bursa Panglima TNI, Ini Responsnya

Nama Maruli Masuk Bursa Panglima TNI, Ini Responsnya

by Hidayat Taufik
October 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Nama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak ikut mencuat dalam bursa calon Panglima TNI. Maruli...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IFG Life dan Bank Sulselbar menjalin kerja sama bancassurance untuk memperluas akses perlindungan asuransi jiwa bagi nasabah.

IFG Life Gandeng Bank Sulselbar Perluas Proteksi

October 7, 2026
UNESCO

UNESCO Ungkap Dunia Kekurangan 50 Juta Guru

October 6, 2026
Tumpukan Uang Rp13,2 Triliun Satgas PKH Diserahkan ke Negara

Tumpukan Uang Rp13,2 Triliun Satgas PKH Diserahkan ke Negara

October 6, 2026
Dana BOS-PIP Dibuat Makin Terbuka, Begini Penjelasan Mendikdasmen

Dana BOS-PIP Dibuat Makin Terbuka, Begini Penjelasan Mendikdasmen

October 6, 2026
BYD Racco

BYD Racco Mulai Ekspansi ke Sri Lanka

October 7, 2026
Anak yatim

Kisah Inspiratif, 23 Tahun Rawat Harapan Anak Yatim hingga Berobat ke Singapura

October 7, 2026
Risiko penyakit kritis dapat datang tanpa peringatan. Simak langkah menjaga kesehatan, menyiapkan biaya, dan memahami perlindungan asuransi.

Cara Siapkan Finansial Hadapi Penyakit Kritis

October 7, 2026
Biaya Haji 2027 Naik, Total Biaya Disepakati Rp98,4 Juta

Biaya Haji 2027 Naik, Total Biaya Disepakati Rp98,4 Juta

October 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved