• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, November 9, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

World Heart Day 2026, Obesitas dan Risiko Jantung

Rizki Meirino by Rizki Meirino
September 28, 2026
in Lifestyle
0
World Heart Day 2026, Obesitas dan Risiko Jantung

JAKARTA, Cobisnis.com – World Heart Day 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman mengenai hubungan obesitas dan kesehatan jantung. Penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab kematian utama di dunia dan menyumbang hampir satu dari tiga kematian, sementara sekitar 17 persen kematian akibat penyakit kardiovaskular secara global dikaitkan dengan obesitas.

Sejalan dengan tema World Heart Day 2026, “Don’t Miss a Beat”, Novo Indonesia menggelar diskusi media bertajuk “World Heart Day: Beyond the Scale, Toward Better Heart Health”. Kegiatan tersebut membahas hubungan obesitas dengan risiko kardiovaskular sekaligus pentingnya dukungan medis, termasuk konsultasi dokter dan terapi berbasis GLP-1 RA sesuai indikasi serta di bawah pengawasan dokter.

Obesitas merupakan penyakit kronis kompleks yang dapat meningkatkan risiko kardiovaskular melalui berbagai faktor, seperti tekanan darah tinggi, gangguan kadar lemak darah, resistensi insulin, dan inflamasi kronis derajat rendah. Di Indonesia, studi SMARThealth Extend menemukan bahwa responden dengan obesitas memiliki probabilitas 85 persen lebih tinggi untuk memiliki risiko penyakit kardiovaskular dalam 10 tahun mendatang.

Associate Director Medical & Regulatory Novo Indonesia, dr. Riyanny M. Tarliman, mengatakan World Heart Day menjadi momentum untuk melihat kesehatan jantung secara lebih menyeluruh, termasuk memahami bagaimana obesitas dapat meningkatkan risiko kardiovaskular. Menurutnya, obesitas perlu dipahami sebagai penyakit kronis kompleks yang dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari biologis hingga lingkungan, sehingga membutuhkan penanganan tepat, komprehensif, dan berkelanjutan sesuai kebutuhan setiap individu.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah konsultan intervensi, dr. Bobby Arfhan Anwar, Sp.JP (K), FIHA, menjelaskan bahwa pemahaman medis mengenai obesitas telah berkembang dari sekadar faktor risiko menjadi penyakit kronis yang dapat berkontribusi terhadap gangguan jantung dan pembuluh darah. Berbagai faktor yang menyertai obesitas, termasuk inflamasi kronis, dapat meningkatkan risiko gangguan kardiovaskular dan berkontribusi terhadap aterosklerosis atau penumpukan plak pada dinding pembuluh darah.

Jika penumpukan plak terjadi pada pembuluh darah koroner, aliran darah menuju otot jantung dapat berkurang dan berisiko menyebabkan penyakit jantung koroner. Obesitas juga dapat memengaruhi sistem kelistrikan jantung serta meningkatkan risiko gangguan irama, terutama fibrilasi atrium, melalui perubahan struktural dan metabolik, proses inflamasi, serta faktor yang berkaitan dengan tidur.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah konsultan aritmia, dr. Rizky Aulia Fanani, Sp.JP, Subsp. Ar.(K), mengatakan obesitas dapat meningkatkan risiko fibrilasi atrium melalui berbagai mekanisme. Menurutnya, penurunan berat badan yang dicapai dan dipertahankan secara berkelanjutan dapat membantu mengurangi frekuensi dan durasi episode fibrilasi atrium sekaligus memperbaiki faktor risiko kardiovaskular lainnya.

Tantangan berikutnya adalah mempertahankan berat badan dalam jangka panjang karena obesitas merupakan penyakit kronis yang dapat mengalami kekambuhan. Studi ACTION APAC di Indonesia menunjukkan 68 persen orang dengan obesitas mengalami kenaikan berat badan kembali setelah berhasil mempertahankannya selama enam bulan atau lebih, sehingga perubahan gaya hidup saja pada sebagian orang belum cukup untuk mencapai dan mempertahankan penurunan berat badan yang bermakna.

Dokter spesialis gizi klinik sekaligus Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia cabang Banten, dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp.GK, FINEM, mengatakan manajemen obesitas jangka panjang membutuhkan lebih dari sekadar kemauan keras. Studi ACTION APAC Indonesia menunjukkan 68 persen tenaga kesehatan masih cenderung hanya merekomendasikan perubahan gaya hidup, sementara pasien menghadapi hambatan biologis dan perilaku, termasuk kesulitan mengendalikan rasa lapar yang dialami hingga 76 persen responden.

Pola makan sehat dan aktivitas fisik tetap menjadi fondasi utama dalam pengelolaan obesitas. Namun, bagi sebagian orang, dukungan terstruktur dan pilihan terapi tambahan dapat diperlukan, termasuk terapi berbasis GLP-1 RA apabila terdapat indikasi medis dan penggunaannya dilakukan di bawah pengawasan dokter untuk membantu mencapai manajemen berat badan yang berkelanjutan.

Dari perspektif kesehatan jantung, efektivitas terapi medis pada obesitas tidak hanya dinilai berdasarkan perubahan angka pada timbangan, tetapi juga berdasarkan kemampuannya dalam membantu mencegah komplikasi kardiovaskular. Studi SELECT yang melibatkan lebih dari 17.000 orang dengan berat badan berlebih atau obesitas, memiliki penyakit kardiovaskular, dan tanpa diabetes menemukan bahwa terapi berbasis GLP-1 RA menurunkan risiko relatif kejadian kardiovaskular mayor atau MACE sebesar 20 persen dibandingkan plasebo.

Dalam studi SELECT, MACE mencakup kematian akibat penyakit kardiovaskular, serangan jantung nonfatal, atau stroke nonfatal. Temuan tersebut menjadi salah satu bukti mengenai pentingnya pendekatan komprehensif dalam pengelolaan obesitas sesuai indikasi medis sebagai bagian dari upaya mengelola risiko kardiovaskular.

Terapi berbasis GLP-1 telah digunakan oleh lebih dari 38 juta pasien di seluruh dunia, dengan penggunaannya tetap perlu didasarkan pada indikasi medis, evaluasi dokter, serta pemantauan terhadap respons dan tolerabilitas masing-masing pasien. Novo Indonesia menyatakan keamanan pasien menjadi prioritas dan terus mendorong masyarakat memperoleh informasi tepercaya serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang sesuai kondisi dan kebutuhan.

Melalui situs NovoCare.id, masyarakat juga dapat memperoleh informasi mengenai obesitas, menggunakan fitur penghitungan BMI, serta mencari bantuan dokter. Momentum World Heart Day 2026 diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bahwa pengelolaan obesitas bukan hanya berkaitan dengan berat badan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan jantung secara menyeluruh.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
online free course
download samsung firmware
Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: Cobisniskesehatan jantungObesitasWorld Heart Day 2026

Related Posts

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

China Batasi Rekrutmen PNS, Lulusan Kampus Asing Tak Bisa Daftar

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – China memperketat akses lulusan universitas luar negeri untuk mengikuti program rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) elite pada...

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Jurusan Teknik Jadi Favorit Mahasiswa Asing di ASEAN, Bukan Bisnis

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Jurusan teknik dan teknologi menjadi bidang studi paling diminati calon mahasiswa internasional yang mempertimbangkan kawasan ASEAN sebagai tujuan...

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Trump Hentikan Bantuan Militer Rp66 Triliun ke Israel, Netanyahu Merespons

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan rencana penghentian bantuan militer tahunan senilai sekitar USD4 miliar atau...

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Iran mengklaim telah menembak jatuh dua drone milik Amerika Serikat (AS) di kawasan Pulau Qeshm, dekat Selat...

Tangis Fitrah Maulana Usai Blunder, Bangga Bawa Persib Lolos

Ancol Gratiskan Tiket Masuk hingga 12 November 2026, Ini Caranya

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Taman Impian Jaya Ancol kembali menghadirkan program gratis tiket masuk kawasan wisata hingga 12 November 2026. Masyarakat dapat...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Indonesia Masuk Daftar Negara Paling Banyak Disasar Aktivitas Siber

Indonesia Masuk Daftar Negara Paling Banyak Disasar Aktivitas Siber

November 8, 2026
Duel Sengit di Lap Terakhir, Veda Pratama Sukses Rebut Posisi Keempat!

Duel Sengit di Lap Terakhir, Veda Pratama Sukses Rebut Posisi Keempat!

November 8, 2026
Nusantara Luxury Exchange, Upaya Kemenpar Bidik Wisatawan Berdaya Beli Tinggi

Nusantara Luxury Exchange, Upaya Kemenpar Bidik Wisatawan Berdaya Beli Tinggi

November 8, 2026
Viral Pekerja Kehilangan Tiga Jari Diminta Kembali Bekerja, Menaker Turun Tangan

Viral Pekerja Kehilangan Tiga Jari Diminta Kembali Bekerja, Menaker Turun Tangan

November 8, 2026
Penelitian Ungkap Cara Membedakan Wajah Orang Kaya dan Miskin

Penelitian Ungkap Cara Membedakan Wajah Orang Kaya dan Miskin

November 9, 2026
Nusantara Luxury Exchange, Upaya Kemenpar Bidik Wisatawan Berdaya Beli Tinggi

Nusantara Luxury Exchange, Upaya Kemenpar Bidik Wisatawan Berdaya Beli Tinggi

November 8, 2026
Deretan Mantan Kapolri yang Hadiri Pertemuan Bersama Prabowo di Hambalang

Deretan Mantan Kapolri yang Hadiri Pertemuan Bersama Prabowo di Hambalang

November 8, 2026
Duel Sengit di Lap Terakhir, Veda Pratama Sukses Rebut Posisi Keempat!

Duel Sengit di Lap Terakhir, Veda Pratama Sukses Rebut Posisi Keempat!

November 8, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved