• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, June 4, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

China Punya Solusi Lain Atasi Krisis Populasi: Revolusi Robot dan Otomatisasi

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 14, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
China Punya Solusi Lain Atasi Krisis Populasi: Revolusi Robot dan Otomatisasi

JAKARTA, Cobisnis.com – China menghadapi tantangan demografis serius setelah angka kelahiran nasional kembali mencetak rekor terendah. Penurunan populasi usia kerja dan melonjaknya jumlah lansia memicu kekhawatiran akan guncangan ekonomi besar dalam beberapa dekade mendatang.

Berbagai kebijakan untuk mendorong angka kelahiran mulai dari insentif tunai, keringanan pajak, hingga pelonggaran aturan pernikahan sejauh ini belum membuahkan hasil signifikan. Di tengah situasi tersebut, Beijing semakin mengandalkan solusi lain: robot dan otomatisasi berbasis kecerdasan buatan.

Di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping, China telah lama mendorong modernisasi sektor manufaktur sebagai bagian dari ambisi menjadi negara teknologi tinggi yang mandiri. Agenda itu diperkuat melalui cetak biru industri Made in China 2025 yang diluncurkan pada 2015.

Kini, dorongan industrialisasi berbasis teknologi tersebut semakin relevan untuk mengimbangi penyusutan tenaga kerja. Jika tidak ditangani, ketidakseimbangan antara sistem ekonomi dan struktur populasi berisiko membebani sistem pensiun, meningkatkan biaya kesehatan keluarga, serta menekan produktivitas nasional.

Menurut para pakar, peningkatan produktivitas melalui robotika dan digitalisasi dapat membantu menjaga output industri meski jumlah pekerja menyusut. China saat ini sudah menjadi pasar robot industri terbesar di dunia. Data dari International Federation of Robotics menunjukkan lebih dari separuh instalasi robot industri global pada 2024 berada di China.

Di berbagai pabrik, lengan robot bekerja untuk mengelas, mengecat, hingga merakit produk dalam lini produksi otomatis. Bahkan muncul konsep “pabrik gelap” fasilitas produksi tanpa pencahayaan karena tidak membutuhkan pekerja manusia secara langsung. Otomatisasi inilah yang memungkinkan China memproduksi kendaraan listrik dan panel surya dalam skala besar dengan biaya rendah.

Selain robot industri, Beijing juga bertaruh pada robot humanoid. Lebih dari 140 perusahaan China tengah mengembangkan teknologi ini, didukung subsidi pemerintah. Meski sebagian masih menjadi ajang demonstrasi teknologi, beberapa telah diuji di jalur perakitan, pusat logistik, hingga laboratorium penelitian.

Robot juga diproyeksikan berperan dalam perawatan lansia. Saat ini, sekitar 23% populasi China berusia di atas 60 tahun, dan angka itu diperkirakan bisa melampaui 50% pada akhir abad ini menurut proyeksi United Nations. Warisan kebijakan satu anak membuat generasi muda kini harus menanggung beban merawat orang tua tanpa saudara kandung.

Pemerintah China telah mengeluarkan pedoman untuk mengembangkan robot humanoid, antarmuka otak-komputer, serta exoskeleton guna membantu warga lansia. Teknologi ini diharapkan bisa mengurangi tekanan pada sistem sosial dan pensiun negara.

Namun, revolusi robot juga membawa tantangan besar. Otomatisasi berpotensi menggantikan jutaan pekerja dalam jangka pendek, khususnya di sektor manufaktur. Beberapa analis memperkirakan sekitar 70% sektor manufaktur China bisa terdampak oleh AI dan robotika.

Artinya, keberhasilan strategi ini sangat bergantung pada kebijakan pendukung seperti pelatihan ulang tenaga kerja, reformasi sistem pensiun, serta penguatan jaring pengaman sosial. Tanpa itu, peningkatan produktivitas justru bisa memperdalam ketimpangan dan tekanan sosial.

Para ahli menilai bahwa penurunan populasi tidak akan terjadi secara instan, sehingga masih ada waktu bagi China untuk beradaptasi. Namun perlombaan antara penurunan tenaga kerja dan peningkatan produktivitas akan menentukan stabilitas ekonomi negara tersebut hingga pertengahan abad ini.

Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
lynda course free download
download coolpad firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: Chinacobisnis.comRobotika

Related Posts

Tak Hanya Mobil Listrik, BYD Kini Garap Robot Humanoid

Tak Hanya Mobil Listrik, BYD Kini Garap Robot Humanoid

by Desti Dwi Natasya
June 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Produsen kendaraan listrik asal China, BYD, mengumumkan langkah baru dengan mengembangkan robot humanoid. Inisiatif tersebut menjadi bagian...

Piala Dunia 2026 Siap Bergulir, Hadir dengan 48 Tim dan Rekor 104 Pertandingan

Piala Dunia 2026 Siap Bergulir, Hadir dengan 48 Tim dan Rekor 104 Pertandingan

by Hidayat Taufik
June 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ajang sepak bola terbesar di dunia, Piala Dunia 2026, akan segera dimulai. Turnamen yang digelar mulai 11...

Topan Jangmi Hantam Jepang 2026, 23 Orang Terluka dan 5.378 Sekolah Ditutup

Topan Jangmi Hantam Jepang 2026, 23 Orang Terluka dan 5.378 Sekolah Ditutup

by Hidayat Taufik
June 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Topan Jangmi menerjang Jepang pada Rabu (3/6/2026). Badai ini memicu banjir, tanah longsor, dan gangguan transportasi di...

Kasus MBG 2026: Kejagung Soroti Dugaan Markup 21.801 Motor Listrik dan Puluhan Ribu Sepatu

Kasus MBG 2026: Kejagung Soroti Dugaan Markup 21.801 Motor Listrik dan Puluhan Ribu Sepatu

by Hidayat Taufik
June 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan penggelembungan harga dalam pengadaan barang dan jasa pada program Makan Bergizi Gratis...

Jadwal MotoGP Hungaria 2026: Balapan Utama Digelar Minggu Malam

Jadwal MotoGP Hungaria 2026: Balapan Utama Digelar Minggu Malam

by Desti Dwi Natasya
June 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – MotoGP 2026 memasuki putaran kedelapan yang kali ini digelar di Sirkuit Balaton Park, Hungaria. Persaingan menuju gelar...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
Intip Harta dan Isi Garasi Dadan Hindayana yang Dicopot dari Kepala BGN

Intip Harta dan Isi Garasi Dadan Hindayana yang Dicopot dari Kepala BGN

June 3, 2026
Pledoi Nadiem Makarim Soroti Kejanggalan Kasus Pengadaan Chromebook

Pledoi Nadiem Makarim Soroti Kejanggalan Kasus Pengadaan Chromebook

June 3, 2026
BSI Dorong Literasi Keuangan Syariah bagi Gen Z Lewat Sekolah

BSI Dorong Literasi Keuangan Syariah bagi Gen Z Lewat Sekolah

June 3, 2026
Tak Hanya Mobil Listrik, BYD Kini Garap Robot Humanoid

Tak Hanya Mobil Listrik, BYD Kini Garap Robot Humanoid

June 4, 2026
Piala Dunia 2026 Siap Bergulir, Hadir dengan 48 Tim dan Rekor 104 Pertandingan

Piala Dunia 2026 Siap Bergulir, Hadir dengan 48 Tim dan Rekor 104 Pertandingan

June 4, 2026
Topan Jangmi Hantam Jepang 2026, 23 Orang Terluka dan 5.378 Sekolah Ditutup

Topan Jangmi Hantam Jepang 2026, 23 Orang Terluka dan 5.378 Sekolah Ditutup

June 4, 2026
Kasus MBG 2026: Kejagung Soroti Dugaan Markup 21.801 Motor Listrik dan Puluhan Ribu Sepatu

Kasus MBG 2026: Kejagung Soroti Dugaan Markup 21.801 Motor Listrik dan Puluhan Ribu Sepatu

June 4, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved