• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Apakah pasar privat menawarkan imbal hasil lebih baik dibanding pasar publik?

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
September 12, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Apakah pasar privat menawarkan imbal hasil lebih baik dibanding pasar publik?

JAKARTA, Cobisnis.com – Perintah eksekutif yang ditandatangani bulan lalu oleh Presiden Donald Trump bertujuan untuk mempermudah rencana pensiun kerja, seperti 401(k), menawarkan investasi di aset alternatif, termasuk ekuitas privat (private equity) dan kredit privat (private credit).

Para pendukung kebijakan ini percaya langkah tersebut akan “mendemokratisasi” akses ke investasi yang selama ini umumnya hanya tersedia bagi institusi besar dan individu sangat kaya. Mereka berpendapat hal ini dapat memberi investor ritel kesempatan lebih luas untuk merasakan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan, mengingat banyak perusahaan memilih tetap berstatus privat.

Kebijakan ini juga disebut-sebut sebagai peluang bagi investor biasa untuk mendapatkan imbal hasil jangka panjang yang lebih baik. Namun, benarkah demikian?

Pertanyaan mengenai apakah pasar privat menghasilkan kinerja lebih baik dibanding pasar publik masih menjadi bahan perdebatan. Jawabannya sangat bergantung pada siapa yang ditanya, studi mana yang dijadikan rujukan, serta metrik apa yang digunakan untuk membandingkan.

Beberapa penelitian menyebutkan pasar privat unggul dibanding publik, sementara lainnya menyimpulkan sebaliknya. Perbedaan hasil ini muncul karena beragam faktor, mulai dari tolok ukur publik yang dipilih peneliti, jenis dana privat yang dianalisis, cara penghitungan hasil investasi, hingga jangka waktu yang dipakai untuk mengukur kinerja.

Sebagai gambaran, tidak ada indeks pasar privat yang setara dengan indeks pasar publik seperti S&P 500 atau Russell 2000. Artinya, menurut Zane Carmean, direktur riset kuantitatif di PitchBook, perbandingan langsung “apple-to-apple” tidak mungkin dilakukan. Selain itu, tidak ada metode baku dalam mengukur kinerja dana privat.

Sebagian peneliti menggunakan metode yang disebut “public market equivalent” (PME) untuk menilai kinerja dana privat dibanding pasar publik. Namun, ada berbagai cara menghitung PME, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan, kata Carmean. Metrik lain yang kerap digunakan adalah internal rate of return (IRR). Akan tetapi, Jack Shannon, analis strategi ekuitas di Morningstar, memperingatkan bahwa IRR bukanlah imbal hasil tahunan majemuk yang biasa dipahami investor, sehingga sebaiknya skeptis jika ada materi pemasaran yang membandingkan IRR dengan return tahunan indeks publik.

Dengan demikian, jawaban apakah pasar privat benar-benar lebih unggul biasanya dipengaruhi oleh sudut pandang.

Komite Regulasi Pasar Modal (Committee for Capital Markets Regulation), dalam laporannya bulan lalu, menyatakan bahwa dana ekuitas dan kredit privat “masih menghasilkan return tinggi serta menawarkan peluang diversifikasi portofolio yang signifikan.” Laporan itu mengutip sejumlah studi yang menunjukkan kinerja lebih baik dibanding indeks ekuitas publik dalam jangka panjang. Salah satunya menemukan bahwa jika dana buyout ekuitas privat menyumbang 20% dari porsi ekuitas dalam portofolio seimbang tradisional 60-40 antara 1995–2017, hal itu tidak hanya mengurangi risiko portofolio tetapi juga meningkatkan rata-rata imbal hasil tahunan sekitar 0,75 poin persentase meski sudah memperhitungkan biaya tinggi yang biasanya dibebankan investasi privat.

Namun, peneliti dan pakar pensiun lain menilai pasar privat tidak lebih unggul dibanding publik.

Sebagai contoh, studi terbaru dari Ludovic Phalippou, profesor ekonomi keuangan di Saïd Business School, Universitas Oxford, sekaligus penulis buku Private Equity Laid Bare, menyimpulkan bahwa dana ekuitas privat hanya menghasilkan “kurang lebih sama” dengan indeks ekuitas publik sejak setidaknya tahun 2006.

“Tidak ada bukti keunggulan jelas di AS. Di Eropa memang ada, tetapi tampaknya dipengaruhi oleh perbedaan komposisi industri,”

Sementara itu, studi tahun 2022 dari Center for Retirement Research di Universitas Boston yang meneliti pengembalian dana pensiun publik (yang berinvestasi di kombinasi aset publik dan privat seperti ekuitas privat dan properti) menemukan bahwa “pada periode 2001–2022, alternatif tidak membantu meningkatkan return keseluruhan, meski mungkin berperan dalam mengurangi volatilitas.”

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
download micromax firmware
Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: cobisnis.comPasar global

Related Posts

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Siri kini menjadi salah satu asisten digital paling dikenal di dunia. Namun, para penciptanya mengungkap bahwa visi...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Atlet Perempuan Kritik Kampanye Iklan Novig yang Menampilkan Sydney Sweeney

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kampanye iklan terbaru yang menampilkan aktris Sydney Sweeney memicu kritik dari sejumlah atlet perempuan. Mereka menilai konsep...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat dan China menunjukkan pendekatan berbeda terhadap pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Perbedaan itu...

Pegiat Lingkungan Dorong Penguatan Perlindungan Orangutan di Tengah Karhutla

Pegiat Lingkungan Dorong Penguatan Perlindungan Orangutan di Tengah Karhutla

by Hidayat Taufik
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap habitat satwa liar mendorong pegiat lingkungan meminta pemerintah memperkuat upaya...

Donald Trump menuding serangan Ukraina terhadap fasilitas minyak Rusia ikut memicu kenaikan harga solar di Amerika Serikat hingga lebih dari 6 dolar AS per galon.

Trump Tuding Zelensky Picu Harga Solar Naik

by Desti Dwi Natasya
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuding Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebagai salah satu penyebab kenaikan harga solar...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

September 9, 2026
Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

September 10, 2026
Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

September 13, 2026
Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

September 8, 2026
Dr Ryan Keswani Ingatkan Pentingnya Menjaga Otak Sejak Usia Muda

Dr Ryan Keswani Ingatkan Pentingnya Menjaga Otak Sejak Usia Muda

September 15, 2026
Dr. Andreas: Topeng Bukan Kepalsuan, Tapi Peran yang Kita Mainkan

Dr. Andreas: Topeng Bukan Kepalsuan, Tapi Peran yang Kita Mainkan

September 15, 2026
Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

September 15, 2026
AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Atlet Perempuan Kritik Kampanye Iklan Novig yang Menampilkan Sydney Sweeney

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved