• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, June 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

AS dan China Hampir Capai Kesepakatan soal TikTok

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
September 16, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
AS dan China Hampir Capai Kesepakatan soal TikTok

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat dan China hampir mencapai kesepakatan terkait platform media sosial TikTok, tetapi perjanjian itu bisa bergantung pada tuntutan konsesi dagang dari pihak China, kata Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Senin saat hari kedua pembicaraan dimulai di Madrid.

Delegasi AS dan China membahas divestasi TikTok dari pemiliknya asal China, ByteDance, sebagai bagian dari diskusi lebih luas mengenai tarif dan kebijakan ekonomi. “Rekan-rekan China kami datang dengan tuntutan yang sangat agresif,” kata Bessent kepada wartawan bersama Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer sebelum pembicaraan hari Senin dimulai.

“Kita akan lihat apakah bisa tercapai. Saat ini, kami tidak bersedia mengorbankan keamanan nasional hanya demi sebuah aplikasi media sosial,” tambahnya.

Negosiasi AS-China di Kementerian Luar Negeri Spanyol, Palacio de Santa Cruz, merupakan putaran keempat dalam empat bulan terakhir untuk membahas ketegangan dagang dan tenggat waktu divestasi TikTok. Pertemuan ini berlangsung ketika Washington menuntut sekutu-sekutunya agar menerapkan tarif terhadap impor dari China karena pembelian minyak Rusia oleh Beijing—yang pada Senin disebut China sebagai bentuk pemaksaan.

“Ini adalah tindakan sepihak yang tipikal, perundungan ekonomi, pelanggaran serius atas konsensus yang dicapai oleh pemimpin China dan AS dalam percakapan telepon, serta berpotensi merusak perdagangan global sekaligus stabilitas rantai pasok dan industri,” kata juru bicara Kementerian Perdagangan China dalam konferensi pers di Beijing.

Ketegangan Lebih Lanjut

Hasil yang paling mungkin dari pembicaraan Madrid adalah perpanjangan tenggat waktu divestasi TikTok oleh ByteDance hingga setelah 17 September, atau aplikasi itu akan dilarang di AS. TikTok menghadapi potensi pelarangan kecuali berpindah ke kepemilikan AS.

Bessent mengatakan kedua pihak telah membuat kemajuan pada detail teknis, tetapi kesepakatan atas isu lain akan sulit dicapai. Perpanjangan tenggat waktu divestasi TikTok sangat bergantung pada hasil pembicaraan hari Senin, ujarnya.

“Dari perspektif China, mereka memandang potensi kesepakatan TikTok mencakup berbagai hal, mulai dari tarif hingga kebijakan lain yang sudah berjalan bertahun-tahun,” kata Greer.

“Kita masih harus terus bernegosiasi dan membahas pemahaman bersama. Saya rasa ini bukan saatnya untuk langsung merombak semuanya.”

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, mengatakan tidak ada informasi baru terkait TikTok.

“China sudah berulang kali menyampaikan posisinya terkait TikTok,” ujarnya.

Menambah ketegangan, regulator pasar China pada Senin menyatakan penyelidikan awal terhadap Nvidia menemukan raksasa chip asal AS itu melanggar undang-undang anti-monopoli. Penyelidikan ini dipandang luas sebagai balasan atas pembatasan Washington terhadap sektor chip China.

Ekspetasi Rendah

Delegasi yang dipimpin Bessent dan Wakil Perdana Menteri China He telah bertemu di beberapa kota Eropa sejak Mei untuk mencoba menyelesaikan perbedaan yang memicu Presiden AS Donald Trump menaikkan tarif atas impor China, yang kemudian dibalas dengan langkah serupa oleh Beijing, termasuk menghentikan ekspor logam tanah jarang ke AS.

Namun, pemerintahan Trump menghadapi putusan Mahkamah Agung AS yang bisa membatalkan tarif terhadap barang China yang diberlakukan tahun ini, berpotensi melemahkan posisi tawarnya terhadap Beijing. Putusan diperkirakan keluar awal 2026.

Pertemuan terakhir delegasi berlangsung di Stockholm pada Juli, di mana keduanya sepakat memperpanjang gencatan dagang 90 hari yang menurunkan tarif balasan tiga digit dan melanjutkan kembali ekspor logam tanah jarang dari China ke AS.

Para ahli menilai kecil kemungkinan adanya terobosan signifikan di Madrid.

“Saya tidak berharap ada hasil substansial antara AS dan China kecuali dan sampai ada pertemuan tatap muka antara Trump dan Presiden Xi,” kata William Reinsch, penasihat senior bidang perdagangan di Center for Strategic and International Studies, Washington.

“Menyiapkan pertemuan itu sebenarnya inti dari semua pembicaraan ini.”

Trump berulang kali menyatakan minat untuk bertemu Presiden China Xi Jinping, tetapi menurut Reinsch, pihak China tidak akan setuju sebelum mengetahui hasil akhir dan masih menekan agar AS melonggarkan lebih banyak kontrol ekspor terhadap chip dan produk teknologi tinggi lainnya.

Bessent menambahkan, meskipun kesepakatan terkait divestasi TikTok tidak tercapai, hal itu tidak akan memengaruhi hubungan.

“Hubungan tetap baik di level tertinggi,” katanya.

“Duta Besar Greer dan saya sangat menghormati semua rekan kami.”

Tags: Amerika SerikatChinaCobisnistiktok

Related Posts

DOJ Tegaskan Dana Anti-Weaponization Trump Resmi Dihentikan pada 2026

DOJ Tegaskan Dana Anti-Weaponization Trump Resmi Dihentikan pada 2026

by Zahra Zahwa
June 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintahan Presiden Donald Trump menyatakan program dana "anti-weaponization" senilai US$1,8 miliar tidak akan dilanjutkan. Karena itu, Departemen...

Selamat Ulang Tahun Bung Karno, Ini Momen-Momen Penting Lain yang Jatuh di 6 Juni

Selamat Ulang Tahun Bung Karno, Ini Momen-Momen Penting Lain yang Jatuh di 6 Juni

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tanggal 6 Juni 2026 yang jatuh pada hari Sabtu menyimpan sejumlah peringatan penting. Mulai dari sejarah nasional...

Dampak Dolar Menguat, Harga Produk Ritel Ikut Disesuaikan oleh Emiten

Dampak Dolar Menguat, Harga Produk Ritel Ikut Disesuaikan oleh Emiten

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai memberi tekanan langsung ke industri ritel nasional. Sejumlah...

Purbaya Buka Kartu, 10 Perusahaan Sawit Terbesar RI Diduga Manipulasi Harga Ekspor

APBN Mulai Ngebut, Belanja Pemerintah Naik Tajam dan Tembus Rp1.059 Triliun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Belanja pemerintah pusat melesat tajam pada lima bulan pertama 2026. Hingga akhir Mei, realisasinya mencapai Rp1.059,3 triliun...

Elon Musk Bawa SpaceX IPO dengan Valuasi Rp 2.800 Triliun, tapi S&P 500 Tetap Bilang Tidak

Elon Musk Bawa SpaceX IPO dengan Valuasi Rp 2.800 Triliun, tapi S&P 500 Tetap Bilang Tidak

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Rencana IPO raksasa SpaceX tidak otomatis membuat perusahaan milik Elon Musk itu mendapat perlakuan khusus di Wall...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Oman Malam Ini

Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Oman Malam Ini

June 5, 2026
Maja Chwalińska Ukir Sejarah di French Open 2026, Lolos ke Final dari Babak Kualifikasi

Maja Chwalińska Ukir Sejarah di French Open 2026, Lolos ke Final dari Babak Kualifikasi

June 5, 2026
Oppo dan Vivo Siapkan Kamera Vlogging untuk Tantang DJI Osmo Pocket 3

Oppo dan Vivo Siapkan Kamera Vlogging untuk Tantang DJI Osmo Pocket 3

June 5, 2026
Bridgestone Indonesia Raih Penghargaan IRCA 2026 untuk Kepatuhan Regulasi

Bridgestone Indonesia Raih Penghargaan IRCA 2026 untuk Kepatuhan Regulasi

June 5, 2026
MPM Group Perkuat Bisnis dan Kolaborasi Media di Tengah Dinamika Pasar

MPM Group Perkuat Bisnis dan Kolaborasi Media di Tengah Dinamika Pasar

June 6, 2026
Nasdaq dan S&P 500 Catat Hari Terburuk 2026, Saham AI Rontok

Nasdaq dan S&P 500 Catat Hari Terburuk 2026, Saham AI Rontok

June 6, 2026
Knicks Kalahkan Spurs 105-104, Unggul 2-0 di Final NBA 2026

Knicks Kalahkan Spurs 105-104, Unggul 2-0 di Final NBA 2026

June 6, 2026
DOJ Tegaskan Dana Anti-Weaponization Trump Resmi Dihentikan pada 2026

DOJ Tegaskan Dana Anti-Weaponization Trump Resmi Dihentikan pada 2026

June 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved