• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, August 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Analis Singapura: Produksi Minyak Sawit Asia Tenggara Diprediksi Turun, Perdagangan Global Hadapi Tekanan Baru

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
November 14, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Ilustrasi minyak sawit.

Ilustrasi minyak sawit.

NUSA DUA, Cobisnis.com – Pasar minyak sawit regional diperkirakan menghadapi tekanan baru pada 2025–2026. Menurut Kian Pang Tan, Lead Analyst Agricultural Research LSEG Singapore, pertumbuhan ekonomi Asia Tenggara yang diproyeksikan stabil di kisaran 4,3% tidak sepenuhnya mampu mengimbangi risiko yang muncul dari ketegangan perdagangan global, terutama akibat tarif Amerika Serikat dan meningkatnya persaingan AS–Tiongkok.

Dinamika geopolitik ini mulai memengaruhi alur perdagangan minyak nabati, termasuk minyak sawit, seiring perubahan pola permintaan, biaya logistik, dan ketidakpastian regulasi di berbagai pasar utama.

Produksi minyak sawit Asia Tenggara diperkirakan melemah dalam dua tahun mendatang. Indonesia, sebagai produsen terbesar dunia, diproyeksikan hanya menghasilkan 51–52 juta ton pada 2025–2026.

“Penurunan ini dipicu tingginya proporsi pohon tua, lambatnya program peremajaan, penyitaan lahan, serta periode cuaca kering pada pertengahan tahun,” kata Kian Pang Tan di gelaran IPOC 2025 yang diselenggarakan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Jumat (14/11/2025).

Malaysia juga diperkirakan mengalami penurunan sekitar 1% menjadi 19,2 juta ton akibat rendahnya tingkat replanting, serangan hama, dan tekanan dari tanaman berumur tua.

Sebaliknya, Thailand menjadi satu-satunya negara yang mencatat pertumbuhan, yakni sekitar 0,8%, ditopang cuaca stabil dan ekspansi area tanam.

Cuaca kering pada Mei–Juli 2025 turut memperburuk kondisi produksi, memicu stres tanaman di Aceh dan Sumatera Utara. Meski hujan pada Agustus–September membantu pemulihan, risiko belum mereda.

Fase La Niña dan transisi monsun diperkirakan memunculkan kekeringan jangka pendek di Sumatera dan wilayah barat Indonesia pada akhir tahun.

Dari sisi perdagangan, Indonesia diperkirakan akan memangkas ekspor hingga 1,5–3 juta ton untuk mendukung implementasi B50. Langkah ini berpotensi membuka ruang bagi Malaysia, yang diprediksi mampu meningkatkan ekspor hingga 1 juta ton, serta Thailand yang perlahan memperluas aksesnya ke Uni Eropa berkat status risiko deforestasi yang lebih rendah.

Perubahan pola ekspor juga semakin nyata. Indonesia mulai memusatkan pengiriman ke ASEAN dan Sub-Sahara Afrika, sembari tetap mempertahankan Asia Selatan sebagai pasar inti. Malaysia mencatat peningkatan permintaan dari Afrika, sementara Thailand masih bertumpu pada pasar Asia Selatan.

Konsumsi dalam negeri turut meningkat. Indonesia diprediksi menambah 1–3 juta ton permintaan karena ekspansi menuju B50. Malaysia mencatat kenaikan konsumsi dari sektor pangan dan uji coba biodiesel berbasis ESG, sementara permintaan domestik Thailand cenderung stabil.

“Akibatnya, stok minyak sawit regional diperkirakan menyusut, Indonesia sekitar 2,5 juta ton, Malaysia 2 juta ton, dan Thailand 0,4 juta ton,” paparnya.

Harga minyak sawit dalam beberapa waktu terakhir berada di bawah tekanan akibat perlambatan permintaan musiman India, penguatan ringgit, serta dampak dari pergerakan pasar minyak nabati global. Meski demikian, harga diperkirakan stabil pada 2025–2026 didukung faktor musiman dan penurunan stok.

Prospek pasar ke depan akan sangat dipengaruhi cuaca, kebijakan B50 Indonesia, risiko produktivitas dan lahan, serta regulasi internasional, termasuk implementasi EUDR yang dinilai menambah beban biaya kepatuhan.

Di sisi lain, permintaan dari India dan Tiongkok serta potensi gangguan panen akibat cuaca ekstrem dapat menjadi faktor penentu utama pergerakan harga.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
download huawei firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
Tags: cobisnis.comGAPKIIPOC 2025SawitSingapura

Related Posts

Feel Good Network mengumumkan Lengua sebagai bagian dari ekosistem kreatif independennya untuk memperkuat strategi social-first, konten, storytelling, dan creator engagement.

Feel Good Network Sambut Lengua sebagai Creative Agency Social-First

by Rizki Meirino
August 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Feel Good Network mengumumkan Lengua, agensi kreatif berbasis social-first, resmi bergabung dalam ekosistem kreatif independen yang terus...

Kim Sang-sik

Kim Sang-sik Janji Menari Jika Vietnam Juara

by Desti Dwi Natasya
August 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Vietnam berada di ambang mempertahankan gelar Piala AFF 2026 setelah meraih kemenangan 2-0 atas Thailand pada leg...

Prabowo Targetkan Indonesia Hentikan Impor Minyak dan LPG

Prabowo Targetkan Indonesia Hentikan Impor Minyak dan LPG

by Hidayat Taufik
August 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan ambisinya untuk membawa Indonesia menuju kemandirian energi. Pemerintah berupaya mengurangi hingga menghentikan...

Chatbot AI Grok

Respons Aneh Grok Bikin Pengguna Bingung

by Desti Dwi Natasya
August 26, 2026
0

JAKARTA,Cobisnis.com - Chatbot kecerdasan buatan Grok mendadak memberikan respons dengan rangkaian kata yang sulit dipahami sehingga membuat sejumlah pengguna X...

PT Mayawana Persada memperkuat kesiapsiagaan karhutla di Kalbar dengan 170 personel, delapan posko, pemantauan hotspot, dan pengelolaan hidrologi gambut.

PT Mayawana Persada Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla di Kalbar

by Rizki Meirino
August 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Mayawana Persada memperkuat kesiapsiagaan menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah kerja Kabupaten Ketapang dan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

August 24, 2026
Kelahiran di Singapura Terus Turun Pemerintah Siapkan Bantuan Hampir Rp1 Miliar

Kelahiran di Singapura Terus Turun Pemerintah Siapkan Bantuan Hampir Rp1 Miliar

August 24, 2026
Sinopsis The Ambush dan Jadwal Tayang Bioskop Trans TV 25 Agustus 2026

Sinopsis The Ambush dan Jadwal Tayang Bioskop Trans TV 25 Agustus 2026

August 25, 2026
Film Niu Lai Sukses Besar, Sutradara Siapkan Cerita Lanjutan

Film Niu Lai Sukses Besar, Sutradara Siapkan Cerita Lanjutan

August 24, 2026
Feel Good Network mengumumkan Lengua sebagai bagian dari ekosistem kreatif independennya untuk memperkuat strategi social-first, konten, storytelling, dan creator engagement.

Feel Good Network Sambut Lengua sebagai Creative Agency Social-First

August 26, 2026
Kim Sang-sik

Kim Sang-sik Janji Menari Jika Vietnam Juara

August 26, 2026
Prabowo Targetkan Indonesia Hentikan Impor Minyak dan LPG

Prabowo Targetkan Indonesia Hentikan Impor Minyak dan LPG

August 26, 2026
Chatbot AI Grok

Respons Aneh Grok Bikin Pengguna Bingung

August 26, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved