• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, March 12, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Bapanas: Harga Beras Mahal di Pasaran karena Biaya Produksi Besar

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
September 20, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Beras Impor Masuk RI Sepanjang Januari 2023 Capai 190.000 Ton

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyebut harga beras yang tinggi di dalam negeri dipengaruhi oleh biaya produksi yang juga besar.

Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Bapanas Rachmi Widiriani menyampaikan petani berhak mendapat keuntungan lantaran biaya yang dikeluarkan untuk menanam beras tidak sedikit.

Hal tersebut berdampak pada harga yang tinggi di pasaran.

“Memang betul harga beras di dalam negeri saat ini tinggi, tapi memang biaya produksinya juga sudah tinggi, sehingga kalau kita runtut dari cost factor produksi beras di dalam negeri, kalau kita perhatikan memang tinggi, jadi petani juga berhak mendapatkan keuntungan,” kata Rachmi, Jumat, 20 September.

Rachmi memaparkan, saat ini petani sedang mendapat cukup keuntungan, karena harga gabah yang dibeli di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

Nilai Tukar Petani (NTP) khususnya tanaman pangan, kata Rachmi, saat ini juga sedang dalam harga yang bagus.

Menurutnya, hal ini saling terkait sehingga konsumen nantinya akan dengan mudah mendapatkan beras dengan harga yang terjangkau.

“Kalau benihnya bagus, nanti produktivitasnya meningkat, maka produksi satuan lahan itu juga meningkat, petani akan mendapatkan gen atau hasil dari penjualannya lebih bagus. Mungkin lama-lama kalau misalnya semakin luas lahan pertanian dengan perbaikan-perbaikan yang dilakukan, harga akan relatif menjadi stabil,” ujar Rachmi.

Namun demikian, Rachmi menggarisbawahi bahwa petani harus tetap mendapat keuntungan dari usaha pertanian.

Selain itu, perlu dilakukan efisiensi untuk meningkatkan produktivitas melalui inovasi dan penggunaan teknologi.

Rachmi memberikan contoh, penggunaan drone untuk penyebaran pupuk ternyata lebih hemat 30 persen dibandingkan dengan cara manual. Hasil sebaran pupuk pun dinilai lebih merata untuk lahan yang luas.

Lebih lanjut, efisiensi seperti hal tersebut dapat dilaksanakan guna menghemat biaya produksi.

“Memang harus melakukan efisiensi. Jadi dengan efisiensi, produktivitas naik, petani akan mendapatkan dua keuntungan, harga bagus, kemudian penghasilan yang bagus, produksinya tinggi, lama-lama harganya akan stabil,” ujarnya.

Pada gelaran Indonesia International Rice Conference (IIRC), di Nusa Dua, Bali, Kamis, 19 September, Bank Dunia (World Bank) menyebut bahwa harga beras Indonesia 20 persen lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara di ASEAN, namun kesejahteraan petani masih rendah.

Berdasarkan Survei Terpadu Pertanian 2021, kesejahteraan petani Indonesia masih di bawah rata-rata, bahkan pendapatannya kurang dari 1 dolar AS per hari atau senilai Rp15.207 dan setahun di bawah 341 dolar AS atau Rp5 juta.

Pendapatan ini, dinilai tidak sebanding dengan biaya produksi yang dikeluarkan oleh petani. Oleh karenanya, masyarakat Indonesia disebut harus membayar harga beras yang tinggi.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
online free course
download karbonn firmware
Free Download WordPress Themes
free online course
Tags: Bapanascobisnis.comHarga beras

Related Posts

Ini Tanda-tanda Awal Kecanduan Judi Online Menurut Psikiater

Ini Tanda-tanda Awal Kecanduan Judi Online Menurut Psikiater

by Hidayat Taufik
March 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Seorang dokter spesialis psikiatri adiksi menjelaskan bahwa salah satu tanda seseorang mulai kecanduan judi online adalah menghabiskan...

Siapa Friderica Widyasari Dewi? Ini Profil Ketua Baru OJK 2026–2031

Siapa Friderica Widyasari Dewi? Ini Profil Ketua Baru OJK 2026–2031

by Hidayat Taufik
March 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Friderica Widyasari Dewi resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk masa jabatan 2026–2031....

ISKI

ISKI Rumuskan Komunikasi Perdamaian Global, Komdigi Siap Dukung

by Iwan Supriyatna
March 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Situasi global yang terus memanas bisa jadi karena adanya kebuntuan komunikasi antara Amerika Serikat-Israel-Iran. Hal ini yang...

Puan Maharani Soroti Kesiapan Haji 2026 di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Puan Maharani Soroti Kesiapan Haji 2026 di Tengah Ketegangan Timur Tengah

by Hidayat Taufik
March 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta seluruh pihak terkait melakukan evaluasi serta menyiapkan langkah antisipasi terhadap penyelenggaraan...

KAI Logistik

Pengiriman Sepeda Motor Lewat KAI Logistik Meningkat Jelang Mudik

by Iwan Supriyatna
March 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menjelang periode puncak arus mudik yang diperkirakan akan terjadi pada pekan ketiga Ramadan, KAI Logistik mengimbau masyarakat...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Summarecon Serpong

Menjelajahi Gaya Hidup Modern dan Lengkap di Summarecon Serpong

March 11, 2026
CIMB Niaga Lambat di Kasus Pembobolan Rekening Batam

CIMB Niaga Lambat di Kasus Pembobolan Rekening Batam

March 11, 2026
Ini Tanda-tanda Awal Kecanduan Judi Online Menurut Psikiater

Ini Tanda-tanda Awal Kecanduan Judi Online Menurut Psikiater

March 12, 2026
Siapa Friderica Widyasari Dewi? Ini Profil Ketua Baru OJK 2026–2031

Siapa Friderica Widyasari Dewi? Ini Profil Ketua Baru OJK 2026–2031

March 12, 2026
90 Persen Minyak Iran Lewat Pulau Kharg, Target Ini Bisa Picu Eskalasi Besar di Timur Tengah

90 Persen Minyak Iran Lewat Pulau Kharg, Target Ini Bisa Picu Eskalasi Besar di Timur Tengah

March 12, 2026
ISKI

ISKI Rumuskan Komunikasi Perdamaian Global, Komdigi Siap Dukung

March 12, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved