• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, May 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Bukan Dilarang, Ini Sebab Airbus A380 Tak Bisa Mendarat Sembarangan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
December 26, 2025
in Nasional
0
Bukan Dilarang, Ini Sebab Airbus A380 Tak Bisa Mendarat Sembarangan

JAKARTA, Cobisnis.com – Airbus A380 dikenal sebagai pesawat penumpang terbesar di dunia, namun tidak banyak bandara yang bisa atau mau melayaninya. Ukuran raksasa dan kebutuhan infrastruktur khusus membuat pesawat ini hanya dapat beroperasi di bandara tertentu.

Dengan panjang hampir 73 meter dan bentang sayap sekitar 80 meter, A380 masuk kategori pesawat kode F. Banyak bandara di dunia masih didesain untuk pesawat kode E seperti Boeing 777 atau Airbus A350, sehingga secara teknis tidak kompatibel.

Selain dimensi fisik, bobot maksimal lepas landas Airbus A380 mencapai sekitar 575 ton. Beban ini menuntut landasan pacu dan taxiway dengan struktur yang jauh lebih kuat agar tidak cepat rusak akibat tekanan berulang.

Investasi untuk memperkuat runway dan jalur pergerakan pesawat bukan hal murah. Di banyak negara berkembang, anggaran bandara lebih difokuskan pada peningkatan kapasitas penumpang daripada menyesuaikan diri dengan satu tipe pesawat.

Masalah lain muncul di area gate. Airbus A380 idealnya dilayani dengan dua garbarata sekaligus untuk dek atas dan bawah. Mayoritas terminal bandara hanya memiliki satu garbarata, sehingga perlu renovasi besar.

Dari sisi operasional, A380 juga menghasilkan wake turbulence yang lebih kuat dibanding pesawat lain. Hal ini memaksa pengaturan jarak antar pesawat diperlebar, yang berdampak pada penurunan efisiensi lalu lintas udara.

Secara bisnis, tidak semua rute mampu mengisi lebih dari 500 penumpang dalam satu penerbangan. Jika tingkat keterisian rendah, biaya operasional A380 menjadi tidak sebanding dengan pendapatan maskapai.

Tren industri penerbangan global kini beralih ke pesawat berbadan lebar yang lebih kecil dan efisien. Airbus A350 dan Boeing 787 dinilai lebih fleksibel karena bisa terbang jarak jauh tanpa memerlukan bandara khusus.

Akibat berbagai keterbatasan tersebut, hanya bandara besar seperti Dubai, London Heathrow, Singapura Changi, dan Sydney yang secara konsisten melayani Airbus A380. Bandara-bandara ini memiliki volume penumpang tinggi dan infrastruktur memadai.

Kondisi ini menjelaskan mengapa Airbus A380 bukan pesawat yang dilarang, melainkan pesawat yang secara teknis dan ekonomi hanya cocok untuk pasar dan bandara tertentu.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
download coolpad firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy course
Tags: Airbus A380Bandara DuniaCobisnisIndustri AviasiInfrastruktur PenerbanganPebisnismuda

Related Posts

RUU Transfer Pricing Diusulkan Jadi Solusi Sengketa Pajak Perusahaan Multinasional di Indonesia

RUU Transfer Pricing Diusulkan Jadi Solusi Sengketa Pajak Perusahaan Multinasional di Indonesia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wacana pembentukan RUU Transfer Pricing kembali menguat. Isu ini mencuat dari disertasi doktoral yang mengkaji ulang landasan...

Investigasi Otoritas AS terhadap Telkom Masih Berjalan, Perusahaan Pilih Kooperatif

Investigasi Otoritas AS terhadap Telkom Masih Berjalan, Perusahaan Pilih Kooperatif

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk buka suara soal investigasi dua otoritas besar Amerika Serikat terhadap perseroan. Dua...

LPG 3 Kg Bakal Diganti CNG, Pemerintah Sudah Mulai Uji Coba Tabungnya

LPG 3 Kg Bakal Diganti CNG, Pemerintah Sudah Mulai Uji Coba Tabungnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah serius menyiapkan pengganti LPG 3 kilogram. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengonfirmasi CNG kini sedang dalam tahap...

Bahlil gaspol konversi 120 juta motor ke listrik tapi kesiapan infrastruktur masih bikin orang ragu

Jelang KTT ASEAN, Bahlil Sebut Kerja Sama Hilirisasi Nikel RI dan Filipina Bisa Terjadi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia membuka peluang kerja sama hilirisasi nikel dengan Filipina. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut skema yang paling...

Harga Diesel SPBU Swasta Melonjak, Bahlil Tegaskan Solar dan Bensin Subsidi Tidak Naik

Harga Diesel SPBU Swasta Melonjak, Bahlil Tegaskan Solar dan Bensin Subsidi Tidak Naik

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Harga BBM diesel di sejumlah SPBU swasta kini resmi menembus Rp 30 ribu per liter. Menteri ESDM...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Geely Bidik Pasar Australia, Siap Tantang Dominasi BYD dan Chery

Geely Bidik Pasar Australia, Siap Tantang Dominasi BYD dan Chery

May 6, 2026
Kinerja 2025 Moncer, Dividen Tunai BSI Melonjak 44%

Kinerja 2025 Moncer, Dividen Tunai BSI Melonjak 44%

May 6, 2026
Sumber Daya Genetik (SDG)

Harapan Baru Petani Sawit, Sumber Daya Genetik Baru dari Tanzania Dilepas di Kebun Tanah Besih

May 6, 2026
Tanzania

Dubes Tanzania Tekankan Pentingnya Kolaborasi dalam Pelepasan Sumber Daya Genetik Sawit

May 6, 2026
WHO Pantau Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, 3 Orang Meninggal

Taman Safari Siap Ikuti Lelang Pengelolaan Kebun Binatang Bandung

May 6, 2026
WHO Pantau Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, 3 Orang Meninggal

16 Tewas dalam Kecelakaan Bus ALS dan Truk Tangki di Sumsel

May 6, 2026
RUU Transfer Pricing Diusulkan Jadi Solusi Sengketa Pajak Perusahaan Multinasional di Indonesia

RUU Transfer Pricing Diusulkan Jadi Solusi Sengketa Pajak Perusahaan Multinasional di Indonesia

May 6, 2026
DPR Soroti Lonjakan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Indonesia

DPR Soroti Lonjakan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Indonesia

May 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved