• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, May 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

AS dan China Hampir Capai Kesepakatan soal TikTok

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
September 16, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
AS dan China Hampir Capai Kesepakatan soal TikTok

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat dan China hampir mencapai kesepakatan terkait platform media sosial TikTok, tetapi perjanjian itu bisa bergantung pada tuntutan konsesi dagang dari pihak China, kata Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Senin saat hari kedua pembicaraan dimulai di Madrid.

Delegasi AS dan China membahas divestasi TikTok dari pemiliknya asal China, ByteDance, sebagai bagian dari diskusi lebih luas mengenai tarif dan kebijakan ekonomi. “Rekan-rekan China kami datang dengan tuntutan yang sangat agresif,” kata Bessent kepada wartawan bersama Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer sebelum pembicaraan hari Senin dimulai.

“Kita akan lihat apakah bisa tercapai. Saat ini, kami tidak bersedia mengorbankan keamanan nasional hanya demi sebuah aplikasi media sosial,” tambahnya.

Negosiasi AS-China di Kementerian Luar Negeri Spanyol, Palacio de Santa Cruz, merupakan putaran keempat dalam empat bulan terakhir untuk membahas ketegangan dagang dan tenggat waktu divestasi TikTok. Pertemuan ini berlangsung ketika Washington menuntut sekutu-sekutunya agar menerapkan tarif terhadap impor dari China karena pembelian minyak Rusia oleh Beijing—yang pada Senin disebut China sebagai bentuk pemaksaan.

“Ini adalah tindakan sepihak yang tipikal, perundungan ekonomi, pelanggaran serius atas konsensus yang dicapai oleh pemimpin China dan AS dalam percakapan telepon, serta berpotensi merusak perdagangan global sekaligus stabilitas rantai pasok dan industri,” kata juru bicara Kementerian Perdagangan China dalam konferensi pers di Beijing.

Ketegangan Lebih Lanjut

Hasil yang paling mungkin dari pembicaraan Madrid adalah perpanjangan tenggat waktu divestasi TikTok oleh ByteDance hingga setelah 17 September, atau aplikasi itu akan dilarang di AS. TikTok menghadapi potensi pelarangan kecuali berpindah ke kepemilikan AS.

Bessent mengatakan kedua pihak telah membuat kemajuan pada detail teknis, tetapi kesepakatan atas isu lain akan sulit dicapai. Perpanjangan tenggat waktu divestasi TikTok sangat bergantung pada hasil pembicaraan hari Senin, ujarnya.

“Dari perspektif China, mereka memandang potensi kesepakatan TikTok mencakup berbagai hal, mulai dari tarif hingga kebijakan lain yang sudah berjalan bertahun-tahun,” kata Greer.

“Kita masih harus terus bernegosiasi dan membahas pemahaman bersama. Saya rasa ini bukan saatnya untuk langsung merombak semuanya.”

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, mengatakan tidak ada informasi baru terkait TikTok.

“China sudah berulang kali menyampaikan posisinya terkait TikTok,” ujarnya.

Menambah ketegangan, regulator pasar China pada Senin menyatakan penyelidikan awal terhadap Nvidia menemukan raksasa chip asal AS itu melanggar undang-undang anti-monopoli. Penyelidikan ini dipandang luas sebagai balasan atas pembatasan Washington terhadap sektor chip China.

Ekspetasi Rendah

Delegasi yang dipimpin Bessent dan Wakil Perdana Menteri China He telah bertemu di beberapa kota Eropa sejak Mei untuk mencoba menyelesaikan perbedaan yang memicu Presiden AS Donald Trump menaikkan tarif atas impor China, yang kemudian dibalas dengan langkah serupa oleh Beijing, termasuk menghentikan ekspor logam tanah jarang ke AS.

Namun, pemerintahan Trump menghadapi putusan Mahkamah Agung AS yang bisa membatalkan tarif terhadap barang China yang diberlakukan tahun ini, berpotensi melemahkan posisi tawarnya terhadap Beijing. Putusan diperkirakan keluar awal 2026.

Pertemuan terakhir delegasi berlangsung di Stockholm pada Juli, di mana keduanya sepakat memperpanjang gencatan dagang 90 hari yang menurunkan tarif balasan tiga digit dan melanjutkan kembali ekspor logam tanah jarang dari China ke AS.

Para ahli menilai kecil kemungkinan adanya terobosan signifikan di Madrid.

“Saya tidak berharap ada hasil substansial antara AS dan China kecuali dan sampai ada pertemuan tatap muka antara Trump dan Presiden Xi,” kata William Reinsch, penasihat senior bidang perdagangan di Center for Strategic and International Studies, Washington.

“Menyiapkan pertemuan itu sebenarnya inti dari semua pembicaraan ini.”

Trump berulang kali menyatakan minat untuk bertemu Presiden China Xi Jinping, tetapi menurut Reinsch, pihak China tidak akan setuju sebelum mengetahui hasil akhir dan masih menekan agar AS melonggarkan lebih banyak kontrol ekspor terhadap chip dan produk teknologi tinggi lainnya.

Bessent menambahkan, meskipun kesepakatan terkait divestasi TikTok tidak tercapai, hal itu tidak akan memengaruhi hubungan.

“Hubungan tetap baik di level tertinggi,” katanya.

“Duta Besar Greer dan saya sangat menghormati semua rekan kami.”

Tags: Amerika SerikatChinaCobisnistiktok

Related Posts

Trump Terapkan Prosedur Ketat, Semua Barang dari China Dibuang Sebelum Pulang

Trump Terapkan Prosedur Ketat, Semua Barang dari China Dibuang Sebelum Pulang

by Hidayat Taufik
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Rombongan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, membuang sejumlah barang dari China sebelum kembali ke Washington. Laporan itu...

Bukan Gimmick, Kamera di AirPods Terbaru Apple Dirancang Biar Siri Bisa Lihat Dunia Nyata

Bukan Gimmick, Kamera di AirPods Terbaru Apple Dirancang Biar Siri Bisa Lihat Dunia Nyata

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Apple disebut sedang mengembangkan AirPods generasi baru yang dilengkapi kamera kecil di masing-masing earbuds. Bocoran ini datang...

Tidak Perlu Daftar Dulu, IKN Buka Akses Umum Selama Libur Panjang dengan Sejumlah Ketentuan

Tidak Perlu Daftar Dulu, IKN Buka Akses Umum Selama Libur Panjang dengan Sejumlah Ketentuan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ibu Kota Nusantara membuka kunjungan umum selama libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026. Pengunjung dapat menikmati...

Kemenkeu Ambil Peran dalam Penataan Ulang Pembiayaan Kereta Cepat Whoosh

Libur Panjang Bikin Whoosh Penuh, 80 Persen Penumpang Pilih Rute Halim-Padalarang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus membawa lonjakan besar penumpang Kereta Cepat Whoosh. Selama periode 13 hingga 16...

Viral Siswi Pontianak Protes ke Juri, Psikolog Nilai Sikap Speak Up Bukan Bentuk Melawan

SMAN 1 Sambas Angkat Bicara, Bantah Nepotisme dan Desak Penyelenggara Pulihkan Nama Sekolah

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - SMAN 1 Sambas akhirnya buka suara soal polemik final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Koelnmesse dan AMARA Expo Dirikan PT Nine Koeln Indonesia

Koelnmesse dan AMARA Expo Dirikan PT Nine Koeln Indonesia

May 16, 2026
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026 Lengkap dengan Niat Arab dan Artinya

Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026 Lengkap dengan Niat Arab dan Artinya

May 16, 2026
Timwas DPR Pantau Pelayanan Jemaah Haji di Makkah dan Madinah

Timwas DPR Pantau Pelayanan Jemaah Haji di Makkah dan Madinah

May 16, 2026
FIFA Umumkan Lisa BLACKPINK Akan Meriahkan Opening Piala Dunia 2026

FIFA Umumkan Lisa BLACKPINK Akan Meriahkan Opening Piala Dunia 2026

May 17, 2026
Arus Keluar Jabotabek Capai 487 Ribu Kendaraan Selama Libur Panjang 2026

Arus Keluar Jabotabek Capai 487 Ribu Kendaraan Selama Libur Panjang 2026

May 16, 2026
Polisi Amankan 11 Anggota Jaringan Narkoba Samarinda, Langsung Dibawa ke Jakarta

Polisi Amankan 11 Anggota Jaringan Narkoba Samarinda, Langsung Dibawa ke Jakarta

May 16, 2026
Trump Terapkan Prosedur Ketat, Semua Barang dari China Dibuang Sebelum Pulang

Trump Terapkan Prosedur Ketat, Semua Barang dari China Dibuang Sebelum Pulang

May 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved