• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Cerita Sukses Nasabah BRI Bawa Kerajinan Bali Dikenal Pasar Dunia

Fathi by Fathi
June 15, 2021
in Humaniora
0
Cerita Sukses Nasabah BRI Bawa Kerajinan Bali Dikenal Pasar Dunia

JAKARTA, Cobisnis.com – Berawal dari ketertarikan pada pengolahan kayu, nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) sukses membawa kerajinan Bali dikenal di pasar dunia dan membuka lapangan pekerjaan bagi kaum perempuan di sekitarnya.

Adalah Ni Ketut Bakati Anggareni, perempuan asal Pulau Dewata, yang mendirikan usaha kerajinan barang rumah tangga berbahan dasar kayu. “Bali Bakti Anggara” demikian nama usaha yang disematkan pada bisnis yang dirintisnya sejak 1997.

Ni Ketut Bakati Anggareni atau biasa disapa Ayu merintis usaha sejak 23 tahun lalu dengan modal awal hanya Rp50 juta. Dengan modal awal yang bersumber dari uang sendiri alias bukan pinjaman, Ayu memproduksi hiasan dinding, meja kerja dan beberapa peralatan makan seperti mangkuk dan gelas kayu.

Produk yang diproduksinya bervariasi. Kerennya, produk-produk tersebut sudah menembus pasar luar negeri seperti Amerika Serikat, Eropa dan Asia.

“Sekitar 60 persen market kami di Amerika Serikat, 30 persen di Eropa dan sisanya di Asia termasuk pasar dalam negeri,” ujarnya.

Aneka produk kerajinan tersebut dijual mulai dari USD 2,5 hingga USD 100 atau berkisar Rp35.600 hingga Rp1,4 juta per-produk. Dalam kondisi normal, Ayu biasanya mampu mengekspor sebanyak 30-100 kontainer dan meraup omset hingga USD 50 ribu atau setara Rp710 juta per semester.

Bisnis skala UKM yang dijalankan Ayu banyak mempekerjakan perempuan. Ini bukan tanpa maksud. Pasalnya, di daerahnya di Kelurahan Abianbase, Gianyar, Bali, banyak perempuan yang sudah berkeluarga tetapi kesulitan mendapatkan pekerjaan. Dia pun memutuskan memberdayakan perempuan setempat, terutama dalam proses pengemasan.

Namun, pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia telah memberi dampak signifikan pada usaha skala UMKM, termasuk “Bali Bakti Anggara”.

Akibat permintaan pasar yang lesu terdampak pandemi, Ayu harus melakukan sejumlah penyesuaian, termasuk jumlah pekerja. Saat ini, dia hanya bisa mempekerjakan sekitar 23 orang, di mana 12 orang di antaranya merupakan pekerja perempuan.

Perempuan berusia 49 tahun ini mengaku pernah mengalami masa sulit. Saat itu pada pada 2012 lalu, usahanya terimbas perubahan tren di masyarakat.

Kerajinan kayunya selama ini fokus pada kerajinan tradisional asli Bali yang banyak mengandung kreativitas ukiran. Namun ternyata tren di pasaran saat itu berubah, dan ini mempengaruhi usahanya.

“Kita sempat terlambat mengikuti tren tersebut. Kebetulan saat itu merupakan keuntungan bagi usaha saya, saya mendapat bantuan dari Pemerintah Belanda dimana mereka memiliki program untuk membina usaha kecil di negara berkembang, nah usaha saya terpilih,” ungkapnya.

Kesempatan itu dimanfaatkan Ayu sebaik mungkin untuk belajar dan lebih mengasah lagi kreativitas. Harapannya agar bisa menghasilkan produk-produk kerajinan kayu yang kekinian mengikuti roda zaman. Berkat pembinaan dari Pemerintah Belanda selama setahun akhirnya usaha kerajinannya normal kembali dan lebih berkembang.

Ayu menuturkan tantangan lain yang dihadapi adalah terkait shipping buyer payment (sistem pembayaran dari pembeli). Pada masa pandemi Covid-19 seperti ini, masa tunggu menjadi lebih lama yakni sekitar 60 hari dari biasanya 30 hari.

Kondisi itu tentu mempengaruhi cash flow dan dia membutuhkan tambahan modal usaha. Namun berkat bantuan BRI, Bu Ayu mampu terlepas dari kendala itu dan bisa melanjutkan usahanya.

Nasabah BRI

Sebenarnya Ayu sudah lama menjadi nasabah tabungan BRI. Hanya saja baru 2002 dia memberanikan diri meminjam modal usaha ke BRI.

“Berkat bantuan dari BRI saya sangat terbantu, karena pengaruhnya ketika kita mendapat order dari buyer kemudian payment-nya harus menunggu lama, maka dengan bantuan modal dari BRI itu sangat membantu,” tutur dia.

Saat usahanya mulai berkembang dan mendapat pesanan lebih banyak barulah, Ayu mengajukan tambahan modal usaha kepada BRI. Setelah dapat order yang lebih banyak barulah saya bekerjasama dengan BRI. Pertama kali pinjam pada 2002 pinjamannya sebesar Rp 300 juta.

Pemimpin Cabang BRI Gianyar Jimmy Fajriansyah menungkapkan bahwa Ayu merupakan salah satu nasabah BRI yang lancar dalam mengangsur pinjaman dan memiliki kondisi keuangan stabil. Selain itu, dia juga termasuk UMKM yang mampu bertahan di masa pandemi.

“Beliau ini salah satu nasabah kami yang sudah lama, menjadi mitra kami sudah 20 tahun sejak pinjamannya kecil dan sekarang sudah meningkat terus. Pada masa pandemi ini beliau masih bisa bertahan dan menjalankan usahanya, kreativitas dan semangatnya sungguh luar biasa,” ujar Jimmy.

Selain bantuan modal, BRI juga memberikan berbagai pelatihan. Materi yang diajarkan seperti buyer matching, cara ekspor, dan marketing online. Tidak hanya itu, BRI pun turut mendukung pengembangan usaha yakni mempertemukan dengan para buyer, saat mengikuti UMKM Expo Tahun 2019.

Berkat kegigihan dan kreativitas Bu Ayu, “Bali Bakti Anggara” telah memiliki dua cabang tempat produksi yakni di Bali dan Jawa Timur.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
free download udemy course
download mobile firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: bank bribank rakyat indonesiaCobisniskisah sukses

Related Posts

Rupiah Kembali Tembus Rp18.000, Ada Tekanan dari Harga Minyak dan Yield AS

Rupiah Kembali Tembus Rp18.000, Ada Tekanan dari Harga Minyak dan Yield AS

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tekanan terhadap nilai tukar rupiah kembali menguat pada perdagangan Selasa, 29 September 2026. Rupiah di pasar spot...

DIDIMAX Raih Juara 1 Highest Exchange Traded Volume

DIDIMAX Raih Juara 1 Highest Exchange Traded Volume

by Dwi Natasya
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – DIDIMAX kembali mencatatkan pencapaian di industri perdagangan berjangka komoditi Indonesia dengan meraih penghargaan Top Achiever Award 2025...

Bruno Fernandes tetap bersama Timnas Portugal meski mengalami cedera dan berpeluang kembali tampil saat menghadapi Denmark di UEFA Nations League.

Bruno Fernandes Bidik Comeback Lawan Denmark

by Desti Dwi Natasya
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, tetap berada dalam skuad Timnas Portugal untuk menjalani pertandingan UEFA Nations League...

MD Entertainment dan SBS menandatangani MOU kerja sama konten, termasuk menghadirkan program SBS dan mengembangkan remake berbahasa Indonesia.

MD Entertainment-SBS Garap Remake Konten Korea

by Rizki Meirino
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT MD Entertainment Tbk (IDX: FILM) dan SBS Co., Ltd. memperkuat kerja sama strategis melalui penandatanganan Memorandum...

Anggaran Pendidikan 2027 Tembus Rp824 Triliun, Suahasil Ungkap Rinciannya

Anggaran Pendidikan 2027 Tembus Rp824 Triliun, Suahasil Ungkap Rinciannya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah dan DPR RI menyepakati anggaran pendidikan dalam APBN 2027 sebesar Rp824 triliun. Angka tersebut disebut meningkat...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transaksi Jumbo Saham BCA Capai Rp1,35 Triliun, Nama Haji Isam Ikut Mencuat

Transaksi Jumbo Saham BCA Capai Rp1,35 Triliun, Nama Haji Isam Ikut Mencuat

September 29, 2026
World Heart Day 2026, Obesitas dan Risiko Jantung

World Heart Day 2026, Obesitas dan Risiko Jantung

September 28, 2026
Scam Digital Meningkat, 668 Ribu Laporan dan 1,2 Juta Rekening Dilaporkan

Scam Digital Meningkat, 668 Ribu Laporan dan 1,2 Juta Rekening Dilaporkan

September 28, 2026
PMSol dan PTK Group Dorong Ekosistem Biodiesel Nasional

PMSol dan PTK Group Dorong Ekosistem Biodiesel Nasional

September 28, 2026
Rupiah Kembali Tembus Rp18.000, Ada Tekanan dari Harga Minyak dan Yield AS

Rupiah Kembali Tembus Rp18.000, Ada Tekanan dari Harga Minyak dan Yield AS

September 30, 2026
Harga Minyak Kembali Naik, Brent Tembus US$106,77 per Barel

Harga Minyak Naik 14% pada September, Brent Tembus US$103,73

September 30, 2026
Kabel Semrawut Mau Dibersihkan, Pramono Pasang Target 5 Tahun

Kabel Semrawut Mau Dibersihkan, Pramono Pasang Target 5 Tahun

September 30, 2026
Kick-Off BTN Housingpreneur Batch 3

Kick-Off BTN Housingpreneur Batch 3

September 30, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved