• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, May 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

China Catat Surplus Perdagangan Rekor US$1,2 Triliun Meski Dihantam Tarif Trump

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 14, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
China Catat Surplus Perdagangan Rekor US$1,2 Triliun Meski Dihantam Tarif Trump

JAKARTA, Cobisnis.com – China mencatat surplus perdagangan terbesar di dunia sepanjang 2025, menutup tahun dengan capaian bersejarah meski menghadapi tekanan perdagangan dari Amerika Serikat. Surplus perdagangan Negeri Tirai Bambu mencapai rekor US$1,2 triliun, melonjak 20% dibandingkan 2024, seiring perusahaan-perusahaan China mengalihkan fokus ekspor dari pasar AS ke negara berkembang di Asia Tenggara, Afrika, dan Amerika Latin.

Surplus perdagangan selisih antara nilai ekspor dan impor tersebut tercapai di tengah penurunan signifikan perdagangan China dengan Amerika Serikat, yang selama ini menjadi pasar ekspor tunggal terbesar China. Data menunjukkan perdagangan China-AS turun 16,9% dalam 11 bulan pertama tahun ini.

Ketahanan China menghadapi perang dagang Presiden AS Donald Trump dipandang sebagai kemenangan di dalam negeri. Namun secara global, lonjakan surplus ini berisiko memperburuk ketegangan dagang, terutama di negara-negara yang khawatir pasar domestiknya dibanjiri produk China berbiaya rendah.

Pejabat China mempromosikan kinerja perdagangan yang kuat sebagai bukti ketahanan ekonomi di tengah tekanan eksternal. “China terus melaju meski menghadapi lingkungan eksternal yang kompleks dan menantang,” kata Wang Jun, Wakil Administrator Bea Cukai China, dalam konferensi pers Rabu lalu.

Ekspor barang berteknologi tinggi termasuk mesin perkakas kelas atas dan robot industri naik 13% secara tahunan. Sementara ekspor kendaraan listrik, baterai litium, dan produk fotovoltaik seperti panel surya melonjak 27%.

Alih-alih melemah akibat saling balas tarif antara AS dan China, Beijing justru memperdalam penetrasi produknya ke pasar global lain. Strategi ini memperluas jejak ekonomi China di dunia dan memanfaatkan pendekatan yang telah dikembangkan perusahaan-perusahaan China sejak perang dagang periode pertama Trump.

Namun, strategi tersebut juga memicu friksi dengan mitra dagang. Sejumlah negara menuding praktik perdagangan tidak adil dan mengkhawatirkan dampak masuknya produk China terhadap industri domestik mereka. Presiden Prancis Emmanuel Macron, dalam kunjungannya ke Beijing, menyebut ketidakseimbangan perdagangan dengan China sebagai kondisi yang tidak berkelanjutan, sejalan dengan desakan para pembuat kebijakan Eropa agar Beijing meningkatkan konsumsi domestik dan menahan laju ekspor.

Kuatnya ekspor sepanjang tahun lalu memberi Beijing kepercayaan diri dalam negosiasi dagang berbulan-bulan dengan Washington. Ketegangan memuncak pada Oktober ketika Trump dan Presiden China Xi Jinping bertemu dan menyepakati gencatan senjata dagang yang memangkas tarif baru atas barang China menjadi 20%, setelah sempat melonjak hingga 145% pada awal tahun.

Gencatan senjata tersebut masih bertahan. Namun, Trump pada Senin menyatakan negara-negara yang berbisnis dengan Iran akan dikenai tarif baru 25%, kebijakan yang berpotensi berdampak pada China sebagai mitra ekonomi penting Teheran.

Para eksportir bersiap menghadapi friksi lanjutan, mengingat pemerintahan Trump menjadikan pengurangan ketergantungan pada China dan pemulangan manufaktur ke AS sebagai agenda utama. Analis juga mempertanyakan apakah China mampu mempertahankan tingkat ekspor tinggi ke pasar global, di tengah upaya banyak negara melindungi pasar domestik dari apa yang disebut “kelebihan kapasitas industri” China.

Ketergantungan China pada ekspor sebagai mesin pertumbuhan juga terkait tantangan di dalam negeri, termasuk krisis sektor properti yang masih membebani ekonomi. Pemerintah masih berjuang mendorong konsumsi domestik agar sektor manufaktur yang besar dapat ditopang permintaan kuat, baik dari dalam maupun luar negeri.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
download xiomi firmware
Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: Chinacobisnis.comEksporChinaSurplusPerdagangan

Related Posts

Arus Keluar Jabotabek Capai 487 Ribu Kendaraan Selama Libur Panjang 2026

Arus Keluar Jabotabek Capai 487 Ribu Kendaraan Selama Libur Panjang 2026

by Hidayat Taufik
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat 487.814 kendaraan keluar dari wilayah Jabotabek selama libur panjang Kenaikan Yesus...

Polisi Amankan 11 Anggota Jaringan Narkoba Samarinda, Langsung Dibawa ke Jakarta

Polisi Amankan 11 Anggota Jaringan Narkoba Samarinda, Langsung Dibawa ke Jakarta

by Hidayat Taufik
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membawa 11 tersangka jaringan narkoba dari Samarinda ke Jakarta, Sabtu (16/5/2026)....

Trump Terapkan Prosedur Ketat, Semua Barang dari China Dibuang Sebelum Pulang

Trump Terapkan Prosedur Ketat, Semua Barang dari China Dibuang Sebelum Pulang

by Hidayat Taufik
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Rombongan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, membuang sejumlah barang dari China sebelum kembali ke Washington. Laporan itu...

Dolar AS Tembus Rp 17.500, Prabowo Sindir Menteri Berlatar Pengusaha

Dolar AS Tembus Rp 17.500, Prabowo Sindir Menteri Berlatar Pengusaha

by Hidayat Taufik
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Prabowo Subianto menanggapi pelemahan rupiah terhadap dolar AS dengan santai. Ia menyampaikan hal itu saat berbicara di...

Prabowo Minta Stok Pangan Nasional Diamankan Hadapi Krisis Global

Prabowo Minta Stok Pangan Nasional Diamankan Hadapi Krisis Global

by Hidayat Taufik
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto meminta Perum Bulog menjaga ketersediaan stok pangan nasional di tengah ketidakpastian krisis global yang...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Koelnmesse dan AMARA Expo Dirikan PT Nine Koeln Indonesia

Koelnmesse dan AMARA Expo Dirikan PT Nine Koeln Indonesia

May 16, 2026
Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026 Lengkap dengan Niat Arab dan Artinya

Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026 Lengkap dengan Niat Arab dan Artinya

May 16, 2026
Timwas DPR Pantau Pelayanan Jemaah Haji di Makkah dan Madinah

Timwas DPR Pantau Pelayanan Jemaah Haji di Makkah dan Madinah

May 16, 2026
Investor China Resah Soal Aturan Nikel Baru, Industri Hilir Disebut Bisa Terguncang

Investor China Resah Soal Aturan Nikel Baru, Industri Hilir Disebut Bisa Terguncang

May 15, 2026
Arus Keluar Jabotabek Capai 487 Ribu Kendaraan Selama Libur Panjang 2026

Arus Keluar Jabotabek Capai 487 Ribu Kendaraan Selama Libur Panjang 2026

May 16, 2026
Polisi Amankan 11 Anggota Jaringan Narkoba Samarinda, Langsung Dibawa ke Jakarta

Polisi Amankan 11 Anggota Jaringan Narkoba Samarinda, Langsung Dibawa ke Jakarta

May 16, 2026
Trump Terapkan Prosedur Ketat, Semua Barang dari China Dibuang Sebelum Pulang

Trump Terapkan Prosedur Ketat, Semua Barang dari China Dibuang Sebelum Pulang

May 16, 2026
Bukan Gimmick, Kamera di AirPods Terbaru Apple Dirancang Biar Siri Bisa Lihat Dunia Nyata

Bukan Gimmick, Kamera di AirPods Terbaru Apple Dirancang Biar Siri Bisa Lihat Dunia Nyata

May 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved