• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, March 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Banggar Hajar Purbaya: Daerah Lagi Minus, Gimana Mau Nyimpan Duit

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 5, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Banggar Hajar Purbaya: Daerah Lagi Minus, Gimana Mau Nyimpan Duit

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, membantah pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa soal anggaran pemerintah daerah yang disebut tak habis digunakan. Said menilai klaim itu keliru dan tak masuk akal, mengingat banyak daerah justru kekurangan anggaran.

Menurut Said, selama lebih dari 13 tahun dirinya di Banggar, pemerintah daerah hampir selalu menghabiskan anggaran yang dimiliki. “Kalau selama ini saya di Banggar, setahu saya anggaran daerah itu pasti selalu habis,” katanya di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/11/2025).

Ia menjelaskan, jika ada dana daerah yang masih berada di bank, itu hanya bagian dari proses penyaluran program yang sedang berjalan. “Kalau ada yang nongkrong di bank, itu kan bagian dari program yang sudah, sedang, atau akan dijalankan. Pasti habis kok anggarannya,” lanjutnya.

Said justru menyebut, banyak daerah saat ini dalam kondisi defisit. Menurutnya, dengan posisi keuangan yang minus, tidak mungkin pemerintah daerah menahan atau menyimpan anggaran begitu saja.

“Karena daerah lagi minus, masa daerah mau nyimpen anggaran? Itu enggak make sense, enggak masuk akal,” tegasnya.

Pernyataan Said ini muncul setelah Menkeu Purbaya menyindir banyak daerah dan kementerian yang dinilai lamban membelanjakan uang negara. Dalam rapat bersama DPD di DPR sehari sebelumnya, Purbaya meminta maaf atas pemangkasan anggaran, namun tetap menegaskan agar daerah bekerja lebih efektif.

“Kalau ada daerah yang tersinggung, saya mohon maaf, tapi kerja yang benar lah. Habisin itu duit, manfaatin uang yang ada,” kata Purbaya. Ia mengaku sering dianggap mengintervensi kebijakan kementerian lain karena mendorong mereka segera memakai anggaran.

Menurut Purbaya, dana yang tidak terserap bukan hanya merugikan negara, tapi juga menghambat pertumbuhan ekonomi. “Kalau uangnya nganggur, saya tetap bayar bunga. Ekonomi pun enggak kedorong,” ujarnya.

Ia menambahkan, hal yang sama terjadi di pemerintah daerah. Ada dana besar yang seharusnya bisa segera dimanfaatkan untuk mendorong ekonomi lokal. “Saya bukan sentimen sama daerah. Saya justru ingin mereka belanja lebih cepat supaya ekonomi jalan,” kata Purbaya.

Perseteruan pandangan ini memperlihatkan ketegangan antara Kemenkeu dan Banggar DPR soal efektivitas belanja daerah. Di satu sisi, Kemenkeu menuntut percepatan realisasi anggaran untuk menopang ekonomi. Di sisi lain, Banggar menilai anggaran selalu terserap dan defisit justru jadi masalah utama di daerah.

Kedua pandangan itu mencerminkan dinamika klasik antara kebijakan fiskal pusat dan pelaksanaan anggaran di daerah. Dengan kondisi fiskal nasional yang ketat, perdebatan ini bisa berpengaruh pada arah alokasi dana transfer daerah di tahun-tahun mendatang.

Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
download lenevo firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
Tags: Anggaran daerahbanggar dprCobisnisDPR RIEkonomi IndonesiaKemenkeuPebisnismudaPurbaya Yudhi Sadewa

Related Posts

Siapa yang Lebih Dulu Habis Peluru, AS‑Israel atau Iran?

Siapa yang Lebih Dulu Habis Peluru, AS‑Israel atau Iran?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perang antara AS-Israel dan Iran terus menunjukkan intensitas tinggi sejak hari pertama. Setiap serangan melibatkan ribuan amunisi,...

Bersih-bersih, Ribuan Pegawai Pajak Dimutasi dan Posisi Strategis Diisi Profesional

Bersih-bersih, Ribuan Pegawai Pajak Dimutasi dan Posisi Strategis Diisi Profesional

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan melakukan mutasi besar-besaran terhadap 2.043 pegawai. Kebijakan ini diambil setelah rotasi...

Catat Jadwalnya, Diskon Tarif Tol Mudik 2026 Berlaku 15–16 Maret dan 26–27 Maret

Catat Jadwalnya, Diskon Tarif Tol Mudik 2026 Berlaku 15–16 Maret dan 26–27 Maret

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyiapkan diskon tarif tol sebesar 30 persen untuk mendukung kelancaran arus mudik...

Yaqut Cholil Qoumas Tak Bisa Berkutik Lagi, KPK Pegang Bukti Kuat

Yaqut Cholil Qoumas Tak Bisa Berkutik Lagi, KPK Pegang Bukti Kuat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak praperadilan yang diajukan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, terkait...

CIMB Niaga Lambat di Kasus Pembobolan Rekening Batam

CIMB Niaga Lambat di Kasus Pembobolan Rekening Batam

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kasus hilangnya dana perusahaan Rp4,3 miliar dari rekening di PT Bank CIMB Niaga Tbk di Batam menyoroti...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
Summarecon Serpong

Menjelajahi Gaya Hidup Modern dan Lengkap di Summarecon Serpong

March 11, 2026
Kolaborasi BSN dan KCI Hadirkan Co-Branding Kartu Multi Trip

Kolaborasi BSN dan KCI Hadirkan Co-Branding Kartu Multi Trip

March 11, 2026
Konflik di Timur Tengah Sebabkan Jumlah Jemaah Umrah Indonesia Menurun

Konflik di Timur Tengah Sebabkan Jumlah Jemaah Umrah Indonesia Menurun

March 11, 2026
Makin Panas! Korea Utara Dukung Mojtaba Khamenei dan Kecam Serangan AS–Israel

Makin Panas! Korea Utara Dukung Mojtaba Khamenei dan Kecam Serangan AS–Israel

March 11, 2026
Heboh Menu MBG Lele Mentah Ditolak Sekolah di Pamekasan, BGN Angkat Bicara

Heboh Menu MBG Lele Mentah Ditolak Sekolah di Pamekasan, BGN Angkat Bicara

March 11, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved