• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, August 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

China Punya Solusi Lain Atasi Krisis Populasi: Revolusi Robot dan Otomatisasi

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 14, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
China Punya Solusi Lain Atasi Krisis Populasi: Revolusi Robot dan Otomatisasi

JAKARTA, Cobisnis.com – China menghadapi tantangan demografis serius setelah angka kelahiran nasional kembali mencetak rekor terendah. Penurunan populasi usia kerja dan melonjaknya jumlah lansia memicu kekhawatiran akan guncangan ekonomi besar dalam beberapa dekade mendatang.

Berbagai kebijakan untuk mendorong angka kelahiran mulai dari insentif tunai, keringanan pajak, hingga pelonggaran aturan pernikahan sejauh ini belum membuahkan hasil signifikan. Di tengah situasi tersebut, Beijing semakin mengandalkan solusi lain: robot dan otomatisasi berbasis kecerdasan buatan.

Di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping, China telah lama mendorong modernisasi sektor manufaktur sebagai bagian dari ambisi menjadi negara teknologi tinggi yang mandiri. Agenda itu diperkuat melalui cetak biru industri Made in China 2025 yang diluncurkan pada 2015.

Kini, dorongan industrialisasi berbasis teknologi tersebut semakin relevan untuk mengimbangi penyusutan tenaga kerja. Jika tidak ditangani, ketidakseimbangan antara sistem ekonomi dan struktur populasi berisiko membebani sistem pensiun, meningkatkan biaya kesehatan keluarga, serta menekan produktivitas nasional.

Menurut para pakar, peningkatan produktivitas melalui robotika dan digitalisasi dapat membantu menjaga output industri meski jumlah pekerja menyusut. China saat ini sudah menjadi pasar robot industri terbesar di dunia. Data dari International Federation of Robotics menunjukkan lebih dari separuh instalasi robot industri global pada 2024 berada di China.

Di berbagai pabrik, lengan robot bekerja untuk mengelas, mengecat, hingga merakit produk dalam lini produksi otomatis. Bahkan muncul konsep “pabrik gelap” fasilitas produksi tanpa pencahayaan karena tidak membutuhkan pekerja manusia secara langsung. Otomatisasi inilah yang memungkinkan China memproduksi kendaraan listrik dan panel surya dalam skala besar dengan biaya rendah.

Selain robot industri, Beijing juga bertaruh pada robot humanoid. Lebih dari 140 perusahaan China tengah mengembangkan teknologi ini, didukung subsidi pemerintah. Meski sebagian masih menjadi ajang demonstrasi teknologi, beberapa telah diuji di jalur perakitan, pusat logistik, hingga laboratorium penelitian.

Robot juga diproyeksikan berperan dalam perawatan lansia. Saat ini, sekitar 23% populasi China berusia di atas 60 tahun, dan angka itu diperkirakan bisa melampaui 50% pada akhir abad ini menurut proyeksi United Nations. Warisan kebijakan satu anak membuat generasi muda kini harus menanggung beban merawat orang tua tanpa saudara kandung.

Pemerintah China telah mengeluarkan pedoman untuk mengembangkan robot humanoid, antarmuka otak-komputer, serta exoskeleton guna membantu warga lansia. Teknologi ini diharapkan bisa mengurangi tekanan pada sistem sosial dan pensiun negara.

Namun, revolusi robot juga membawa tantangan besar. Otomatisasi berpotensi menggantikan jutaan pekerja dalam jangka pendek, khususnya di sektor manufaktur. Beberapa analis memperkirakan sekitar 70% sektor manufaktur China bisa terdampak oleh AI dan robotika.

Artinya, keberhasilan strategi ini sangat bergantung pada kebijakan pendukung seperti pelatihan ulang tenaga kerja, reformasi sistem pensiun, serta penguatan jaring pengaman sosial. Tanpa itu, peningkatan produktivitas justru bisa memperdalam ketimpangan dan tekanan sosial.

Para ahli menilai bahwa penurunan populasi tidak akan terjadi secara instan, sehingga masih ada waktu bagi China untuk beradaptasi. Namun perlombaan antara penurunan tenaga kerja dan peningkatan produktivitas akan menentukan stabilitas ekonomi negara tersebut hingga pertengahan abad ini.

Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
download samsung firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy paid course free download
Tags: Chinacobisnis.comRobotika

Related Posts

Aktor Revaldo Fifaldi

Revaldo Beli Sabu Rp650 Ribu Sebelum Ditangkap

by Desti Dwi Natasya
August 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Aktor Revaldo Fifaldi diketahui membeli setengah gram sabu seharga Rp650.000 sebelum diamankan polisi terkait dugaan penyalahgunaan narkotika....

Rekening Botok Pati Segera Dibuka, DPR Desak Bank Mandiri Bertindak

Rekening Botok Pati Segera Dibuka, DPR Desak Bank Mandiri Bertindak

by Hidayat Taufik
August 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi III DPR RI meminta Bank Mandiri segera mengaktifkan kembali rekening milik aktivis asal Pati, Supriyono alias...

Panitia Muktamar NU ke-35 menetapkan 557 pemilik hak suara yang memenuhi syarat setelah verifikasi DPT jelang pembukaan di Jombang.

Jelang Muktamar NU, 557 Pemilik Suara Ditetapkan

by Desti Dwi Natasya
August 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Panitia Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menetapkan 557 pemilik hak suara yang dinyatakan memenuhi syarat setelah proses...

Revaldo Kembali Ditangkap Kasus Narkoba, Polisi Terapkan Pasal Berlapis

Revaldo Kembali Ditangkap Kasus Narkoba, Polisi Terapkan Pasal Berlapis

by Hidayat Taufik
August 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Aktor Revaldo Fifaldi kembali menghadapi persoalan hukum terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. Polisi telah menetapkannya sebagai tersangka dan...

Perkembangan Gempa NTT: 105 Korban Jiwa, 179 Ribu Orang Mengungsi

Perkembangan Gempa NTT: 105 Korban Jiwa, 179 Ribu Orang Mengungsi

by Hidayat Taufik
August 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memperbarui data korban gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sinopsis The Ambush dan Jadwal Tayang Bioskop Trans TV 25 Agustus 2026

Sinopsis The Ambush dan Jadwal Tayang Bioskop Trans TV 25 Agustus 2026

August 25, 2026
Film Niu Lai Sukses Besar, Sutradara Siapkan Cerita Lanjutan

Film Niu Lai Sukses Besar, Sutradara Siapkan Cerita Lanjutan

August 24, 2026
Kabut Asap Indonesia Masuk Malaysia 29 Wilayah Catat Udara Tak Sehat

Kabut Asap Indonesia Masuk Malaysia 29 Wilayah Catat Udara Tak Sehat

August 25, 2026
Trump Dorong Biaya Visa H-1B Jadi Rp1,8 Miliar untuk Pekerja Asing

Trump Dorong Biaya Visa H-1B Jadi Rp1,8 Miliar untuk Pekerja Asing

August 25, 2026
Aktor Revaldo Fifaldi

Revaldo Beli Sabu Rp650 Ribu Sebelum Ditangkap

August 26, 2026
Rekening Botok Pati Segera Dibuka, DPR Desak Bank Mandiri Bertindak

Rekening Botok Pati Segera Dibuka, DPR Desak Bank Mandiri Bertindak

August 26, 2026
Panitia Muktamar NU ke-35 menetapkan 557 pemilik hak suara yang memenuhi syarat setelah verifikasi DPT jelang pembukaan di Jombang.

Jelang Muktamar NU, 557 Pemilik Suara Ditetapkan

August 26, 2026
Danone Indonesia bersama PMI menyalurkan bantuan Rp1 miliar, 53.000 botol AQUA, dan produk nutrisi untuk warga terdampak gempa NTT

Danone Indonesia dan PMI Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

August 26, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved