JAKARTA, Cobisnis.com – Dinas Pertanian Kabupaten Bandung memprediksi jumlah hewan kurban pada Idul Adha 2026 meningkat dibanding tahun lalu. Kenaikannya diperkirakan berada di kisaran 10 hingga 15 persen.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Ina Dewi Kania, mengatakan tingginya minat berkurban menunjukkan antusiasme masyarakat masih kuat meski kondisi ekonomi global belum stabil.
Tahun lalu, jumlah hewan kurban yang disembelih mencapai 27.153 ekor. Pada tahun ini, jumlahnya diperkirakan bisa menembus angka 28.000 ekor.
Menurut Ina, masyarakat biasanya sudah mempersiapkan ibadah kurban jauh sebelum Idul Adha. Karena itu, gejolak ekonomi dan isu geopolitik dunia tidak terlalu memengaruhi keputusan warga untuk berkurban.
Kabupaten Bandung dikenal sebagai salah satu daerah pemasok hewan kurban, terutama sapi. Namun sekitar 60 persen kebutuhan pasar masih didatangkan dari luar daerah seperti Jawa Timur dan Bali.
Dinas Pertanian juga mulai memperketat pengawasan lalu lintas hewan ternak untuk mencegah masuknya penyakit menular. Pemeriksaan dilakukan di kawasan Nagreg sebagai jalur utama masuk ternak.
Jika ditemukan hewan sakit atau tidak layak jual, Distan akan melakukan karantina di Rumah Potong Hewan Baleendah. Pemerintah berharap distribusi hewan kurban tahun ini tetap aman dan sehat hingga hari penyembelihan tiba.













