• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Bukan Dilarang, Ini Sebab Airbus A380 Tak Bisa Mendarat Sembarangan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
December 26, 2025
in Nasional
0
Bukan Dilarang, Ini Sebab Airbus A380 Tak Bisa Mendarat Sembarangan

JAKARTA, Cobisnis.com – Airbus A380 dikenal sebagai pesawat penumpang terbesar di dunia, namun tidak banyak bandara yang bisa atau mau melayaninya. Ukuran raksasa dan kebutuhan infrastruktur khusus membuat pesawat ini hanya dapat beroperasi di bandara tertentu.

Dengan panjang hampir 73 meter dan bentang sayap sekitar 80 meter, A380 masuk kategori pesawat kode F. Banyak bandara di dunia masih didesain untuk pesawat kode E seperti Boeing 777 atau Airbus A350, sehingga secara teknis tidak kompatibel.

Selain dimensi fisik, bobot maksimal lepas landas Airbus A380 mencapai sekitar 575 ton. Beban ini menuntut landasan pacu dan taxiway dengan struktur yang jauh lebih kuat agar tidak cepat rusak akibat tekanan berulang.

Investasi untuk memperkuat runway dan jalur pergerakan pesawat bukan hal murah. Di banyak negara berkembang, anggaran bandara lebih difokuskan pada peningkatan kapasitas penumpang daripada menyesuaikan diri dengan satu tipe pesawat.

Masalah lain muncul di area gate. Airbus A380 idealnya dilayani dengan dua garbarata sekaligus untuk dek atas dan bawah. Mayoritas terminal bandara hanya memiliki satu garbarata, sehingga perlu renovasi besar.

Dari sisi operasional, A380 juga menghasilkan wake turbulence yang lebih kuat dibanding pesawat lain. Hal ini memaksa pengaturan jarak antar pesawat diperlebar, yang berdampak pada penurunan efisiensi lalu lintas udara.

Secara bisnis, tidak semua rute mampu mengisi lebih dari 500 penumpang dalam satu penerbangan. Jika tingkat keterisian rendah, biaya operasional A380 menjadi tidak sebanding dengan pendapatan maskapai.

Tren industri penerbangan global kini beralih ke pesawat berbadan lebar yang lebih kecil dan efisien. Airbus A350 dan Boeing 787 dinilai lebih fleksibel karena bisa terbang jarak jauh tanpa memerlukan bandara khusus.

Akibat berbagai keterbatasan tersebut, hanya bandara besar seperti Dubai, London Heathrow, Singapura Changi, dan Sydney yang secara konsisten melayani Airbus A380. Bandara-bandara ini memiliki volume penumpang tinggi dan infrastruktur memadai.

Kondisi ini menjelaskan mengapa Airbus A380 bukan pesawat yang dilarang, melainkan pesawat yang secara teknis dan ekonomi hanya cocok untuk pasar dan bandara tertentu.

Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
free online course
download micromax firmware
Free Download WordPress Themes
free online course
Tags: Airbus A380Bandara DuniaCobisnisIndustri AviasiInfrastruktur PenerbanganPebisnismuda

Related Posts

Dijanjikan Gaji Puluhan Juta, 13 Warga Sumut Malah Terjebak di Madagaskar

Dijanjikan Gaji Puluhan Juta, 13 Warga Sumut Malah Terjebak di Madagaskar

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebanyak 13 pekerja migran irregular asal Sumatera Utara diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang atau TPPO...

KAI Siapkan 23 Trainset KRL Bekas Jepang yang Bakal Didatangkan Akhir 2026

KAI Siapkan 23 Trainset KRL Bekas Jepang yang Bakal Didatangkan Akhir 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - KAI Commuter menargetkan pengiriman KRL bekas dari Jepang mulai dilakukan secara bertahap pada akhir 2026. Saat ini,...

JWC 2026 Hadirkan 207 Film dari 69 Negara, Ini 17 Rekomendasinya

JWC 2026 Hadirkan 207 Film dari 69 Negara, Ini 17 Rekomendasinya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Jakarta World Cinema atau JWC 2026 kembali digelar secara hybrid melalui pemutaran langsung di CGV Indonesia dan...

Rupiah Kembali Tembus Rp18.000, Ada Tekanan dari Harga Minyak dan Yield AS

Rupiah Hari Ini Menguat, Ditutup di Rp17.882 per Dolar AS

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah menguat ke level Rp17.882 per dolar AS pada perdagangan Jumat (2/10/2026) sore. Rupiah menguat...

Konser NCT Jakarta 2026. FOTO/dyandraglobal.com

Ini Rundown dan Setlist Konser NCT 127 Jakarta 2026

by Desti Dwi Natasya
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - NCT 127 akan menyapa penggemar Indonesia lewat konser NCT 127 5th Tour ‘NEO CITY : SEOUL –...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Superbank mendukung pengadaan 200 kendaraan listrik GrabCar Plus Electric melalui fasilitas pembiayaan untuk memperkuat ekosistem mobilitas berkelanjutan.

Superbank Biayai 200 Kendaraan Listrik Grab

October 1, 2026
Halal Indo 2026 mencatat 28.707 pengunjung dan transaksi Rp8,4 miliar sekaligus memperkuat ekosistem industri halal Indonesia menuju pasar global.

Halal Indo 2026 Catat Transaksi Rp8,4 Miliar

October 1, 2026
PT Didimax Pialang Berjangka meraih Grade A+++ dari Bappebti Semester I 2026 berkat komitmen terhadap kepatuhan regulasi dan kualitas layanan.

Patuh Regulasi dan Beri Layanan Baik, Didimax Raih Grade A+++ dari Bappebti Semester I 2026

October 1, 2026
Voge memamerkan CU-X, moge konsep plug-in hybrid dengan desain agresif dan platform Jiyu Smart Mobility di CIMA 2026.

Voge Pamer Moge Plug-in Hybrid

October 1, 2026
Salurkan Bantuan Pemulihan Usaha, Upaya Kemenpar Dorong Ekonomi Sade Kembali Bergerak

Salurkan Bantuan Pemulihan Usaha, Upaya Kemenpar Dorong Ekonomi Sade Kembali Bergerak

October 2, 2026
STARLUX Buka Rute Taipei-Denpasar, Perkuat Konektivitas Pasar Taiwan ke Indonesia

STARLUX Buka Rute Taipei-Denpasar, Perkuat Konektivitas Pasar Taiwan ke Indonesia

October 2, 2026
Dijanjikan Gaji Puluhan Juta, 13 Warga Sumut Malah Terjebak di Madagaskar

Dijanjikan Gaji Puluhan Juta, 13 Warga Sumut Malah Terjebak di Madagaskar

October 2, 2026
KAI Siapkan 23 Trainset KRL Bekas Jepang yang Bakal Didatangkan Akhir 2026

KAI Siapkan 23 Trainset KRL Bekas Jepang yang Bakal Didatangkan Akhir 2026

October 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved