• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, May 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Demi Go Global, Pertamina Beri Tips Tembus Pasar Ekspor Australia

H. Fuad by H. Fuad
July 27, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
Tahun Buku 2020, Kontribusi Pertamina kepada Negara Capai Rp126,7 T

Pertamina tetap berkontribusi kepada Negara pada tahun buku 2020 sebesar Rp126,7 triliun, di tengah tantangan pandemi Covid-19. (Foto: Cobisnis.com/Pool/Dok. Pertamina)

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Pertamina (Persero) melalui Program Pendanaan UMK berkomitmen untuk terus mendukung mitra binaannya menjadi UMK Go Global. Komitmen tersebut diwujudkan dalam pembekalan peserta UMK Academy 2021 dengan menghadirkan fasilitator berpengalaman dan mitra binaan Pertamina yang berhasil sukses menembus pasar dunia dengan karyanya.

Pjs. Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Fajriyah Usman menjelaskan, selain bertujuan untuk memperkenalkan pasar ekspor, pembekalan pada sesi pertama tersebut juga sebagai sarana untuk menginspirasi peserta dari kelas Go Global agar lebih terpacu untuk mampu menjual produknya hingga ke mancanegara.

“Pertamina telah menghadirkan Co-Founder & Director House of Indonesia Sydney, Vidi Vinandar. Juga terdapat exclusive facilitator dari MarkPlus Institute, Marthani dan salah satu mitra binaan Pertamina yang cukup berprestasi dengan usaha Kekean Wastra Galery yang dimilikinya yakni Achmad Nur Hasim atau Aam,” jelas Fajriyah.

Dalam pemaparannya, Vidi banyak menyampaikan terkait regulasi dan kiat-kiat untuk dapat menembus pasar ekspor Australia. Menurutnya, dari segi regulasi dan perizinan, Australia cukup ketat dalam hal barang-barang import. “Untuk produk makanan misalnya, UMK bisa melihat biosecurity yang sudah disediakan dalam situs Departemen Agrikultur, Air, dan Lingkungan. Semuanya tertera secara jelas,” ujarnya.

Sementara itu, Marthani menambahkan, untuk dapat menjadi UMK naik kelas dan Go Global, para UMK harus memperhatikan sejumlah prinsip strategi pemasaran. Seperti mencari peluang, analisis kekuatan usaha, hingga pengoptimalan peluang dengan kondisi 3C. “Change, competitor, customer. Tiga kondisi ini perlu ditelaah lebih dalam untuk dapat mendapatkan hasil analisis yang akurat,” katanya.

Cara-cara itulah yang sebelumnya telah diterapkan oleh Aam. Berangkat dari kepedulian terkait budaya dan kearifan busana lokal, Aam mendirikan usaha berbasis sociopreneur yakni Kekean Wastra Gallery. “Saya terus cari cara bagaimana sebuah produk handmade lokal bisa jadi industri besar. Kuncinya selain standardisasi, ternyata adanya SDM yang melimpah juga bisa jadi kekuatan,” katanya.

Atas dasar itulah dia turut mendirikan Kekean Foundation. Selain sebagai bentuk tanggung jawab sosial, bagian dari usaha ini juga berperan dalam membuat dan mengembangkan proses usaha. Seperti invensi pasar yang lebih luas atau mencari kelompok usaha bersama (KUB) yang berpotensi untuk dikembangkan. “Saat ini kami memberdayakan 12 KUB, di mana terakhir bergabung yakni KUB di Gresik dengan sekitar 290 penenun yang tergabung di dalamnya,” imbuhnya.

Semangat berwirausaha itulah yang banyak disampaikan pada para peserta UMK Go Global secara virtual. Hingga akhirnya dia mampu mewujudkan salah satu mimpi besarnya yakni berkolaborasi dengan rumah mode ternama di dunia yakni Christian Dior. “Dibalik beberapa cobaan di kala pandemi, justru datang kesempatan yang luar biasa. Inilah pentingnya untuk terus memperbanyak inovasi dan kerja keras,” pungkasnya.

Menurut Fajriyah, melalui Program Pendanaan UMK, Pertamina ingin senantiasa menghadirkan energi yang dapat menggerakkan roda ekonomi. Energi yang menjadi bahan bakar, serta energi yang menghasilkan pertumbuhan berkelanjutan.

Pertamina juga senantiasa mendukung pencapaian SDGs (Sustainable Development Goals) melalui implementasi program-program berbasis ESG (Environmental, Social, and Governance) di seluruh wilayah operasionalnya. Hal ini merupakan bagian dari tanggung jawab lingkungan dan sosial, demi mewujudkan manfaat ekonomi di masyarakat.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
free online course
download intex firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
Tags: Cobisnispasar eksporpasar ekspor australiapertamina

Related Posts

Telkomsel Gandeng TVRI Siapkan Streaming Piala Dunia 2026 untuk Pengguna Indonesia

Telkomsel Gandeng TVRI Siapkan Streaming Piala Dunia 2026 untuk Pengguna Indonesia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Telkomsel memastikan layanan streaming Piala Dunia 2026 akan berjalan lancar tanpa gangguan berarti. Operator ini menyiapkan penguatan...

Penderita Hipertensi Tetap Bisa Makan Daging Kurban, Ini Catatan Dokter

Penderita Hipertensi Tetap Bisa Makan Daging Kurban, Ini Catatan Dokter

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perayaan Iduladha identik dengan berbagai olahan daging sapi dan kambing. Namun konsumsi daging kurban tetap perlu diperhatikan...

Daging Kambing Tidak Selalu Lebih Berbahaya, Ini Fakta Gizinya Dibanding Sapi

Daging Kambing Tidak Selalu Lebih Berbahaya, Ini Fakta Gizinya Dibanding Sapi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Momen Iduladha identik dengan konsumsi daging kurban, terutama daging sapi dan kambing. Meski sama-sama termasuk daging merah,...

Tenang Dulu, Minum Es Setelah Makan Sate Tidak Bikin Lemak Beku di Perut Kamu

Tenang Dulu, Minum Es Setelah Makan Sate Tidak Bikin Lemak Beku di Perut Kamu

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mitos soal minum air dingin setelah makan daging kembali ramai dibahas menjelang Idul Adha. Banyak yang percaya...

Daging Kambing Ternyata Lebih Rendah Lemak, Tapi Tetap Tidak Boleh Berlebihan

Daging Kambing Ternyata Lebih Rendah Lemak, Tapi Tetap Tidak Boleh Berlebihan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Daging merah seperti sapi dan kambing menjadi hidangan yang paling banyak dikonsumsi saat Iduladha. Meski kaya nutrisi,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IFG Youth Runner 2026 Dorong Atlet Muda di Labuan Bajo

IFG Youth Runner 2026 Dorong Atlet Muda di Labuan Bajo

May 26, 2026
Antrean Aktivasi IKD Membludak Jelang SPMB 2026, Dukcapil Diserbu Warga

Antrean Aktivasi IKD Membludak Jelang SPMB 2026, Dukcapil Diserbu Warga

May 26, 2026
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Sysmex Indonesia Dorong Deteksi Dini Talasemia di Indonesia

Sysmex Indonesia Dorong Deteksi Dini Talasemia di Indonesia

May 26, 2026
Ade Armando Kritik Blusukan Jokowi karena Dinilai Sarat Nuansa Dinasti Politik PSI

Ade Armando Kritik Blusukan Jokowi karena Dinilai Sarat Nuansa Dinasti Politik PSI

May 27, 2026
BTN Salurkan 1.605 Hewan Kurban

BTN Salurkan 1.605 Hewan Kurban

May 27, 2026
Makna Idul Adha 2026: Semangat Pengorbanan untuk Indonesia yang Lebih Tangguh

Makna Idul Adha 2026: Semangat Pengorbanan untuk Indonesia yang Lebih Tangguh

May 27, 2026
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

May 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved