• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 9, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Banggar Hajar Purbaya: Daerah Lagi Minus, Gimana Mau Nyimpan Duit

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 5, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Banggar Hajar Purbaya: Daerah Lagi Minus, Gimana Mau Nyimpan Duit

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, membantah pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa soal anggaran pemerintah daerah yang disebut tak habis digunakan. Said menilai klaim itu keliru dan tak masuk akal, mengingat banyak daerah justru kekurangan anggaran.

Menurut Said, selama lebih dari 13 tahun dirinya di Banggar, pemerintah daerah hampir selalu menghabiskan anggaran yang dimiliki. “Kalau selama ini saya di Banggar, setahu saya anggaran daerah itu pasti selalu habis,” katanya di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/11/2025).

Ia menjelaskan, jika ada dana daerah yang masih berada di bank, itu hanya bagian dari proses penyaluran program yang sedang berjalan. “Kalau ada yang nongkrong di bank, itu kan bagian dari program yang sudah, sedang, atau akan dijalankan. Pasti habis kok anggarannya,” lanjutnya.

Said justru menyebut, banyak daerah saat ini dalam kondisi defisit. Menurutnya, dengan posisi keuangan yang minus, tidak mungkin pemerintah daerah menahan atau menyimpan anggaran begitu saja.

“Karena daerah lagi minus, masa daerah mau nyimpen anggaran? Itu enggak make sense, enggak masuk akal,” tegasnya.

Pernyataan Said ini muncul setelah Menkeu Purbaya menyindir banyak daerah dan kementerian yang dinilai lamban membelanjakan uang negara. Dalam rapat bersama DPD di DPR sehari sebelumnya, Purbaya meminta maaf atas pemangkasan anggaran, namun tetap menegaskan agar daerah bekerja lebih efektif.

“Kalau ada daerah yang tersinggung, saya mohon maaf, tapi kerja yang benar lah. Habisin itu duit, manfaatin uang yang ada,” kata Purbaya. Ia mengaku sering dianggap mengintervensi kebijakan kementerian lain karena mendorong mereka segera memakai anggaran.

Menurut Purbaya, dana yang tidak terserap bukan hanya merugikan negara, tapi juga menghambat pertumbuhan ekonomi. “Kalau uangnya nganggur, saya tetap bayar bunga. Ekonomi pun enggak kedorong,” ujarnya.

Ia menambahkan, hal yang sama terjadi di pemerintah daerah. Ada dana besar yang seharusnya bisa segera dimanfaatkan untuk mendorong ekonomi lokal. “Saya bukan sentimen sama daerah. Saya justru ingin mereka belanja lebih cepat supaya ekonomi jalan,” kata Purbaya.

Perseteruan pandangan ini memperlihatkan ketegangan antara Kemenkeu dan Banggar DPR soal efektivitas belanja daerah. Di satu sisi, Kemenkeu menuntut percepatan realisasi anggaran untuk menopang ekonomi. Di sisi lain, Banggar menilai anggaran selalu terserap dan defisit justru jadi masalah utama di daerah.

Kedua pandangan itu mencerminkan dinamika klasik antara kebijakan fiskal pusat dan pelaksanaan anggaran di daerah. Dengan kondisi fiskal nasional yang ketat, perdebatan ini bisa berpengaruh pada arah alokasi dana transfer daerah di tahun-tahun mendatang.

Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
udemy free download
download redmi firmware
Download Nulled WordPress Themes
free online course
Tags: Anggaran daerahbanggar dprCobisnisDPR RIEkonomi IndonesiaKemenkeuPebisnismudaPurbaya Yudhi Sadewa

Related Posts

Mulai Jam 2 Pagi, Kepala Dapur MBG Wajib Hadir di Lokasi

Mulai Jam 2 Pagi, Kepala Dapur MBG Wajib Hadir di Lokasi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Gizi Nasional atau BGN memperketat pengawasan dapur program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Kepala Satuan Pelayanan...

Kenapa Matahari Tampak Merah di Medan, BMKG Ungkap Penjelasannya

Kenapa Matahari Tampak Merah di Medan, BMKG Ungkap Penjelasannya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Fenomena Matahari yang tampak berwarna merah terlihat di Kota Medan, Sumatera Utara, pada Minggu (6/9/2026). Badan Meteorologi,...

Penerbangan Kacau akibat Abu Anak Krakatau Kerugian Maskapai Rp19 Miliar per Hari

Penerbangan Kacau akibat Abu Anak Krakatau Kerugian Maskapai Rp19 Miliar per Hari

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) mulai memberikan tekanan besar terhadap industri penerbangan. Indonesia National Air Carriers Association...

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa (8/9/2026) pagi. Rupiah berada di level Rp17.645 per dolar...

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) mencatat lonjakan kinerja keuangan pada semester I 2026. Laba bersih perusahaan mencapai Rp8,51...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI mendukung MotoGP Mandalika 2026 dengan memperkuat layanan keuangan syariah dan ekosistem pariwisata terintegrasi di NTB.

BSI Perkuat Ekosistem Wisata Syariah di Mandalika

September 8, 2026
Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

September 8, 2026
Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

September 8, 2026
Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

September 8, 2026
Ruangan Keluarga - pexels/VAZHNIK

Bukan Putih, Ini Warna Cat untuk Membuat Ruangan Kecil Tampak Lebih Besar

September 9, 2026
LIV Golf Ajukan Kebangkrutan, Era Baru Tur Golf Kontroversial Dimulai

LIV Golf Ajukan Kebangkrutan, Era Baru Tur Golf Kontroversial Dimulai

September 9, 2026
Gerindra Pimpin Elektabilitas Partai, PDI-P di Posisi Kedua

Gerindra Pimpin Elektabilitas Partai, PDI-P di Posisi Kedua

September 9, 2026
BMKG Ungkap Abu Anak Krakatau Kini Tak Menuju Jakarta

BMKG Ungkap Abu Anak Krakatau Kini Tak Menuju Jakarta

September 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved