• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Analis Singapura: Produksi Minyak Sawit Asia Tenggara Diprediksi Turun, Perdagangan Global Hadapi Tekanan Baru

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
November 14, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Ilustrasi minyak sawit.

Ilustrasi minyak sawit.

NUSA DUA, Cobisnis.com – Pasar minyak sawit regional diperkirakan menghadapi tekanan baru pada 2025–2026. Menurut Kian Pang Tan, Lead Analyst Agricultural Research LSEG Singapore, pertumbuhan ekonomi Asia Tenggara yang diproyeksikan stabil di kisaran 4,3% tidak sepenuhnya mampu mengimbangi risiko yang muncul dari ketegangan perdagangan global, terutama akibat tarif Amerika Serikat dan meningkatnya persaingan AS–Tiongkok.

Dinamika geopolitik ini mulai memengaruhi alur perdagangan minyak nabati, termasuk minyak sawit, seiring perubahan pola permintaan, biaya logistik, dan ketidakpastian regulasi di berbagai pasar utama.

Produksi minyak sawit Asia Tenggara diperkirakan melemah dalam dua tahun mendatang. Indonesia, sebagai produsen terbesar dunia, diproyeksikan hanya menghasilkan 51–52 juta ton pada 2025–2026.

“Penurunan ini dipicu tingginya proporsi pohon tua, lambatnya program peremajaan, penyitaan lahan, serta periode cuaca kering pada pertengahan tahun,” kata Kian Pang Tan di gelaran IPOC 2025 yang diselenggarakan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Jumat (14/11/2025).

Malaysia juga diperkirakan mengalami penurunan sekitar 1% menjadi 19,2 juta ton akibat rendahnya tingkat replanting, serangan hama, dan tekanan dari tanaman berumur tua.

Sebaliknya, Thailand menjadi satu-satunya negara yang mencatat pertumbuhan, yakni sekitar 0,8%, ditopang cuaca stabil dan ekspansi area tanam.

Cuaca kering pada Mei–Juli 2025 turut memperburuk kondisi produksi, memicu stres tanaman di Aceh dan Sumatera Utara. Meski hujan pada Agustus–September membantu pemulihan, risiko belum mereda.

Fase La Niña dan transisi monsun diperkirakan memunculkan kekeringan jangka pendek di Sumatera dan wilayah barat Indonesia pada akhir tahun.

Dari sisi perdagangan, Indonesia diperkirakan akan memangkas ekspor hingga 1,5–3 juta ton untuk mendukung implementasi B50. Langkah ini berpotensi membuka ruang bagi Malaysia, yang diprediksi mampu meningkatkan ekspor hingga 1 juta ton, serta Thailand yang perlahan memperluas aksesnya ke Uni Eropa berkat status risiko deforestasi yang lebih rendah.

Perubahan pola ekspor juga semakin nyata. Indonesia mulai memusatkan pengiriman ke ASEAN dan Sub-Sahara Afrika, sembari tetap mempertahankan Asia Selatan sebagai pasar inti. Malaysia mencatat peningkatan permintaan dari Afrika, sementara Thailand masih bertumpu pada pasar Asia Selatan.

Konsumsi dalam negeri turut meningkat. Indonesia diprediksi menambah 1–3 juta ton permintaan karena ekspansi menuju B50. Malaysia mencatat kenaikan konsumsi dari sektor pangan dan uji coba biodiesel berbasis ESG, sementara permintaan domestik Thailand cenderung stabil.

“Akibatnya, stok minyak sawit regional diperkirakan menyusut, Indonesia sekitar 2,5 juta ton, Malaysia 2 juta ton, dan Thailand 0,4 juta ton,” paparnya.

Harga minyak sawit dalam beberapa waktu terakhir berada di bawah tekanan akibat perlambatan permintaan musiman India, penguatan ringgit, serta dampak dari pergerakan pasar minyak nabati global. Meski demikian, harga diperkirakan stabil pada 2025–2026 didukung faktor musiman dan penurunan stok.

Prospek pasar ke depan akan sangat dipengaruhi cuaca, kebijakan B50 Indonesia, risiko produktivitas dan lahan, serta regulasi internasional, termasuk implementasi EUDR yang dinilai menambah beban biaya kepatuhan.

Di sisi lain, permintaan dari India dan Tiongkok serta potensi gangguan panen akibat cuaca ekstrem dapat menjadi faktor penentu utama pergerakan harga.

Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
download huawei firmware
Download WordPress Themes
lynda course free download
Tags: cobisnis.comGAPKIIPOC 2025SawitSingapura

Related Posts

Jelang Final ASEAN Cup, Gianni Infantino Temui Prabowo

Jelang Final ASEAN Cup, Gianni Infantino Temui Prabowo

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Gianni Infantino bertemu Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta,...

MUI Tegaskan Alat Bantu Seks untuk Warga Binaan Hukumnya Haram

MUI Tegaskan Alat Bantu Seks untuk Warga Binaan Hukumnya Haram

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan penggunaan alat bantu seksual atau sex toy untuk menyalurkan kebutuhan biologis warga...

Sering Ngorok Saat Tidur? Ini Penyebab dan Tanda Perlu ke Dokter

Sering Ngorok Saat Tidur? Ini Penyebab dan Tanda Perlu ke Dokter

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kebiasaan mendengkur saat tidur kerap dikaitkan dengan kondisi tidur yang nyenyak. Namun, dengkuran yang terdengar keras atau...

Video Dugaan Pesta Sabu di Rutan Depok Diselidiki, Dua Petugas Terseret

Video Dugaan Pesta Sabu di Rutan Depok Diselidiki, Dua Petugas Terseret

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Dugaan penyalahgunaan narkotika di Rutan Kelas I Depok tengah menjadi perhatian setelah sebuah rekaman video beredar di...

Sengketa Pendidikan Gibran di MK, Saldi Isra Minta Semua Pihak Tenang

Sengketa Pendidikan Gibran di MK, Saldi Isra Minta Semua Pihak Tenang

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Mahkamah Konstitusi (MK) telah menyelesaikan seluruh rangkaian persidangan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang mempersoalkan syarat...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LPS Selesaikan Klaim Simpanan Rp243,02 Miliar di Jabar

LPS Selesaikan Klaim Simpanan Rp243,02 Miliar di Jabar

October 4, 2026
DMO Batu Bara 2027 Diusulkan Fokus untuk Kelistrikan

DMO Batu Bara 2027 Diusulkan Fokus untuk Kelistrikan

October 4, 2026
Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

November 21, 2025
Jensen Huang Yakin AI Tak Akan Musnahkan Manusia pada 2030

Jensen Huang Yakin AI Tak Akan Musnahkan Manusia pada 2030

September 23, 2026
FBI Tangkap Perempuan yang Diduga Menguntit Keluarga Presiden Taiwan

FBI Tangkap Perempuan yang Diduga Menguntit Keluarga Presiden Taiwan

October 5, 2026
Saudi Turunkan Harga Jual Minyak bagi Pembeli dari Asia

Saudi Turunkan Harga Jual Minyak bagi Pembeli dari Asia

October 5, 2026
Kualitas Air dan Izin Bermasalah, 18 DAMIU Ditutup

Desa Maju Prudential Dorong Sanitasi dan Lingkungan Sehat di Bogor

October 5, 2026
Kualitas Air dan Izin Bermasalah, 18 DAMIU Ditutup

YE Bagikan Momen Jakarta, Antusiasme Jelang Konser Makin Terasa

October 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved