• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, August 4, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Apakah pasar privat menawarkan imbal hasil lebih baik dibanding pasar publik?

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
September 12, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Apakah pasar privat menawarkan imbal hasil lebih baik dibanding pasar publik?

JAKARTA, Cobisnis.com – Perintah eksekutif yang ditandatangani bulan lalu oleh Presiden Donald Trump bertujuan untuk mempermudah rencana pensiun kerja, seperti 401(k), menawarkan investasi di aset alternatif, termasuk ekuitas privat (private equity) dan kredit privat (private credit).

Para pendukung kebijakan ini percaya langkah tersebut akan “mendemokratisasi” akses ke investasi yang selama ini umumnya hanya tersedia bagi institusi besar dan individu sangat kaya. Mereka berpendapat hal ini dapat memberi investor ritel kesempatan lebih luas untuk merasakan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan, mengingat banyak perusahaan memilih tetap berstatus privat.

Kebijakan ini juga disebut-sebut sebagai peluang bagi investor biasa untuk mendapatkan imbal hasil jangka panjang yang lebih baik. Namun, benarkah demikian?

Pertanyaan mengenai apakah pasar privat menghasilkan kinerja lebih baik dibanding pasar publik masih menjadi bahan perdebatan. Jawabannya sangat bergantung pada siapa yang ditanya, studi mana yang dijadikan rujukan, serta metrik apa yang digunakan untuk membandingkan.

Beberapa penelitian menyebutkan pasar privat unggul dibanding publik, sementara lainnya menyimpulkan sebaliknya. Perbedaan hasil ini muncul karena beragam faktor, mulai dari tolok ukur publik yang dipilih peneliti, jenis dana privat yang dianalisis, cara penghitungan hasil investasi, hingga jangka waktu yang dipakai untuk mengukur kinerja.

Sebagai gambaran, tidak ada indeks pasar privat yang setara dengan indeks pasar publik seperti S&P 500 atau Russell 2000. Artinya, menurut Zane Carmean, direktur riset kuantitatif di PitchBook, perbandingan langsung “apple-to-apple” tidak mungkin dilakukan. Selain itu, tidak ada metode baku dalam mengukur kinerja dana privat.

Sebagian peneliti menggunakan metode yang disebut “public market equivalent” (PME) untuk menilai kinerja dana privat dibanding pasar publik. Namun, ada berbagai cara menghitung PME, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan, kata Carmean. Metrik lain yang kerap digunakan adalah internal rate of return (IRR). Akan tetapi, Jack Shannon, analis strategi ekuitas di Morningstar, memperingatkan bahwa IRR bukanlah imbal hasil tahunan majemuk yang biasa dipahami investor, sehingga sebaiknya skeptis jika ada materi pemasaran yang membandingkan IRR dengan return tahunan indeks publik.

Dengan demikian, jawaban apakah pasar privat benar-benar lebih unggul biasanya dipengaruhi oleh sudut pandang.

Komite Regulasi Pasar Modal (Committee for Capital Markets Regulation), dalam laporannya bulan lalu, menyatakan bahwa dana ekuitas dan kredit privat “masih menghasilkan return tinggi serta menawarkan peluang diversifikasi portofolio yang signifikan.” Laporan itu mengutip sejumlah studi yang menunjukkan kinerja lebih baik dibanding indeks ekuitas publik dalam jangka panjang. Salah satunya menemukan bahwa jika dana buyout ekuitas privat menyumbang 20% dari porsi ekuitas dalam portofolio seimbang tradisional 60-40 antara 1995–2017, hal itu tidak hanya mengurangi risiko portofolio tetapi juga meningkatkan rata-rata imbal hasil tahunan sekitar 0,75 poin persentase meski sudah memperhitungkan biaya tinggi yang biasanya dibebankan investasi privat.

Namun, peneliti dan pakar pensiun lain menilai pasar privat tidak lebih unggul dibanding publik.

Sebagai contoh, studi terbaru dari Ludovic Phalippou, profesor ekonomi keuangan di Saïd Business School, Universitas Oxford, sekaligus penulis buku Private Equity Laid Bare, menyimpulkan bahwa dana ekuitas privat hanya menghasilkan “kurang lebih sama” dengan indeks ekuitas publik sejak setidaknya tahun 2006.

“Tidak ada bukti keunggulan jelas di AS. Di Eropa memang ada, tetapi tampaknya dipengaruhi oleh perbedaan komposisi industri,”

Sementara itu, studi tahun 2022 dari Center for Retirement Research di Universitas Boston yang meneliti pengembalian dana pensiun publik (yang berinvestasi di kombinasi aset publik dan privat seperti ekuitas privat dan properti) menemukan bahwa “pada periode 2001–2022, alternatif tidak membantu meningkatkan return keseluruhan, meski mungkin berperan dalam mengurangi volatilitas.”

Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
udemy paid course free download
download samsung firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy paid course free download
Tags: cobisnis.comPasar global

Related Posts

Timnas Indonesia Takluk Telak 0-3 dari Vietnam, Asa ke Semifinal Belum Padam

Timnas Indonesia Takluk Telak 0-3 dari Vietnam, Asa ke Semifinal Belum Padam

by Hidayat Taufik
August 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Timnas Indonesia menelan kekalahan telak 0-3 saat menjamu Vietnam pada pertandingan ketiga Grup A Piala AFF 2026...

XL Raih Predikat Jaringan Mobile Terbaik di Indonesia Versi Ookla 2026

Bank Jakarta Raih Penghargaan Aplikasi Digital Perbankan Daerah Terbaik 2026

by Rizki Meirino
August 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – JakOne Mobile mengantarkan Bank Jakarta meraih penghargaan Top Digital Application Regional Banking pada ajang JawaPos.com Digital Excellence...

XL Raih Predikat Jaringan Mobile Terbaik di Indonesia Versi Ookla 2026

Stabilitas Sistem Keuangan Nasional Tetap Terjaga di Tengah Gejolak Global

by Rizki Meirino
August 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan stabilitas sistem keuangan nasional tetap terjaga sepanjang triwulan II 2026 meski...

Defisit BPJS Kesehatan Rp2 Triliun per Bulan, Dipicu 54 Juta Peserta Tak Aktif

Defisit BPJS Kesehatan Rp2 Triliun per Bulan, Dipicu 54 Juta Peserta Tak Aktif

by Hidayat Taufik
August 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – BPJS Kesehatan mencatat sekitar 54 juta peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berstatus tidak aktif karena belum...

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)

Tarif Ekspor Tuna ke Jepang Jadi 0 Persen, KKP Perkuat Tata Kelola Perikanan

by Desti Dwi Natasya
August 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Indonesia mulai memanfaatkan tarif ekspor 0 persen untuk produk olahan tuna dan cakalang ke Jepang melalui...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Usai Dikritik Pramono, Pagar Mal Kota Kasablanka Resmi Dibongkar

Usai Dikritik Pramono, Pagar Mal Kota Kasablanka Resmi Dibongkar

August 3, 2026
Selebrasi XL Raih Predikat Jaringan Terbaik

Selebrasi XL Raih Predikat Jaringan Terbaik

August 3, 2026
makanan tradisional dan nutrisi atlet

Herbalife Ungkap Makanan Tradisional Sejalan dengan Pola Makan Atlet Elite

August 3, 2026
laba bersih Tugu Insurance semester I 2026

Laba Bersih Tugu Insurance Melonjak 76,87% Jadi Rp480,29 Miliar di Semester I 2026

August 3, 2026
Apa yang Terjadi dengan Tekanan Darah jika Minum Kopi?

Apa yang Terjadi dengan Tekanan Darah jika Minum Kopi?

August 3, 2026
Timnas Indonesia Takluk Telak 0-3 dari Vietnam, Asa ke Semifinal Belum Padam

Timnas Indonesia Takluk Telak 0-3 dari Vietnam, Asa ke Semifinal Belum Padam

August 3, 2026
XL Raih Predikat Jaringan Mobile Terbaik di Indonesia Versi Ookla 2026

Bank Jakarta Raih Penghargaan Aplikasi Digital Perbankan Daerah Terbaik 2026

August 3, 2026
XL Raih Predikat Jaringan Mobile Terbaik di Indonesia Versi Ookla 2026

Stabilitas Sistem Keuangan Nasional Tetap Terjaga di Tengah Gejolak Global

August 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved