• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Rupiah Kembali Tembus Rp18.000, Ada Tekanan dari Harga Minyak dan Yield AS

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 30, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Rupiah Kembali Tembus Rp18.000, Ada Tekanan dari Harga Minyak dan Yield AS

JAKARTA, Cobisnis.com – Tekanan terhadap nilai tukar rupiah kembali menguat pada perdagangan Selasa, 29 September 2026. Rupiah di pasar spot dibuka di level Rp18.000 per dollar AS, melemah 0,12% dari penutupan sebelumnya di Rp17.978 per dollar AS.

Tekanan berlanjut pada perdagangan pagi. Berdasarkan data Bloomberg, sekitar pukul 10.10 WIB rupiah sempat berada di level Rp18.020 per dollar AS, melemah 42 poin atau 0,23%.

Level Rp18.000 menjadi perhatian karena merupakan batas psikologis penting bagi rupiah. Pergerakan di sekitar level tersebut mencerminkan kuatnya tekanan yang sedang dihadapi mata uang domestik.

Bank Indonesia melihat tekanan kali ini terutama berasal dari faktor eksternal. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin Gunawan Hutapea mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi kekhawatiran terhadap inflasi global dan risiko fiskal.

Salah satu tekanan datang dari kenaikan harga minyak dunia yang sempat menembus US$108 per barrel. Kondisi tersebut terjadi di tengah belum tercapainya kesepakatan terkait pembukaan Selat Hormuz.

Harga minyak yang tinggi berpotensi meningkatkan tekanan inflasi global. Bagi Indonesia, kenaikan harga energi juga dapat meningkatkan kebutuhan dollar untuk membayar impor minyak dan energi.

Tekanan lainnya datang dari kenaikan yield US Treasury tenor 10 tahun yang mencapai 5,23%, level tertinggi sejak 2007. Imbal hasil obligasi AS yang tinggi membuat aset berbasis dollar relatif lebih menarik dan dapat mendorong arus dana keluar dari pasar negara berkembang.

Dari dalam negeri, BI juga mencatat peningkatan kebutuhan valuta asing dari importir menjelang akhir kuartal III 2026. Kondisi tersebut semakin terasa ketika harga minyak berada pada level tinggi, sementara arus keluar dana portofolio dari negara berkembang ikut meningkat.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong menilai tekanan terhadap rupiah masih didominasi faktor eksternal. Menurut dia, penguatan dollar AS, tingginya yield Treasury AS, kenaikan harga minyak, serta meningkatnya kebutuhan dollar menjadi faktor utama yang membebani rupiah.

BI tetap melakukan stabilisasi melalui berbagai instrumen. Intervensi dilakukan melalui transaksi NDF di pasar offshore, spot dan DNDF di pasar domestik, serta pembelian Surat Berharga Negara di pasar sekunder.

Meski demikian, intervensi BI saja dinilai belum cukup untuk membalikkan tren pelemahan rupiah secara berkelanjutan. Lukman menyebut aliran modal asing, kondisi pasar saham dan obligasi, serta perkembangan dollar AS, yield global dan harga minyak juga menentukan arah rupiah.

Dalam jangka pendek, Lukman memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp17.800 hingga Rp18.200 per dollar AS. Jika dollar AS, yield AS dan harga minyak tetap tinggi, rupiah berisiko bertahan di atas Rp18.000.

Pada akhir perdagangan Selasa, rupiah akhirnya berbalik menguat tipis ke level Rp17.981 per dollar AS. Rupiah menguat 3 poin atau 0,02% dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp17.978, tetapi tekanan eksternal masih menjadi perhatian pasar.

Di tengah tekanan tersebut, posisi cadangan devisa Indonesia tercatat meningkat menjadi US$146,5 miliar pada akhir Agustus 2026. BI juga mencatat rupiah secara quarter to date melemah secara terbatas sebesar 0,67%.

Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy paid course
download lenevo firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy free download
Tags: BankIndonesiaCobisnisDollar asEkonomi IndonesiaHeadlineNilaiTukarRupiah

Related Posts

Harga Minyak Kembali Naik, Brent Tembus US$106,77 per Barel

Harga Minyak Naik 14% pada September, Brent Tembus US$103,73

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Harga minyak kembali menguat pada perdagangan Rabu, 30 September 2026. Pergerakan tersebut terjadi setelah Presiden Amerika Serikat...

DIDIMAX Raih Juara 1 Highest Exchange Traded Volume

DIDIMAX Raih Juara 1 Highest Exchange Traded Volume

by Dwi Natasya
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – DIDIMAX kembali mencatatkan pencapaian di industri perdagangan berjangka komoditi Indonesia dengan meraih penghargaan Top Achiever Award 2025...

Bruno Fernandes tetap bersama Timnas Portugal meski mengalami cedera dan berpeluang kembali tampil saat menghadapi Denmark di UEFA Nations League.

Bruno Fernandes Bidik Comeback Lawan Denmark

by Desti Dwi Natasya
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, tetap berada dalam skuad Timnas Portugal untuk menjalani pertandingan UEFA Nations League...

MD Entertainment dan SBS menandatangani MOU kerja sama konten, termasuk menghadirkan program SBS dan mengembangkan remake berbahasa Indonesia.

MD Entertainment-SBS Garap Remake Konten Korea

by Rizki Meirino
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT MD Entertainment Tbk (IDX: FILM) dan SBS Co., Ltd. memperkuat kerja sama strategis melalui penandatanganan Memorandum...

Avengers: Endgame Encore kembali tayang dengan adegan tambahan yang dirancang Marvel untuk menghubungkan kisah film 2019 dengan Avengers: Doomsday.

Alasan Marvel Hadirkan Lagi Avengers: Endgame

by Desti Dwi Natasya
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Marvel Studios kembali menghadirkan Avengers: Endgame (2019) melalui versi Avengers: Endgame Encore yang akan tayang di bioskop...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transaksi Jumbo Saham BCA Capai Rp1,35 Triliun, Nama Haji Isam Ikut Mencuat

Transaksi Jumbo Saham BCA Capai Rp1,35 Triliun, Nama Haji Isam Ikut Mencuat

September 29, 2026
Scam Digital Meningkat, 668 Ribu Laporan dan 1,2 Juta Rekening Dilaporkan

Scam Digital Meningkat, 668 Ribu Laporan dan 1,2 Juta Rekening Dilaporkan

September 28, 2026
DIDIMAX Raih Juara 1 Highest Exchange Traded Volume

DIDIMAX Raih Juara 1 Highest Exchange Traded Volume

September 29, 2026
PMSol dan PTK Group Dorong Ekosistem Biodiesel Nasional

PMSol dan PTK Group Dorong Ekosistem Biodiesel Nasional

September 28, 2026
Rupiah Kembali Tembus Rp18.000, Ada Tekanan dari Harga Minyak dan Yield AS

Rupiah Kembali Tembus Rp18.000, Ada Tekanan dari Harga Minyak dan Yield AS

September 30, 2026
Harga Minyak Kembali Naik, Brent Tembus US$106,77 per Barel

Harga Minyak Naik 14% pada September, Brent Tembus US$103,73

September 30, 2026
Kabel Semrawut Mau Dibersihkan, Pramono Pasang Target 5 Tahun

Kabel Semrawut Mau Dibersihkan, Pramono Pasang Target 5 Tahun

September 30, 2026
Kick-Off BTN Housingpreneur Batch 3

Kick-Off BTN Housingpreneur Batch 3

September 30, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved