• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, June 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

AS dan China Hampir Capai Kesepakatan soal TikTok

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
September 16, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
AS dan China Hampir Capai Kesepakatan soal TikTok

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat dan China hampir mencapai kesepakatan terkait platform media sosial TikTok, tetapi perjanjian itu bisa bergantung pada tuntutan konsesi dagang dari pihak China, kata Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Senin saat hari kedua pembicaraan dimulai di Madrid.

Delegasi AS dan China membahas divestasi TikTok dari pemiliknya asal China, ByteDance, sebagai bagian dari diskusi lebih luas mengenai tarif dan kebijakan ekonomi. “Rekan-rekan China kami datang dengan tuntutan yang sangat agresif,” kata Bessent kepada wartawan bersama Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer sebelum pembicaraan hari Senin dimulai.

“Kita akan lihat apakah bisa tercapai. Saat ini, kami tidak bersedia mengorbankan keamanan nasional hanya demi sebuah aplikasi media sosial,” tambahnya.

Negosiasi AS-China di Kementerian Luar Negeri Spanyol, Palacio de Santa Cruz, merupakan putaran keempat dalam empat bulan terakhir untuk membahas ketegangan dagang dan tenggat waktu divestasi TikTok. Pertemuan ini berlangsung ketika Washington menuntut sekutu-sekutunya agar menerapkan tarif terhadap impor dari China karena pembelian minyak Rusia oleh Beijing—yang pada Senin disebut China sebagai bentuk pemaksaan.

“Ini adalah tindakan sepihak yang tipikal, perundungan ekonomi, pelanggaran serius atas konsensus yang dicapai oleh pemimpin China dan AS dalam percakapan telepon, serta berpotensi merusak perdagangan global sekaligus stabilitas rantai pasok dan industri,” kata juru bicara Kementerian Perdagangan China dalam konferensi pers di Beijing.

Ketegangan Lebih Lanjut

Hasil yang paling mungkin dari pembicaraan Madrid adalah perpanjangan tenggat waktu divestasi TikTok oleh ByteDance hingga setelah 17 September, atau aplikasi itu akan dilarang di AS. TikTok menghadapi potensi pelarangan kecuali berpindah ke kepemilikan AS.

Bessent mengatakan kedua pihak telah membuat kemajuan pada detail teknis, tetapi kesepakatan atas isu lain akan sulit dicapai. Perpanjangan tenggat waktu divestasi TikTok sangat bergantung pada hasil pembicaraan hari Senin, ujarnya.

“Dari perspektif China, mereka memandang potensi kesepakatan TikTok mencakup berbagai hal, mulai dari tarif hingga kebijakan lain yang sudah berjalan bertahun-tahun,” kata Greer.

“Kita masih harus terus bernegosiasi dan membahas pemahaman bersama. Saya rasa ini bukan saatnya untuk langsung merombak semuanya.”

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, mengatakan tidak ada informasi baru terkait TikTok.

“China sudah berulang kali menyampaikan posisinya terkait TikTok,” ujarnya.

Menambah ketegangan, regulator pasar China pada Senin menyatakan penyelidikan awal terhadap Nvidia menemukan raksasa chip asal AS itu melanggar undang-undang anti-monopoli. Penyelidikan ini dipandang luas sebagai balasan atas pembatasan Washington terhadap sektor chip China.

Ekspetasi Rendah

Delegasi yang dipimpin Bessent dan Wakil Perdana Menteri China He telah bertemu di beberapa kota Eropa sejak Mei untuk mencoba menyelesaikan perbedaan yang memicu Presiden AS Donald Trump menaikkan tarif atas impor China, yang kemudian dibalas dengan langkah serupa oleh Beijing, termasuk menghentikan ekspor logam tanah jarang ke AS.

Namun, pemerintahan Trump menghadapi putusan Mahkamah Agung AS yang bisa membatalkan tarif terhadap barang China yang diberlakukan tahun ini, berpotensi melemahkan posisi tawarnya terhadap Beijing. Putusan diperkirakan keluar awal 2026.

Pertemuan terakhir delegasi berlangsung di Stockholm pada Juli, di mana keduanya sepakat memperpanjang gencatan dagang 90 hari yang menurunkan tarif balasan tiga digit dan melanjutkan kembali ekspor logam tanah jarang dari China ke AS.

Para ahli menilai kecil kemungkinan adanya terobosan signifikan di Madrid.

“Saya tidak berharap ada hasil substansial antara AS dan China kecuali dan sampai ada pertemuan tatap muka antara Trump dan Presiden Xi,” kata William Reinsch, penasihat senior bidang perdagangan di Center for Strategic and International Studies, Washington.

“Menyiapkan pertemuan itu sebenarnya inti dari semua pembicaraan ini.”

Trump berulang kali menyatakan minat untuk bertemu Presiden China Xi Jinping, tetapi menurut Reinsch, pihak China tidak akan setuju sebelum mengetahui hasil akhir dan masih menekan agar AS melonggarkan lebih banyak kontrol ekspor terhadap chip dan produk teknologi tinggi lainnya.

Bessent menambahkan, meskipun kesepakatan terkait divestasi TikTok tidak tercapai, hal itu tidak akan memengaruhi hubungan.

“Hubungan tetap baik di level tertinggi,” katanya.

“Duta Besar Greer dan saya sangat menghormati semua rekan kami.”

Tags: Amerika SerikatChinaCobisnistiktok

Related Posts

UPLAND Tuntaskan Misi: Dorong Tembus Pasar Ekspor dan Perkuat Ketahanan Pangan Lokal

UPLAND Tuntaskan Misi: Dorong Tembus Pasar Ekspor dan Perkuat Ketahanan Pangan Lokal

by H. Fuad
June 26, 2026
0

JAKARTA,Cobisnis.com-Program The Development of Integrated Farming System in Upland Areas (UPLAND) sukses ciptakan ekosistem agribisnis dataran tinggi yang terintegrasi dari...

Serangan Di Selat Hormuz Hentikan Evakuasi Kapal Oleh PBB

Serangan Di Selat Hormuz Hentikan Evakuasi Kapal Oleh PBB

by Zahra Zahwa
June 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah kapal di Selat Hormuz diserang pada Kamis. Insiden itu memaksa PBB menghentikan sementara evakuasi ratusan kapal...

Georgia Sorot Perebutan Tiket Senat dan Gubernur, Dukungan Trump Diuji

Sekutu AS di Teluk Nilai Perjanjian Iran Jadi Titik Balik Keamanan Kawasan

by Zahra Zahwa
June 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah negara Arab di kawasan Teluk menilai kesepakatan terbaru antara Presiden AS Donald Trump dan Iran dapat...

Gugatan Baru Tuduh Fitur Snapchat Mempermudah Predator Mengincar Anak

Gugatan Baru Tuduh Fitur Snapchat Mempermudah Predator Mengincar Anak

by Zahra Zahwa
June 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Keluarga seorang remaja asal Missouri, Amerika Serikat, menggugat Snapchat setelah putri mereka diduga menjadi korban pemerkosaan saat...

Era AI Ubah Cara Konsumen Mencari Produk, Brand Diminta Lebih AI Friendly

Era AI Ubah Cara Konsumen Mencari Produk, Brand Diminta Lebih AI Friendly

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perubahan perilaku konsumen di era kecerdasan buatan membuat brand dituntut menjadi lebih ramah terhadap AI. Hal itu...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Laba Bank Mandiri Tembus Rp23,3 Triliun hingga Mei 2026

Laba Bank Mandiri Tembus Rp23,3 Triliun hingga Mei 2026

June 26, 2026
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
UPLAND Tuntaskan Misi: Dorong Tembus Pasar Ekspor dan Perkuat Ketahanan Pangan Lokal

UPLAND Tuntaskan Misi: Dorong Tembus Pasar Ekspor dan Perkuat Ketahanan Pangan Lokal

June 26, 2026
Dr. Suardi: Penyelesaian Damai Kasus BNI Parigi Sejalan dengan Hukum Privat

Dr. Suardi: Penyelesaian Damai Kasus BNI Parigi Sejalan dengan Hukum Privat

June 26, 2026
Bukan Sekadar Nyaman, Ini Alasan Ilmiah Mengapa Seseorang Bisa Menenangkanmu

Bukan Sekadar Nyaman, Ini Alasan Ilmiah Mengapa Seseorang Bisa Menenangkanmu

June 27, 2026
Gelombang Panas Ekstrem di Eropa Tewaskan Ratusan Orang

Sinopsis Film Men in Black: International, Misi Ungkap Pengkhianat dalam Organisasi

June 27, 2026
Gelombang Panas Ekstrem di Eropa Tewaskan Ratusan Orang

Sinopsis Film Run, Teror Anak Berkursi Roda yang Dibuat Sakit Ibunya

June 27, 2026
Prancis Menang Telak atas Norwegia, Senegal Jaga Asa ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Prancis Menang Telak atas Norwegia, Senegal Jaga Asa ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

June 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved